Olympique Lyon tancap gas memanfaatkan bursa transfer dengan meminjam Endrick dari Real Madrid pada musim dingin 2026. Pemain yang kini berusia 19 tahun ini diproyeksikan meningkatkan kekuatan area depan. Ini menjadi pengalaman pertamanya mengembangkan karier di Ligue 1 Prancis. Kehadirannya menambah jumlah pemain Amerika Selatan di dalam skuad Les Gones 2025/2026. Termasuk dia, terdapat total empat pemain per 1 Januari 2026. Mereka merupakan warga negara Brasil, Argentina, dan Uruguay. Yuk, simak ulasannya.
4 Pemain Amerika Selatan di Olympique Lyon 2025/2026, Ada Endrick!

1. Endrick (Brasil) dipinjam dari Real Madrid sampai Juni 2026
Kesulitan menembus skuad utama Real Madrid, Endrick dipinjamkan kepada Olympique Lyon pada musim dingin 2026. Pemain kelahiran Taguatinga ini rencananya mentas di Groupama Stadium sampai Juni 2026. Langkah tersebut diambil agar ini mendapat jam terbang serta menjaga peluangnya memperkuat Brasil di Piala Dunia 2026. Dirinya berpotensi menambah opsi rotasi lini depan karena mampu menempati posisi penyerang tengah, penyerang sayap kanan, atau penyerang bayangan tergantung kebutuhan taktik.
Sebelumnya, Real Madrid mendapatkan Endrick setelah membayar 47,5 juta euro (sekitar Rp931 miliar) kepada SE Palmeiras pada musim panas 2024. Dengan biaya fantastis, kehadirannya tentu membawa harapan besar publik Estadio Santiago Bernabeu. Tak berjalan lancar, dia ternyata kesulitan bersaing dengan para juru gedor Los Blancos, seperti Kylian Mbappe, Vinicius Junior, dan Rodrygo. Ini membuatnya minim kontribusi dan menit bermain. Sejak Juli 2024, dirinya mencetak 7 gol dan 1 assist dari 40 pertandingan (946 menit) di berbagai ajang.
2. Abner Vinicius (Brasil) mampu menempati posisi bek kiri atau gelandang kiri
Berbeda dari sebelumnya, Abner Vinicius mulai memperoleh peran krusial dalam skema taktik Olympique Lyon pada Ligue 1 2025/2026. Pemain kelahiran Presidente Prudente ini mampu menempati posisi bek kiri atau gelandang kiri sehingga memperkaya opsi rotasi. Dirinya memiliki stamina mumpuni dan kecepatan. Ini mendukungnya dalam memperkuat sisi kiri pertahanan dan penyerangan. Namun, kinerjanya sempat terhambat karena cedera adductor. Hingga pekan ke-16, dia merumput 10 kali dengan mencetak 1 gol.
Abner sendiri merapat ke Olympique Lyon setelah ditebus seharga 8 juta euro (sekitar Rp157,2 miliar) dari Real Betis pada musim panas 2024. Pemain asal Brasil ini membutuhkan waktu adaptasi sehingga tidak mendapat kesempatan tampil reguler. Ini berdampak terhadap sumbangsih dan menit bermain yang didapatkan. Sejak diboyong ke Groupama Stadium, dia diturunkan dalam 42 pertandingan dengan menorehkan 5 gol dan 2 assist (2.740 menit) di berbagai kompetisi.
3. Nicolas Tagliafico (Argentina) masih menambah kedalaman kekuatan lini belakang
Nicolas Tagliafico masih menambah kedalaman kekuatan Olympique Lyon pada Ligue 1 2025/2026. Pemain asal Argentina ini cukup sering masuk starter karena bisa menempati posisi bek kiri atau bek tengah. Dirinya tidak ragu melakukan kontak fisik dengan lawan dan mampu membaca permainan yang berguna untuk mengantisipasi ancaman ke jantung pertahanan. Hingga pekan ke-16, ia menunjukkan kontribusi dalam 12 pertandingan dengan mengukir 1 assist bersama Les Gones.
Olympique Lyon membayar 4,2 juta euro (sekitar Rp82,5 miliar) demi merekrut Tagliafico dari Ajax Amsterdam pada musim panas 2022. Ia ternyata cepat melakukan adaptasi sehingga kerap mewarnai daftar starter. Selain bek kiri, pemain yang kini berusia 33 tahun ini pernah ditugaskan sebagai gelandang kiri atau bek tengah. Kehadirannya penting lantaran mempunyai pengalaman dan jiwa kepemimpinan. Sejak Juli 2022, dirinya diturunkan dalam 119 pertandingan dengan menciptakan 9 gol dan 11 assist di berbagai ajang.
4. Martin Satriano (Uruguay) sering diturunkan sebagai penyerang tengah utama
Olympique Lyon membayar 1 juta euro (sekitar Rp19,5 miliar) kepada RC Lens untuk meminjam Martin Satriano pada tenggat waktu musim panas 2025. Pemain berkebangsaan Uruguay tersebut memperkuat Les Gones sampai Juni 2026 dengan opsi permanen. Kehadirannya diproyeksikan untuk memperkaya pilihan di posisi ujung tombak.
Meski berstatus pinjaman, Satriano ternyata sering diturunkan sejak menit awal sebagai penyerang tengah Olympique Lyon pada Ligue 1 2025/2026. Pemain yang kini berusia 24 tahun tersebut rajin terlibat proses penyerangan sehingga menambah opsi umpan bagi rekan dan menciptakan ruang kosong di wilayah pertahanan lawan. Selain itu, dirinya juga berani melakukan duel karena dibekali fisik yang kuat. Ia menyumbang 2 gol dan 1 assist dari 10 pertandingan (693 menit) hingga pekan ke-16. Sementara di berbagai ajang, dia menyumbang 3 gol dan 1 assist dari 17 pertandingan musim ini.
Keempat pemain Amerika Selatan di atas menghuni skuad Olympique Lyon 2025/2026. Endrick menjadi yang paling baru didatangkan pada musim dingin 2026. Abner mulai mendapat peran penting karena bisa menempati posisi bek kiri atau gelandang kiri dan Tagliafico masih menambah kedalaman kekuatan sektor pertahanan. Satriano sering diplot sebagai penyerang tengah utama.