Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
8 Pemain Bundesliga yang Juara Piala Dunia Selain Bersama Jerman
ilustrasi stadion sepak bola (pexels.com/Tomorrow's Dream)
  • Delapan pemain Bundesliga tercatat pernah menjuarai Piala Dunia bersama negara selain Jerman, menunjukkan pengaruh besar liga ini di panggung sepak bola dunia.
  • Pemain seperti Dunga, Lizarazu, Lucio, hingga Pavard berperan penting dalam keberhasilan negaranya meraih trofi Piala Dunia dari 1994 hingga 2018.
  • Exequiel Palacios menjadi wakil terbaru Bundesliga yang ikut membawa Argentina juara Piala Dunia 2022 meski berperan sebagai pemain cadangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bundesliga Jerman merupakan salah satu kompetisi sepak bola terbaik di dunia. Kualitas Bundesliga menjadi salah satu alasan Jerman bisa empat kali menjadi juara Piala Dunia. Tak heran jika banyak pemain yang dipanggil ke Piala Dunia 2026.

Tak hanya Jerman, beberapa pemain Bundesliga pernah menjadi juara bersama negara lain. Bahkan, beberapa di antara mereka memiliki peran penting. Berikut, delapan pemain Bundesliga yang juara Piala Dunia selain bersama Jerman per 1 Juni 2026.

1. Dunga, Paulo Sergio, dan Jorginho membawa Brasil menjadi juara Piala Dunia 1994

Brasil membawa tiga pemain yang bermain di Bundesliga ke Piala Dunia 1994. Ketiganya adalah Dunga (VfB Stuttgart), Paulo Sergio (Bayer Leverkusen), dan Jorginho (Bayern Munich). Mereka berhasil mengantar Brasil menjadi juara usai mengalahkan Italia pada final melalui adu penalti.

Dunga tampil penuh sepanjang turnamen. Ia bahkan didapuk sebagai kapten pada fase gugur menggantikan Rai yang tampil kurang bagus. Dunga menjadi salah satu eksekutor penalti yang membobol jala Italia.

Jorginho tampil apik dalam mengawal lini kanan pertahanan Brasil. Sayang, ia ditarik lebih awal pada final karena cedera. Sementara, Paulo Sergio hanya menjadi pelapis di lini depan bagi Romario dan Bebeto. Ia hanya tampil dalam dua pertandingan sepanjang turnamen.

2. Bixente Lizarazu mengawal lini kiri pertahanan Prancis ketika menjadi juara Piala Dunia 1998

Bixente Lizarazu merupakan salah satu pemain kunci Prancis ketika menjadi juara Piala Dunia 1998 di kandang sendiri. Lizarazu hampir tak tergantikan di sisi kiri pertahanan Prancis sepanjang turnamen. Ia hanya absen pada pertandingan terakhir fase grup kontra Denmark ketika Prancis sudah lolos ke 16 besar.

Lizarazu mencetak satu gol ketika Les Blues menang 4-0 atas Arab Saudi pada fase grup. Ia sempat gagal mengeksekusi penalti ketika bertemu Italia pada perempat final. Beruntung, Prancis masih bisa lolos setelah Demetrio Albertini dan Luigi Di Biagio juga gagal.

Selain bersama Prancis, Lizarazu juga meraih kesuksesan bersama Bayern Munich. Ia membela Die Roten pada dua periode berbeda, 1997--2004 dan 2005--2006. Lizarazu meraih 6 gelar juara Bundesliga, 5 DFB Pokal, dan 1 Liga Champions Eropa.

3. Lucio menjadi tembok tangguh ketika Brasil menjadi juara Piala Dunia 2002

Lucio datang ke Piala Dunia 2002 setelah musim yang menyakitkan bersama Bayer Leverkusen. Die Werkself harus puas menjadi runner-up di tiga kompetisi berbeda. Mereka kalah dalam perebutan gelar juara Bundesliga dari Bayern Munich, kalah di final DFB Pokal dari Schalke 04, dan kalah di final Liga Champions dari Real Madrid.

Beruntung, Lucio mampu mengobati kekalahan tersebut dengan gelar juara Piala Dunia 2002 bersama Brasil. Ia menjadi tembok tangguh di lini pertahanan Brasil bersama Edmilson dan Roque Junior. Lucio tampil penuh sepanjang turnamen termasuk pada final menghadapi Jerman.

4. Benjamin Pavard dan Corentin Tolisso menjadi bagian skuad Prancis ketika menjuarai Piala Dunia 2018

Benjamin Pavard menjadi salah satu pemain yang menonjol ketika Prancis menjadi juara Piala Dunia 2018. Pemain yang ketika itu membela VfB Stuttgart tersebut tak tergantikan di sisi kanan pertahanan Prancis sepanjang turnamen. Pavard mencetak gol terbaik turnamen pada 16 besar ke gawang Argentina. Performa apik tersebut membuat Pavard mendapat kontrak dari Bayern Munich.

Selain Pavard, Corentin Tolisso menjadi pemain Bundesliga lain di skuad Prancis. Berbeda dengan Pavard, Tolisso bukanlah pemain utama. Pemain milik Bayern Munich tersebut hanya 2 kali tampil dari menit awal dari 5 penampilan sepanjang turnamen. Ia mencetak satu assist pada perempat final menghadapi Uruguay.

5. Exequiel Palacios turut mengantar Argentina menjadi juara Piala Dunia 2022

Exequiel Palacios tak banyak mendapat menit bermain ketika Argentina menjadi juara Piala Dunia 2022. Ia hanya tampil sebanyak tiga kali menghadapi Meksiko pada fase grup, Australia pada 16 besar, dan Kroasia pada semifinal. Palacios memainkan tiga pertandingan tersebut dari bangku cadangan.

Pemanggilan Palacios tak lepas dari peforma apiknya bersama Bayer Leverkusen. Ia menjadi pemain penting di lini tengah Die Werkself sejak didatangkan pada 2020. Palacios meraih gelar juara Bundesliga dan DFB Pokal.

Delapan pemain Bundesliga di atas sukses membawa negaranya menjadi juara Piala Dunia. Lantas, apakah ada pemain yang mengikuti jejak mereka di Piala Dunia 2026?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article