Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi stadion sepak bola
ilustrasi stadion sepak bola (unsplash.com/dmey503)

Intinya sih...

  • Crystal Palace mendatangkan Brennan Johnson dari Tottenham Hotspur dengan biaya transfer 40 juta euro atau Rp785 miliar.

  • Sebelum Johnson, nomor punggung 11 di skuad Crystal Palace pernah dikenakan oleh Matheus Franca, Wilfried Zaha, Tom Ince, Stephen Dobbie, dan Sean Scannell.

  • Wilfried Zaha menjadi andalan di lini serang dengan kontribusi 90 gol dan 54 assist. Tom Ince lebih sering dimainkan dari bangku cadangan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Crystal Palace berhasil mendatangkan Brennan Johnson pada bursa transfer Januari 2026. Pemain berkebangsaan Wales tersebut diboyong dari Tottenham Hotspur dengan biaya transfer 40 juta euro atau Rp785 miliar. Saat diperkenalkan sebagai pemain baru Crystal Palace, Johnson memilih jersey dengan nomor punggung 11. Nomor tersebut cukup sering dikenakan pemain The Eagles. Hingga 19 Januari 2026, berikut lima pengguna nomor punggung 11 Crystal Palace sebelum Brennan Johnson.

1. Matheus Franca melewatkan banyak pertandingan bersama Crystal Palace karena cedera

Sebelum dikenakan Brennan Johnson, nomor punggung 11 di skuad Crystal Palace menjadi milik Matheus Franca. Pemain asal Brasil tersebut direkrut dari Flamengo dengan biaya transfer 20 juta euro atau Rp392 miliar pada musim panas 2023. Saat didatangkan, Franca baru menginjak usia 19 tahun. Ia menjadi salah satu proyek jangka panjang The Eagles.

Kiprah Franca bersama Crystal Palace tidak berjalan mulus. Pasalnya, ia harus melewatkan banyak pertandingan karena cedera. Dirinya baru mencatatkan 19 penampilan dengan torehan 1 gol dan 2 assist. Pada musim panas 2025, Crystal Palace memutuskan untuk meminjamkan Franca kepada Vasco da Gama selama semusim.

2. Wilfried Zaha menjadi andalan di lini serang

Wilfried Zaha merupakan pemain jebolan akademi Crystal Palace. Performa apiknya bersama tim utama The Eagles mampu menarik perhatian Manchester United yang kemudian memboyongnya pada 2013. Namun, pemain berusia 33 tahun tersebut kesulitan mendapatkan kesempatan bermain bersama Setan Merah. Pada akhirnya, Zaha memutuskan untuk kembali ke skuad Crystal Palace.

Zaha menggunakan jersey Crystal Palace dengan nomor punggung 11 pada 2014—2023. Pemain berkebangsaan Pantai Gading tersebut sangat diandalkan di lini serang. Hingga saat ini, dirinya masih memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak Crystal Palace di English Premier League (EPL). Selama berkostum The Eagles, Zaha bermain dalam 458 pertandingan dengan kontribusi 90 gol dan 54 assist.

3. Tom Ince lebih sering dimainkan dari bangku cadangan

Tom Ince pernah bermain untuk Crystal Palace pada 2013/2014. Pemain asal Inggris tersebut didatangkan dari Blackpool FC pada Januari 2014 dengan status pinjaman. Kehadiran Ince diharapkan mampu membawa Crystal Palace keluar dari zona degradasi Premier League. Selama berseragam The Eagles, Ince hanya mengenakan nomor punggung 11.

Pada beberapa pertandingan awal bersama Crystal Palace, Ince sempat dipilih sebagai starter. Namun, hal tersebut tidak berlangsung lama. Pemain berusia 33 tahun ini pada akhirnya lebih sering dimainkan dari bangku cadangan. Ince hanya mencatatkan 8 penampilan dengan mengemas 1 gol dan 1 assist. Pada akhir 2013/2014, Crystal Palace memutuskan untuk tidak mempermanenkan sang pemain.

4. Stephen Dobbie membawa Crystal Palace promosi ke Premier League

Crystal Palace merekrut Stephen Dobbie dengan status pinjaman dari Brighton & Hove Albion pada Januari 2013. Dengan menggunakan jersey bernomor punggung 11, ia merupakan tambahan amunisi bagi The Eagles untuk promosi ke Premier League. Meski tidak selalu menjadi pilihan utama, Dobbie mampu memberikan kontribusi saat dimainkan. Pada akhirnya, ia berhasil membawa Crystal Palace promosi ke kasta tertinggi Liga Inggris.

Pada musim panas 2013, Crystal Palace mempermanenkan Dobbie dengan biaya transfer 990 ribu euro atau Rp19 miliar. Setelah dipermanenkan, menit bermain yang didapatkan Dobbie justru semakin berkurang. Alhasil, dirinya sempat dipinjamkan kepada sejumlah tim. Setelah kontraknya habis pada musim panas 2015, Dobbie memutuskan untuk hengkang dari Crystal Palace secara permanen dengan bergabung Bolton Wanderers.

5. Sean Scannell memiliki peran penting karena dapat bermain di berbagai posisi di lini depan

Sean Scannell telah memperkuat Crystal Palace di berbagai level kelompok umur. Ia mendapatkan kesempatan promosi ke tim utama pada 2008. Selama berseragam The Eagles, dirinya identik dengan nomor punggung 14. Namun, dirinya pernah memakai nomor punggung 11 pada 2011/2012.

Scannell bermain untuk skuad utama Crystal Palace selama 4,5 musim. Saat itu, dirinya menjadi salah satu pemain penting. Pasalnya, ia memiliki kemampuan untuk ditempatkan di berbagai posisi di lini depan. Bersama Crystal Palace, Scannell mengoleksi 141 penampilan dengan menyumbang 13 gol dan 13 assist.

Para pemain di atas pernah mengenakan nomor punggung 11 bersama Crystal Palace. Kini, nomor punggung tersebut menjadi milik Brennan Johnson. Kehadiran Johnson diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi permainan The Eagles.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team