Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Pelatih Klub Premier League yang Berpisah pada Akhir Musim 2025/2026
stadion Manchester City, Etihad Stadium (pexels.com/Yoohaina Edwards)
  • Lima pelatih Premier League resmi berpisah pada akhir musim 2025/2026, termasuk Arne Slot dari Liverpool dan Pep Guardiola yang menutup satu dekade bersama Manchester City.
  • Andoni Iraola dan Oliver Glasner sama-sama menolak perpanjangan kontrak setelah membawa Bournemouth serta Crystal Palace tampil impresif dan lolos ke kompetisi Eropa.
  • Chelsea menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih baru menggantikan Calum McFarlane, menandai perubahan besar di jajaran manajerial klub-klub papan atas Inggris.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Akhir musim kerap menjadi waktu bagi klub untuk mengevaluasi kinerja sepanjang semusim terakhir. Berbagai keputusan pun dapat diambil oleh manajemen tim, salah satunya dengan mengganti pelatih. Di sisi lain, ada pelatih yang memutuskan berpisah dengan klubnya karena menolak perpanjangan kontrak.

Hal tersebut terjadi pada akhir musim English Premier League 2025/2026. Per 1 Juni 2026, tercatat lima pelatih berpisah dengan klubnya. Kebanyakan dari mereka memilih tidak memperpanjang kontrak.

1. Arne Slot berpisah dengan Liverpool melalui kesepakatan bersama

Permainan Liverpool memang tidak konsisten di Premier League 2025/2026. Taktik yang diracik Arne Slot terasa monoton dan sering mengecewakan. Alhasil, The Reds terlempar dari perebutan gelar juara dan akhirnya finis di posisi kelima. Padahal, Liverpool berstatus sebagai juara Premier League musim sebelumnya.

Pada 30 Mei 2026, Liverpool akhirnya berpisah dengan Slot melalui sebuah kesepakatan bersama. Namun, per 1 Juni 2026, Liverpool belum menemukan penggantinya. Meski begitu, Liverpool dikabarkan sedang mendekati sejumlah pelatih, termasuk Andoni Iraola.

2. Pep Guardiola mengakhiri 10 tahun pengabdian bersama Manchester City

Manchester City gagal meraih gelar juara Premier League 2025/2026. Meski begitu, The Cityzens mengakhiri musim ini dengan baik sebagai peringkat kedua. Itu bukan masalah besar bagi manajemen Manchester City.

Akan tetapi, Pep Guardiola memilih berpisah dengan Manchester City pada akhir 2025/2026. Padahal, kontrak sang pelatih masih tersisa 1 tahun hingga musim panas 2027. Keputusan ini sudah disetujui kedua belah pihak, sekaligus mengakhiri kerja sama yang sudah terjalin selama 10 tahun.

3. Andoni Iraola menolak perpanjangan kontrak di AFC Bournemouth

Andoni Iraola memberikan banyak perubahan untuk AFC Bournemouth dalam 3 musim terakhir. Ia mengembangkan permainan menyerang sporadis yang kerap menyulitkan klub-klub besar. Pada akhir musim ini, ia pun sukses membawa Bournemouth finis di posisi enam yang membuat The Cherries lolos ke Europa League 2026/2027.

Namun, setelah kontraknya berakhir pada 30 Juni 2026, Iraola menolak memperpanjang kontrak bersama Bournemouth. Pelatih asal Spanyol itu ingin mencari kesempatan baru untuk melatih klub yang lebih besar. Di sisi lain, Bournemouth belum menunjuk pengganti Iraola.

4. Oliver Glasner memberi perpisahan manis untuk Crystal Palace

Sama seperti Andoni Iraola, Oliver Glasner juga menolak untuk memperpanjang kontrak di Crystal Palace. Ia juga ingin mencari kesempatan untuk melatih klub yang lebih besar. Apalagi, performa apik Glasner di Crystal Palace dalam 2 musim terakhir telah menjadi sorotan sepak bola dunia berkat.

Pada musim ini, Crystal Palace hanya finis di posisi 15 Premier League. Meski begitu, mereka berhasil lolos ke Europa League setelah menjadi juara UEFA Conference League 2025/2026. Trofi Eropa pertama bagi Crystal Palace adalah sebuah kado perpisahan yang manis dari pelatih asal Austria tersebut.

5. Calum McFarlane (Chelsea) digantikan oleh Xabi Alonso

Setelah memecat Liam Rosenior pada April 2026, Chelsea hanya dipimpin oleh Calum McFarlane sebagai caretaker manajer. Saat dipimpin McFarlane, performa Chelsea justru memburuk dan gagal lolos ke kompetisi Eropa pada 2026/2027. Oleh karena itu, The Blues memilih untuk menunjuk pelatih anyar guna menghadapi musim depan.

Pilihan pun jatuh kepada Xabi Alonso. Pria asal Spanyol itu merupakan sosok pelatih muda yang sudah berpengalaman melatih klub besar. Sebelum ditunjuk sebagai pelatih Chelsea, ia pernah menangani Bayer Leverkusen dan Real Madrid. 

Perubahan besar di Premier League 2025/2026 ini menunjukkan betapa cepatnya dinamika dunia kepelatihan di level tertinggi. Menarik untuk ditunggu bagaimana para klub tersebut membangun kembali proyek mereka di musim berikutnya. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article