Secara teori, kedatangan Kristaps Porzingis menjadi tambahan berarti bagi Golden State Warriors. Akan tetapi, ada faktor yang berpotensi menghambat kiprahnya, yaitu cedera. Porzingis memang rentan terkena cedera. Itu tampaknya imbas dari cedera ACL yang menimpanya pada 2018 silam.
Bahkan, musim ini, Porzingis baru melakoni 17 pertandingan sebelum dilanda tendinitis Achilles kiri. Meski menyadari konsekuensi tersebut, Warriors tetap yakin untuk mendatangkannya. Mereka percaya Porzingis bisa kembali sehat di bawah arahan direktur kedokteran olahraga dan performa, Rick Celebrini.
Debutnya bersama Warriors harus tentunda sementara waktu. Jika sesuai perkiraan, Porzingis baru bisa bermain setelah jeda NBA All-Star 2026. Apabila kondisinya sudah prima, dia akan sangat berguna untuk tim.
Golden State Warriors masih tampil inkonsisten di NBA 2025/2026. Mereka pun berupaya meningkatkan performa tim pada sisa musim agar setidaknya lolos ke playoff. Mendatangkan Kristaps Porzingis menjadi salah satu solusi yang coba dihadirkan. Kemampuan center asal Latvia itu sudah terbukti dan dianggap sesuai dengan kebutuhan Warriors. Menarik ditunggu bagaimana kelanjutan kiprah Porzingis bersama Warriors. Akankah membawa kesuksesan besar?