Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Opsi Iran Main di Piala Dunia 2026, Geser ke Meksiko
Mural yang menunjukkan hitung mundur 100 hari Piala Dunia 2026 (AFP / Ulises Ruiz)
  • AFC menegaskan Iran belum mengundurkan diri dari Piala Dunia 2026 dan masih tercatat sebagai peserta resmi turnamen tersebut.
  • Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, menyebut pihaknya tengah mempelajari proposal FIFA untuk memindahkan laga Grup G ke Meksiko demi menghindari isu politik di AS.
  • Iran sempat bersitegang dengan Donald Trump yang menilai mereka tak layak tampil di AS, namun federasi sepak bola Iran menegaskan FIFA-lah otoritas tertinggi ajang tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) baru saja menyatakan jika Iran belum mengajukan surat resmi pengunduran diri dari partisipasi di Piala Dunia 2026. Menurut AFC, Iran masih akan bersaing dalam pesta sepak bola terbesar dunia tersebut.

Pernyataan AFC didukung oleh Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali. Pihaknya saat ini sedang mempelajari proposal dari FIFA untuk memindahkan venue laga Grup G yang diisi Iran, Mesir, Belgia, dan Selandia Baru, ke Meksiko.

"Saya berharap kondisinya bisa diatur jadi anak-anak bisa main di Piala Dunia," ujar Donyamali dilansir Asharq Al-Awsat.

1. Iran masih ngarep main

Donyamali menyatakan Iran masih memiliki hasrat main di Piala Dunia 2026. Tapi, mereka enggan terjebak dalam bingkai politik jika berlaga di Amerika Serikat.

"Penting bagi kami memanfaatkan segala aspek keolahragaan untuk bisa tetap berpartisipasi," kata Donyamali.

2. Sempat disudutkan Trump

Iran memang sempat berniat mundur dari Piala Dunia 2026. Mereka enggan menginjakkan kaki ke Amerika Serikat, negara yang telah menyerangnya dan menewaskan lebih dari 1.000 orang, termasuk 160 pelajar putri.

Niatan itu sempat dibalas oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menyatakan Iran tak layak main di Piala Dunia 2026. Trump saat itu menyatakan jika Iran seharusnya mementingkan keselamatan ketimbang main di Amerika Serikat.

3. Trump disentil balik Iran

Federasi Sepak bola Iran (FFIRI) sempat menyentil balik Trump. Mereka menegaskan, Trump dan AS gagal memberikan rasa aman kepada seluruh peserta Piala Dunia 2026 selaku tuan rumah.

"Piala Dunia adalah acara bersejarah dan internasional, dan badan pengaturnya adalah FIFA, bukan negara individu mana pun (termasuk Trump dan AS)," balas akun Instagram resmi Timnas Iran.

Editorial Team