Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi sepak bola
ilustrasi sepak bola (unsplash.com/martzzl)

Intinya sih...

  • Wesley Hoedt bermain di Lazio dua kali, dengan total 87 pertandingan, 4 gol, dan 1 assist.

  • Ricardo Kishna hanya mencatatkan 21 penampilan dengan Lazio, sebelum akhirnya meninggalkan klub secara permanen pada musim panas 2020.

  • Bobby Adekanye hanya bermain untuk Lazio dalam 15 pertandingan di semua ajang, sebelum memutuskan kembali ke Belanda dengan bergabung Go Ahead Eagles.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Belanda merupakan salah satu kekuatan sepak bola di Eropa. Tidak heran para pemain Belanda merumput di berbagai kompetisi, tidak terkecuali Serie A Italia. Salah satu klub Serie A yang kerap merekrut pemain Belanda adalah Lazio. Berikut lima pemain Belanda terakhir yang didatangkan Lazio per 18 Januari 2026.

1. Wesley Hoedt menjalani dua periode berbeda bersama Lazio

Lazio memboyong Wesley Hoedt pada musim panas 2015. Ia didatangkan dengan status bebas transfer setelah kontraknya bersama AZ Alkmaar berakhir. Tidak butuh waktu lama, dirinya langsung menjadi pilihan utama di lini pertahanan I Biancocelesti. Performa impresif yang ditunjukkan Hoedt berhasil menarik perhatian Southampton yang kemudian menebusnya pada musim panas 2017.

Hoedt kesulitan mendapatkan kesempatan bermain bersama Southampton. Pemain berusia 31 tahun tersebut kemudian dipinjamkan ke sejumlah tim. Pada 2020/2021, Hoedt kembali bergabung Lazio dengan status pinjaman. Namun, pada periode keduanya berkostum I Biancocelesti, dirinya lebih banyak berperan sebagai pemain pelapis. Selama memperkuat Lazio, Hoedt telah bermain dalam 87 pertandingan dengan kontribusi 4 gol dan 1 assist.

2. Ricardo Kishna kalah bersaing dengan penyerang sayap Lazio lainnya

Ricardo Kishna bergabung dengan Lazio pada musim panas 2015. Dirinya diboyong dari Ajax Amsterdam dengan mahar 3 juta euro atau Rp58 miliar. Kishna direkrut untuk menambah opsi serangan. Saat itu, pemain kelahiran Den Haag ini dianggap sebagai investasi masa depan bagi I Biancocelesti.

Kiprah Kishna bersama Lazio tidak berjalan mulus. Dirinya kalah bersaing dengan penyerang sayap lainnya. Bersama Lazio, Kishna hanya menorehkan 21 penampilan dengan mengemas 2 gol dan 3 assist. Ia sempat dipinjamkan kepada LOSC Lille dan ADO Den Haag. Kishna resmi meninggalkan Lazio secara permanen pada musim panas 2020 setelah kontraknya berakhir.

3. Bobby Adekanye lebih sering dipinjamkan kepada tim lain

Bobby Adekanye diperkenalkan sebagai pemain baru Lazio pada musim panas 2019. Sebelumnya, ia pernah bermain untuk tim kelompok umur Ajax Amsterdam, Barcelona, PSV, dan Liverpool. Pada musim perdananya membela I Biancocelesti, Adekanye lebih sering turun sebagai pemain pengganti. Sayangnya, persaingan ketat di lini serang membuat ia kerap dipinjamkan kepada tim lain.

Adekanye hanya bermain untuk Lazio dalam 15 pertandingan di semua ajang. Dari seluruh penampilan tersebut, pemain berusia 26 tahun ini membukukan 1 gol dan 1 assist. Setelah kontraknya habis pada musim panas 2022, Adekanye memutuskan untuk kembali ke Belanda dengan bergabung Go Ahead Eagles.

4. Tijjani Noslin kerap dimainkan sebagai supersub

Tijjani Noslin merupakan pemain asal Belanda yang berposisi sebagai penyerang sayap. Ia mengawali kariernya di Serie A bersama Hellas Verona. Kiprah Noslin bersama Hellas Verona hanya berlangsung selama setengah musim sebelum akhirnya ditebus Lazio pada musim panas 2024. Untuk mendapatkan tanda tangan Noslin, Lazio harus mengeluarkan 16,8 juta euro atau Rp330 miliar.

Noslin dibutuhkan Lazio karena kemampuannya bermain di berbagai posisi di lini depan. Sejauh ini, pemain berusia 26 tahun tersebut kerap dimainkan sebagai supersub. Noslin telah mencatatkan 54 penampilan bagi I Biancocelesti dengan turut menyumbang 8 gol dan 4 assist.

5. Kenneth Taylor diharapkan mampu menambah kekuatan di lini tengah

Kenneth Taylor adalah rekrutan anyar Lazio pada bursa transfer Januari 2026. Pemain berusia 23 tahun tersebut didatangkan dari Ajax Amsterdam dengan biaya transfer 16,85 juta euro atau Rp331 miliar. Taylor dikontrak Lazio selama 4,5 musim hingga Juni 2030 mendatang.

Kehadiran Taylor diharapkan mampu menambah kekuatan di lini tengah. Dirinya dapat dimainkan sebagai gelandang tengah, gelandang bertahan, maupun gelandang serang. Taylor melakoni debut bersama Lazio dalam pertandingan Serie A menghadapi Hellas Verona. Pada laga tersebut, pemain kelahiran Alkmaar ini dipilih sebagai starter dan mampu membawa timnya menang dengan skor 1-0.

Nama-nama di atas merupakan pemain Belanda terakhir yang didatangkan Lazio. Dari daftar tersebut, Kenneth Taylor menjadi pemain teranyar yang bergabung dengan I Biancocelesti. Dirinya tentu diharapkan dapat cepat beradaptasi dengan sepak bola Italia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team