Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Melandri: Marc Marquez Bisa Pensiun Usai Juara Dunia ke-10
Marc Marquez pada sesi kualifikasi MotoGP di Sirkuit Mandalika, Sabtu (4/10/2025). (IDN Times/Linggauni)
  • Marco Melandri memprediksi Marc Marquez bisa pensiun di akhir musim jika berhasil meraih gelar dunia ke-10 karena beban fisik dan mental yang makin berat.
  • Cedera lama di lengan serta cedera bahu dari GP Indonesia 2025 membuat kondisi Marquez disebut kritis dan memengaruhi negosiasi kontraknya dengan Ducati.
  • Melandri menilai pensiun setelah meraih gelar ke-10 akan menjadi langkah logis bagi Marquez untuk menutup kariernya di puncak sebagai salah satu pebalap tersukses.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Masa depan Marc Marquez kembali menjadi bahan perbincangan hangat. Mantan pebalap MotoGP, Marco Melandri, melontarkan prediksi mengejutkan. Menurutnya, Marquez berpotensi pensiun di akhir musim jika berhasil meraih gelar juara dunia ke-10 dalam kariernya.

Spekulasi ini bukan tanpa dasar. Beban fisik dan mental yang ditanggung pembalap berjuluk “Baby Alien” tersebut disebut telah mencapai titik kritis setelah perjuangan panjangnya kembali ke puncak performa.

Meski saat ini Marquez masih menjadi favorit juara bersama Ducati, masalah cedera bahu yang didapat di GP Indonesia musim lalu mulai membuat kondisinya disebut masuk tahap "kritis."

1. Kelelahan ekstrem usai juara MotoGP 2025

Menurut Melandri, keberhasilan Marquez merebut gelar dunia kesembilan pada musim 2025, saat menyamai torehan Valentino Rossi, dibayar dengan harga yang sangat mahal.

Ia menilai Marquez telah mengerahkan lebih dari kemampuan maksimalnya sepanjang musim tersebut.

"Saya rasa upaya mental untuk merebut kembali gelar itu telah memakan korban," ujar Melandri dilansir dari Crash Net.

Meski masih dianggap sebagai salah satu pebalap paling komplet di lintasan, Marquez disebut mulai kehilangan sebagian daya ledak yang selama ini menjadi ciri khasnya.

2. Kondisi fisik yang berdampak serius

Selain faktor mental, kondisi fisik Marquez juga menjadi sorotan utama. Cedera lama pada lengan belum sepenuhnya pulih, ditambah cedera bahu yang dialami pada GP Indonesia 2025 memperparah situasi.

Bahkan, Marquez sempat menyebut kondisinya “kritis” saat tampil di GP Amerika Serikat. Kondisi ini dikabarkan turut memengaruhi negosiasi kontrak barunya dengan Ducati.

Masalah kebugaran yang berlarut-larut membuat masa depan jangka panjangnya di MotoGP semakin dipertanyakan.

3. Pensiun di puncak, skenario yang masuk akal

Melandri meyakini, jika Marquez mampu meraih gelar dunia ke-10, yang jadi kelas utama), ia berpotensi melampaui rekor Rossi dan semakin mendekati legenda Giacomo Agostini.

Dalam skenario tersebut, pensiun di puncak karier dianggap sebagai langkah yang logis.

“Jika ia juara lagi, saya tidak akan terkejut jika ia memutuskan berhenti di akhir musim,” kata Melandri.

Menutup karier dengan status sebagai salah satu pebalap tersukses di era modern tentu akan menjadi akhir yang sempurna bagi Marquez, sebuah warisan besar yang sulit ditandingi generasi berikutnya.

Editorial Team