Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Pelatih yang Paling Mengandalkan Cesar Azpilicueta di Chelsea
ilustrasi logo Chelsea (pexels.com/simonreza)
  • Cesar Azpilicueta resmi pensiun pada akhir musim 2025/2026 setelah dua dekade berkarier, termasuk 11 tahun penuh dedikasi bersama Chelsea.
  • Lima pelatih paling mengandalkan Azpilicueta di Chelsea adalah Jose Mourinho, Antonio Conte, Thomas Tuchel, Frank Lampard, dan Maurizio Sarri dengan total ratusan penampilan di berbagai posisi.
  • Selama masa baktinya, Azpilicueta berkontribusi besar dalam meraih trofi bergengsi seperti Premier League, Liga Champions Eropa, hingga Liga Europa bersama The Blues.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Cesar Azpilicueta menyatakan pensiun sebagai pemain sepak bola pada akhir musim 2025/2026. Sosok asal Spanyol ini mengakhiri karier panjang yang dijalaninya selama 2 dekade. Ia memutuskan gantung sepatu pada usia 36 tahun. 

Kendati berasal dari Spanyol, Azpilicueta dikenal luas sebagai salah satu legenda Chelsea. Ini tidak terlepas dari dedikasi yang diberikannya kepada di tim Ibu Kota Inggris selama 11 tahun. Masa abdi yang panjang di Stamford Bridge, sederet pelatih top pernah menanganinya. Ada lima sosok yang paling mengandalkannya ketika berseragam The Blues.

1. Jose Mourinho mengandalkan Cesar Azpilicueta dalam 106 pertandingan

Jose Mourinho menjadi pelatih yang paling sering memainkan Cesar Azpilicueta di Chelsea. Kerja sama keduanya berlangsung pada 2013–2015. Selama 2,5 tahun, Azpilicueta dipercaya memainkan 106 pertandingan dengan mengemas 2 gol dan 9 assist.

Di bawah arahan Mourinho, Azpilicueta menjadi bek sayap fleksibel yang mampu mengisi dua sisi. Ini membuatnya hampir tak tergantikan di skuad Chelsea. Kendati terbilang singkat, kerja sama ini menghasilkan 1 gelar juara English Premier League dan 1 Piala Liga Inggris.

2. Bersama Antonio Conte, Cesar Azpilicueta tampil sebanyak 99 kali

Cesar Azpilicueta bekerja di bawah asuhan Antonio Conte selama 2 musim. Ini terjadi pada 2016–2018. Kendati tak begitu lama, sang pemain mampu menjadi sosok tak tergantikan. Catatan 99 kali tampil menjadi bukti kepercayaan yang diberikan Conte kepadanya. 

Bersama Conte, Azpilicueta memainkan peran bek tengah Namun, ia justru tampil produktif. Dari jumlah penampilan tersebut, ia mampu membuat 5 gol dan 13 assist. Di bawah komando juru taktik Italia ini, ia menjalani musim paling tajam selama di Chelsea. Berkat kepercayaan ini, dua trofi berhasil hadir ke Stamford Bridge, yakni Premier League dan Piala FA.

3 Thomas Tuchel memainkan Cesar Azpilicueta dalam 80 laga

Cesar Azpilicueta menjadi sosok kunci konsistensi Chelsea di bawah kendali Thomas Tuchel. Keduanya berada di Stamford Bridge hanya singkat, yakni selama 1,5 tahun. Meski begitu, Azpilicueta dipercaya bermain dalam 80 laga di berbagai kompetisi. 

Bertugas sebagai kapten, Azpilicueta mampu membawa timnya tampil gemilang bersama Tuchel. Ia menjadi sosok serbabisa dengan dipasang sebagai bek tengah, bek sayap, dan gelandang sayap. Kendati tak lama, kontribusi keduanya menghadirkan trofi prestise, yakni Liga Champions Eropa, UEFA Super Cup, dan Piala Dunia Antarklub pada 2021–2022.

4. Di bawah arahan Frank Lampard, Cesar Azpilicueta mencatatkan 71 penampilan

Frank Lampard pernah menukangi Chelsea dalam dua periode berbeda, yakni pada 2019–2020 dan 2022. Cesar Azpilicueta sebagai sosok andalan dengan catatan 71 pertandingan. Sejak 2019/2020, ia juga dipercaya memakai ban kapten sepeninggal Gary Cahill. 

Meski Lampard merupakan pelatih muda kala itu, Azpilicueta mampu memahami tugasnya dengan baik. Dari jumlah penampilan tersebut, ia juga cukup produktif dengan 4 gol dan 9 assist. Sayangnya, Chelsea saat itu sedang dalam masa transisi sehingga nihil trofi.

5. Maurizio Sarri memercayai Cesar Azpilicueta bermain dalam 57 pertandingan

Kerja sama Maurizio Sarri dan Cesar Azpilicueta terjadi hanya semusim pada 2018/2019. Meski begitu, ia menjadi sosok tak tergantikan di sisi kanan pertahanan. Tercatat, ia memainkan 57 pertandingan di lintas kompetisi dengan kontribusi 1 gol dan 8 assist

Konsistensi yang diperlihatkan Azpilicueta membuatnya selalu dimainkan. Ia mampu membantu Sarri mencapai final pertamanya di Piala Liga Inggris. Sayangnya, Chelsea kalah dari Manchester City. Namun, pencapaian gemilang diperoleh pada akhir musim. Azpilicueta menjadi bagian krusial ketika Sarri membawa Chelsea menjuarai Liga Europa. 

Cesar Azpilicueta membuktikan kualitasnya meski Chelsea kerap berganti pelatih. Ini membuatnya selalu diandalkan dan bertahan lama hingga 11 tahun. Selain nama-nama di atas, sederet pelatih top macam Guus Hiddink, Graham Potter, dan Rafael Benitez juga pernah menanganinya. Dengan pengalaman matangnya, akankah dirinya menjadi pelatih? 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team