Jakarta, IDN Times - Malaysia dijatuhi sanksi berat oleh Konfederasi Sepak bola Asia (AFC). Mereka dihukum WO atas dua laga Kualifikasi Piala Asia, melawan Nepal dan Vietnam
Sebenarnya, Malaysia menang dengan skor 2-0 atas Nepal pada 25 Maret 2025 silam. Kemudian, mereka membantai Vietnam empat gol tanpa balas di Stadion Bukit Jalil, 10 Juni 2025.
Namun, karena Malaysia terbukti melakukan pelanggaran atas pemalsuan dokumen pemain naturalisasi, maka AFC menjatuhkan sanksi WO atas dua laga itu. Dengan demikian, posisi Malaysia di papan klasemen Grup F melorot, di belakang Vietnam dengan koleksi sembilan poin.
AFC menjatuhkan sanksi kepada Malaysia melalui Kode Disipin Pasal 25 Ayat 1. Selain itu, Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) juga didenda sebesar 50 ribu dolar Amerika Serikat atau setara Rp848 juta.
"FAM akan menulis surat resmi demi mendapatkan kejelasan mengenai alasan dari Komite Disiplin AFC dan Etik sebelum mengambil langkah lanjutan atas keputusan ini," begitu pernyataan FAM dilansir BHarian.
Sama dengan FIFA, AFC menilai Malaysia bersalah atas pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasinya. Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel, dianggap AFC tidak sah statusnya karena tak memenuhi aturan naturalisasi dari FIFA, dengan banyak pernyataan di dokumennya yang dipalsukan.
Malaysia tak disanksi lebih berat, namun dengan hukuman di atas, maka keikutsertaannya dalam Piala Asia 2027 Arab Saudi dibatalkan.
