Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
2 pemain Indonesia berlatih di Akademi Osasuna Spanyol. (dok. LaLiga)
2 pemain Indonesia berlatih di Akademi Osasuna Spanyol. (dok. LaLiga)

Intinya sih...

  • Pada awal 2025, empat pemain dari EPA Super League diterbangkan ke Spanyol untuk menimba ilmu di Tajonar.

  • Osasuna melihat Indonesia sebagai negara dengan potensi besar di bidang sepak bola usia muda.

  • Kerja sama antara sepak bola Indonesia dan Osasuna juga tergambar dari kunjungan para direktur akademi dari klub Indonesia ke markas Osasuna pada Desember lalu.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bilbao, IDN Times - Hubungan antara CA Osasuna dan Indonesia mungkin terdengar tidak biasa bagi sebagian pencinta sepak bola. Namun siapa sangka, ada ikatan dekat antara akademi Tajonar dengan bal-balan tanah air.

Akademi Tajonar merupakan jantung pengembangan pemain muda Osasuna. Ini juga ternyata menjadi tempat sepak bola Indonesia belajar, terutama dalam hal pembinaan usia muda.

Awal 2025 menjadi salah satu titik penting. Empat pemain dari EPA Super League terbang ke Spanyol untuk menimba ilmu di Tajonar. 

1. Bukan sekadar pertukaran pemain

2 pemain Indonesia berlatih di Akademi Osasuna Spanyol. (dok. LaLiga)

Pada awal 2025, empat pemain dari EPA Super League diterbangkan ke Spanyol untuk menimba ilmu di Tajonar. Kedekatan sepak bola Indonesia dan Osasuna bermula dari visi pembinaan. 

Osasuna melihat Indonesia sebagai negara dengan potensi besar untuk sepak bola usia muda. Sebaliknya, Indonesia memandang Tajonar sebagai salah satu akademi paling konsisten dalam mencetak talenta berkualitas.

Direktur Tajonar, Angel Alcalde menegaskan, hubungan ini bukan sekadar program pertukaran pemain. Osasuna bukan sekadar membuka pintu, tetapi benar-benar mengapresiasi kualitas peserta dari Indonesia.

Bagi Osasuna, kolaborasi ini merupakan peluang membangun hubungan jangka panjang, sekaligus tanggung jawab moral sebagai rujukan internasional dalam pembinaan pemain muda.

“Para pemain yang kami terima tahun lalu luar biasa, dan Osasuna dengan senang hati menyambut pemain serta pelatih dari Indonesia. Mereka menetapkan standar tinggi dan memaksimalkan waktu mereka di Tajonar. Kami berharap dapat memberi dampak,” kata Angel dalam keterangan tertulis kepada IDN Times.

2. Libatkan klub-klub besar di Indonesia

Eks Timnas Indonesia belajar langsung di akademi Osasuna. (Dok. LaLiga)

Tak hanya pemain, kerja sama antara sepak bola Indonesia dan Osasuna juga tergambar dari kunjungan para direktur akademi dari klub Indonesia ke markas Osasuna pada Desember 2025. 

Mereka adalah Direktur akademi dari klub-klub seperti Dewa United Banten FC, Madura United, Persija Jakarta, Persik Kediri, PSBS Biak, dan Semen Padang FC

Osasuna menyebutkan mereka mengikuti sesi latihan, berdiskusi dengan pelatih, hingga mempelajari bagaimana Tajonar menjalankan sistem pembinaan yang sudah bertahan puluhan tahun.

3. Pengakuan ideologi secara internasional

Stadion CA Osasuna, stadion El Sadar (IDN Times/Margith Damanik)

Pihak Tajonar menegaskan, pengakuan internasional ini menjadi bukti kuat kualitas metodologi mereka. Alcalde kembali menyoroti pentingnya kolaborasi jangka panjang dalam membangun struktur akademi Indonesia. 

"Diakui secara internasional dan menyambut direktur dari seluruh 18 klub profesional Indonesia merupakan pencapaian besar. Pendekatan kami dihargai dan diadopsi, namun ini juga tanggung jawab yang kami jaga dengan baik,” kata Alcalde.

Pengelola kompetisi sepak bola Indonesia, ILeague, juga mengapresiasi penerimaan Osasuna.

"Kami sungguh berterima kasih kepada Osasuna atas kerja samanya. Kami mengambil informasi berharga dari Osasuna dan berharap para direktur dapat menggunakan kolaborasi ini untuk meningkatkan kompetisi dan pembinaan usia muda di Indonesia dan tiap klub,” ujar Manajer pengembangan performa ILeague, Guntur Cahyo Utomo.

"Kami berharap kemitraan ini terus berlanjut, memotivasi para pemain muda kami dan menjadi acuan dalam pengembangan pemain di Indonesia. Sekali lagi, kami berterima kasih kepada Osasuna dan semua pihak yang terlibat,” sambung dia.

Editorial Team