Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
7 Pelatih yang Memenangkan Piala FA Tujuh Musim Terakhir
Pep Guardiola (mancity.com)

Intinya sih...

  • Arsene Wenger dan Sir Alex Ferguson pelatih tersukses Piala FA

  • Antonio Conte, Mikel Arteta, Brendan Rodgers, Jurgen Klopp, Pep Guardiola memenangkan trofi Piala FA

  • Erik ten Hag dan Oliver Glasner menjadi pelatih terakhir yang memenangkan trofi Piala FA

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

FA Cup atau Piala FA merupakan kompetisi tertua bagi sepak bola Inggris. Arsene Wenger menjadi pelatih tersukses dengan raihan 7 trofi di ajang ini. Berikutnya ada nama Sir Alex Ferguson sebagai pelatih kedua tersukses dengan koleksi 5 trofi.

Kendati demikian, Piala FA memiliki nama pemenang yang selalu berganti dalam beberapa musim terakhir. Setidaknya, ada tujuh pelatih terakhir yang tekah mencatatkan namanya di ajang ini dalam tujuh tahun terakhir. Siapa saja? Berikut ulasannya. 

1. Antonio Conte

Antonio Conte (thefa.com)

Antonio Conte berhasil membawa Chelsea ke partai final Piala FA pada musim 2017/2018. Pada musim itu, mereka berhadapan dengan Manchester United di partai final. Alhasil, Chelsea sukses memenangkan pertandingan dengan skor 1-0.

Pencapaian tersebut merupakan momen terakhir Chelsea menjuarai trofi Piala FA. Chelsea sebenarnya sempat tiga kali kembali masuk final Piala FA. Namun, mereka selalu gagal meraih kemenangan. 

2. Mikel Arteta

Mikel Arteta (arsenal.com)

Pada musim 2019/2020, Mikel Arteta ditunjuk menjadi pelatih anyar Arsenal. Kedatangannya menggantikan posisi yang ditinggalkan Unai Emery. Di musim perdananya, ia langsung mempersembahkan trofi untuk Arsenal.

Mikel Arteta sukses mengantarkan Arsenal melaju ke partai final Piala FA 2019/2020. Mereka berhadapan dengan klub London lain, Chelsea. The Gunners berhasil mengatasi perlawanan Chelsea dengan skor 2-1.

3. Brendan Rodgers

Brendan Rodgers (thefa.com)

Brendan Rodgers ditunjuk menjadi pelatih Leicester City pada musim 2018/2019. Ia cukup lama menjadi juru taktik Leicester City. Pada periode kepelatihannya, ia berhasil memberikan trofi untuk Leicester City. 

Pada musim 2020/2021, Brendan Rodgers mengantarkan Leicester City ke partai final Piala FA. The Foxes kemudian berhadapan dengan Chelsea. Meski Chelsea lebih diunggulkan, Leicester City keluar sebagai pemenang. Ini menjadi trofi Piala FA pertama sepanjang sejarah Leicester City.

4. Jurgen Klopp

Jurgen Klopp (liverpoolfc.com)

Jurgen Klopp menjadi salah satu aktor penting atas kebangkitan Liverpool. Pelatih asal Jerman ini telah mempersembahkan berbagai trofi untuk The Reds. Pada musim 2021/2022, ia memenangi trofi Piala FA bersama Liverpool.

Liverpool berhadapan dengan Chelsea di partai final. Pertandingan berlangsung sangat sengit hingga membutuhkan babak tambahan. Bahkan, pemenang harus ditentukan melalui adu penalti. Liverpool sukses mengalahkan Chelsea dengan skor 5-6 lewat adu penalti. 

5. Pep Guardiola

Pep Guardiola (thefa.com)

Pep Guardiola kembali mengukir sejarah untuk Manchester City. Usai memberikan trofi Premier League, ia kembali memenangi trofi Piala FA pada musim 2022/2023. Manchester City sukses menaklukan Manchester United di partai final dengan skor 2-1.

Dua gol Manchester City dicetak oleh Ilkay Gundogan. Sementara itu, Manchester United hanya mampu membalas satu gol dari sepakan titik putih Bruno Fernandes. Ini menjadi trofi Piala FA kedua Pep Guardiola. Ia sempat memenangi trofi ini pada musim 2018/2019.

Ketangguhan Manchester City pada 2022/2023 tak perlu diragukan lagi. Dua trofi domestik telah menjadi bukti kehebatan mereka. Manchester City masih menyisakan satu pertandingan lagi melawan Inter Milan pada partai final Liga Champions. 

6. Erik ten Hag

Erik ten Hag (premierleague.com)

Pelatih yang berhasil menjuarai Piala FA 2024 adalah Erik ten Hag, manajer dari Manchester United. Di final yang berlangsung pada 25 Mei 2024 di Wembley Stadium, United menang 2–1 atas rival sekota mereka, Manchester City, untuk merebut gelar Piala FA ke-13 dalam sejarah klub. Kemenangan ini juga menjadi momen penting karena United membalas kekalahan mereka di final musim sebelumnya serta mengakhiri dominasi City dalam kompetisi domestik musim itu.

Erik ten Hag, yang berasal dari Belanda, menjadi sosok kunci di balik strategi dan persiapan tim dalam laga tersebut. Dua gol United dicetak oleh Alejandro Garnacho dan Kobbie Mainoo pada babak pertama, sementara City hanya mampu membalas lewat Jeremy Doku di babak kedua. Peran taktis Ten Hag, baik dalam pengaturan formasi maupun pengambilan keputusan di lapangan, dipuji sebagai faktor utama yang membantu United mengatasi tim yang tengah dominan dan memiliki rekor tak terkalahkan sepanjang musim.

Kemenangan di Piala FA 2024 ini memberikan Ten Hag prestasi signifikan bersama Manchester United di luar kompetisi liga, sekaligus menambah trofi penting dalam kariernya sebagai pelatih. Meskipun masa depan Ten Hag di klub sempat menjadi bahan spekulasi karena performa United di liga, gelar Piala FA tetap menjadi bukti kapabilitasnya dalam kompetisi piala besar dan menunjukkan kemampuannya membawa tim menghadapi tekanan di laga krusial.

7. Oliver Glasner

Oliver Glasner (premierleague.com)

Pelatih yang berhasil menjuarai Piala FA 2025 adalah Oliver Glasner, yang pada musim 2024–2025 memimpin Crystal Palace meraih gelar juara Piala FA untuk pertama kali dalam sejarah klub. Di final yang digelar di Wembley Stadium pada 17 Mei 2025, Crystal Palace mengalahkan Manchester City dengan skor 1–0, berkat gol tunggal dari Eberechi Eze. Kemenangan ini menjadi pencapaian terbesar Crystal Palace sejak dibentuk, sekaligus trofi mayor pertama yang mereka raih.

Oliver Glasner, pelatih asal Austria, berhasil membawa Crystal Palace tampil penuh disiplin dan strategi matang sepanjang turnamen FA Cup 2024–2025. Di bawah asuhannya, Palace menunjukkan kemampuan bertahan yang kokoh dan efektif memaksimalkan peluang, termasuk di laga final ketika mereka mampu meredam dominasi penguasaan bola Manchester City. Keberhasilan ini menjadi bukti kuat kepemimpinan taktis Glasner dalam menghadapi tekanan dan mengatur tim menghadapi lawan besar.

Kemenangan Piala FA 2025 ini juga memberikan dampak besar bagi klub dan pelatihnya. Bagi Crystal Palace, trofi ini mengakhiri penantian panjang lebih dari satu abad tanpa gelar besar, dan memperkuat reputasi klub sebagai kekuatan yang diperhitungkan di sepak bola Inggris. Sementara bagi Glasner, trofi Piala FA 2025 mencatatkan namanya dalam sejarah klub serta mengukuhkan dirinya sebagai pelatih yang sukses membawa perubahan besar dalam waktu relatif singkat.

FAQ seputar Pelatih yang Memenangkan Piala FA Tujuh Musim Terakhir

Siapa saja pelatih yang memenangkan Piala FA dalam 5 musim terakhir?

Oliver Glasner (2025), Erik ten Hag (2024), Pep Guardiola (2023), Jürgen Klopp (2022), dan Brendan Rodgers (2021).

Pelatih mana yang jadi juara FA Cup 2025?

Musim 2024–25, Oliver Glasner berhasil membawa Crystal Palace juara Piala FA dengan mengalahkan Manchester City 1–0 di final.

Siapa pelatih pemenang FA Cup 2024?

Pada final Piala FA musim 2023–24, Erik ten Hag memimpin Manchester United meraih gelar juara setelah menang 2–1 atas Manchester City.

Pelatih mana yang memenangkan Piala FA 2023?

Musim 2022–23, Pep Guardiola sukses membawa Manchester City menjadi juara Piala FA.

Siapa pelatih pemenang Piala FA sebelum 2023?

Sebelumnya, Jürgen Klopp memenangkan Piala FA musim 2021–22 dengan Liverpool, dan Brendan Rodgers menang bersama Leicester City pada 2020–21.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team