5 Pembelian Termahal Crystal Palace per 7 Januari 2026

- Brennan Johnson memecahkan rekor transfer Crystal Palace dengan harga 40 juta euro
- Christian Benteke dibeli seharga 31,2 juta euro dan menjadi andalan selama 6 tahun
- Crystal Palace mengeluarkan 30 juta euro untuk merekrut Yeremy Pino pada musim panas 2025
Crystal Palace resmi mendatangkan Brennan Johnson pada 2 Januari 2026. Ia ditebus dari Tottenham Hotspur seharga 40 juta euro atau sekitar Rp784 miliar. Kontrak berdurasi 4,5 tahun bakal membuatnya bertahan di Selhurst Park hingga musim panas 2030.
Dengan nilai transfer tersebut, Johnson menjadi pembelian termahal Crystal Palace. Ini membuatnya diharapkan bisa menambah produktivitas gol di lini serangan. Termasuk dirinya, berikut daftar lima pembelian termahal sepanjang masa Crystal Palace per 7 Januari 2026.
1. Brennan Johnson memecahkan rekor transfer Crystal Palace setelah dibeli 40 juta euro
Crystal Palace rela merogoh kocek dalam untuk membeli Brennan Johnson pada pertengahan musim 2025/2026. Biaya kepindahannya memecahkan rekor dengan angka 40 juta euro atau Rp784 miliar. Perekrutannya ini bertujuan untuk meningkatkan daya gedor serangan.
Meski mahal, Crystal Palace menebus Johnson karena memercayai potensinya sebagai penyerang muda. Selama 2,5 tahun berseragam Tottenham Hotspur, ia berkembang dengan baik. Tercatat, ia dipercaya tampil dalam 107 laga dengan sumbangsih 27 gol dan 18 assist. Dengan pengalaman matangnya ini, ia diharapkan bisa membantu Crystal Palace kompetitif.
2. Christian Benteke dibeli Crystal Palace dengan harga 31,2 juta euro
Sebelum dipecahkan Brennan Johnson, rekor pembelian termahal dipegang Christian Benteke cukup lama. Pada musim panas 2016 lalu, Crystal Palace membelinya dari Liverpool seharga 31,2 juta euro atau Rp611 miliar. Ia menjadi andalan di Selhurst Park selama 6 tahun hingga 2022.
Selama berkarier di Crystal Palace, Benteke mencatatkan 177 penampilan di berbagai kompetisi. Dari jumlah penampilan tersebut, ia mengemas 37 gol dan 12 assist. Meski kontribusinya terbilang tidak terlalu banyak, ia mampu membantu Crystal Palace kompetitif.
3. Crystal Palace mengeluarkan 30 juta euro untuk merekrut Yeremy Pino pada musim panas 2025
Yeremy Pino memulai tantangan baru di Inggris pada musim panas 2025. Ia meninggalkan Villarreal untuk bergabung dengan Crystal Palace. Ia meninggalkan klub masa kecilnya itu setelah ditebus seharga 30 juta euro atau sekitar Rp588 miliar.
Hingga paruh musim 2025/2026, Pino mampu bermain dengan reguler dalam 26 pertandingan di berbagai ajang. Meski diandalkan, kontribusinya terbilang masih minim di untuk Crystal Palace. Pemain asal Spanyol ini baru membuat 3 gol dan 4 assist. Namun, performanya cukup menjanjikan sehinggapotensinya berkembang masih besar mengingat usianya baru 23 tahun.
4. Eddie Nketiah dibeli senilai 29,7 juta euro dan hingga kini masih diandalkan Crystal Palace
Eddie Nketiah bergabung dengan Crystal Palace pada musim panas 2024. Kala itu, Crystal Palace mengeluarkan dana 29,7 juta euro atau Rp582 miliar. Musim debutnya pada 2024/2025 berjalan menjanjikan. Ia mampu mengemas 7 gol dan 3 assist dari 37 laga di seluruh ajang.
Pada 2025/2026, Nketiah masih menjadi tumpuan di lini serangan Crystal Palace. Namun, kontribusinya belum banyak. Dari 19 kali bermain, ia baru mengukir 4 gol dan 1 assist. Pemain 26 tahun ini perlu meningkatkan ketajamannya agar bisa lebih produktif hingga akhir musim.
5. Mamadou Sakho bergabung dengan Crystal Palace setelah ditebus 28,2 juta euro
Mamadou Sakho menjadi satu-satunya pemain bertahan dalam daftar pembelian termahal. Crystal Palace berani mengeluarkan biaya 28,2 juta euro atau Rp552 miliar pada musim panas 2017. Kala itu, ia dibeli dari Liverpool untuk meningkatkan kualitas pertahanan.
Mulanya, Crystal Palace meminjam Sakho pada Januari 2017. Biaya peminjamannya senilai 7 juta euro atau Rp137 miliar. Ia mampu tampil menjanjikan pada paruh kedua 2016/2017. Berkat performa tersebut, Crystal Palace menebusnya secara permanen pada musim panas 2017.
Secara total, Sakho berada di Selhurst Park selama 4,5 tahun. Ia mengalami performa yang naik turun karena beberapa kali mengalami cedera. Meski cukup lama di Crystal Palace, ia hanya mencatatkan 75 penampilan. Ia kemudian dilepas ketika kontraknya habis pada 2021.
Dari para pemain di atas, beberapa di antaranya mampu menjadi andalan. Kini, Brennan Johnson diharapkan bisa memberikan dampak instan terhadap produktivitas gol tim. Crystal Palace yang sedang mengalami penurunan performa memerlukan kontribusinya agar bisa bersaing pada sisa musim 2025/2026. Patut ditunggu kiprahnya bersama Crystal Palace.



















