Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
7 Pemain Aston Villa 2025/2026 Pernah Main pada Final Kompetisi Eropa
ilustrasi pertandingan (unsplash.com/Vienna Reyes)

Aston Villa akan berhadapan dengan Freiburg di Besiktas Stadium, Turki, pada 20 Mei 2026 untuk memperebutkan trofi Liga Europa 2025/2026. The Villans menyambut laga ini dengan keyakinan penuh. Salah satunya adalah karena ada enam pemainnya yang pernah merasakan tampil dalam pertandingan sebesar final kompetisi Eropa. Siapa saja?

1. Ross Barkley tampil sebagai pengganti saat menang pada final Liga Europa 2018/2019 bersama Chelsea

Ross Barkley merupakan pemain di skuad Aston Villa 2025/2026 dengan pengalaman paling awal tampil pada final kompetisi Eropa. Gelandang asli Inggris ini merasakannya bersama Chelsea di Liga Europa 2018/2019. Mereka membantai Arsenal 4-1. Barkley mulai bermain pada menit 76 setelah menggantikan Mateo Kovacic. Semua gol sudah tercipta sebelum Barkley masuk lapangan. Timnya menciptakannya melalui Olivier Giroud (49’), Pedro (60’), dan Eden Hazard (65’, 72’). Sementara itu, Arsenal mendapat gol hiburannya dari Alex Iwobi (69’). Sebagai catatan, Arsenal saat itu dilatih Unai Emery, pelatih Barkley kini di Aston Villa.

2. Pau Torres menang pada final Liga Europa 2020/2021 bersama Villarreal dan Unai Emery

Selain Ross Barkley, Pau Torres merupakan satu penggawa Aston Villa 2025/2026 lain yang pernah menang pada final Liga Europa. Berbeda dengan Barkley yang mengalahkan Unai Emery, bek kidal ini justru melakukannya bersama sesama pria asal Spanyol itu. Mereka menaklukkan Manchester United lewat adu penalti pada edisi 2020/2021. Torres bermain penuh selama 120 menit. Ia ikut mencetak gol saat adu penalti.

3. Victor Lindelof kalah pada final Liga Europa 2020/2021 bersama Manchester United

Victor Lindelof ada di kubu Manchester United (MU) ketika kalah pada final Liga Europa 2020/2021 dari Villarreal. Seperti Pau Torres, Lindelof tidak tergantikan dan mencetak gol ketika adu penalti. Pada laga ini, adu penalti memang berlangsung sampai penendang kesebelas. MU kalah usai eksekutor terakhir sekaligus kipernya, David de Gea, tidak mampu mengikuti jejak 21 penendang sebelumnya. Kedua tim imbang 1-1 selama 120 menit. Villarreal unggul dulu lewat gol Gerard Moreno pada menit 29. MU menyamakan kedudukan melalui Edinson Cavani pada menit 55.

4. Tammy Abraham dan AS Roma menang pada final Liga Konferensi Eropa 2021/2022, tapi kalah di Liga Europa 2022/2023

Tammy Abraham berhasil menjuarai Liga Konferensi Eropa 2021/2022 bersama AS Roma. Striker asli Inggris ini bermain selama 89 menit sebelum digantikan Eldor Shomurodov. Mereka menang atas Feyenoord berkat gol tunggal Nicolas Zaniolo pada meni 32. Semusim kemudian, Abraham dan Roma mencapai final Liga Europa. Sayangnya, mereka kalah adu penalti dari Sevilla. Abraham tidak terlibat pada momen tersebut karena sudah tidak ada di lapangan dari menit 75 usai digantikan Andrea Belotti. Kedua tim imbang 1-1 sebelum adu penalti. Roma sebetulnya unggul dulu lewat gol Paulo Dybala pada menit 34. Nahas, Gianluca Mancini yang tercatat sebagai pembuat assist untuk gol Dybala justru melakukan bunuh diri pada menit 55.

5. Jadon Sancho kalah pada final Liga Champions Eropa 2023/2024 dan menang pada final Liga Konferensi Eropa 2024/2025

Seperti Tammy Abraham, Jadon Sancho merupakan satu penggawa lain di skuad Aston Villa 2025/2026 yang pernah mencicipi final kompetisi Eropa hingga dua kali. Winger asli Inggris ini merasakannya untuk pertama kali di Liga Champions Eropa 2023/2024 bersama Borussia Dortmund. Sancho bermain selama 87 menit sampai digantikan Jamie Gittens. Sayangnya, mereka kalah 0-2 dari Real Madrid akibat gol Dani Carvajal (74’) dan Vinicius Junior (83’). Sancho kemudian mengakhiri musim berikutnya dengan kondisi berbeda. Ia dan Chelsea mengangkat trofi Liga Konferensi Eropa. Mereka membantai Real Betis 4-1. Sancho baru bermain mulai menit 61 usai menggantikan Pedro Neto. Namun, ia mampu menyumbang satu gol pada menit 83.

6. Ian Maatsen tampil penuh saat kalah pada final Liga Champions Eropa 2023/2024 bersama Borussia Dortmund

Selain Jadon Sancho, Ian Maatsen juga membela Borussia Dortmund saat kalah 0-2 dari Real Madrid pada final Liga Champions Eropa 2023/2024. Maatsen bermain penuh. Sayangnya, ia menjadi penyebab dua gol yang masuk ke gawangnya. Pertama, Maatsen lengah saat menjaga Dani Carvajal sehingga bek kanan Madrid itu bisa menanduk sepak pojok Toni Kroos pada menit 74. Kedua, gol Vinicius Junior pada menit 83 berawal dari umpan keliru Maatsen yang dikuasai Jude Bellingham.

Pengalaman enam pemain di atas tampil pada final kompetisi Eropa jelas akan bermanfaat bagi personel Aston Villa lain jelang partai puncak Liga Europa 2025/2026. Mereka yang menang bisa menunjukkan cara melewati laga sepenting itu. Sementara, mereka yang kalah dapat memberikan pelajaran.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy