Emiliano Buendia dan Morgan Rogers sama-sama mencetak gol dan assist pada final Liga Europa 2025/2026. Kontribusi mereka membantu Aston Villa menang 3-0 atas Freiburg. Selain menghasilkan trofi, torehan Buendia dan Rogers sekaligus menambah daftar pemain yang mampu menciptakan gol dan assist pada final kompetisi ini sejak berganti nama dari UEFA Cup pada 2009/2010. Buendia dan Rogers merupakan orang keenam dan ketujuh yang melakukannya.
7 Pemain Cetak Gol dan Assist di Final Liga Europa per 2025/2026

1. Aksi berkelas Emiliano Buendia dan Morgan Rogers membantu Aston Villa menjuarai Liga Europa 2025/2026
Aston Villa melakoni final Liga Europa 2025/2026 melawan Freiburg di Besiktas Park, Turki, pada 20 Mei 2026. Mereka menang 3-0, tapi baru bisa memecah kebuntuan pada menit 41. Youri Tielemans membuka papan skor usai menuntaskan crossing dari Morgan Rogers dengan sebuah voli. Gol ini berasal dari skema sepak pojok yang begitu terencana.
Beberapa saat sebelum babak pertama berakhir, Emiliano Buendia menggandakan keunggulan lewat aksi menawan. Ia menerima bola dari John McGinn dan melepaskan tendangan melengkung menggunakan kaki kirinya dari luar kotak penalti. Buendia lantas mengkreasi gol pemungkas yang dibuat Morgan Rogers pada menit 58. Ia bermanuver sampai mendekati gawang lawan sebelum melepaskan umpan tarik yang disontek Rogers di tiang dekat.
2. Olivier Giroud dan Hazard berperan besar dalam gelar juara Liga Europa Chelsea pada 2018/2019
Chelsea mengalahkan Arsenal 4-1 pada final Liga Europa 2018/2019. The Blues mencetak gol pertamanya melalui pemain yang mereka boyong dari The Gunners, Olivier Giroud. Striker asal Prancis ini menanduk crossing Emerson pada menit 49. Pedro lantas menciptakan gol kedua pada menit 60 dengan menyelesaikan umpan dari Eden Hazard.
Giroud kemudian membuat Chelsea menerima hadiah penalti pada menit 65 setelah dilanggar Ainsley Maitland-Niles. Hazard sukses memaksimalkan kesempatan. Arsenal sempat mendapat gol dari Alex Iwobi pada menit 69 sebelum Hazard mengukir brace 3 menit berselang usai menuntaskan umpan dari Giroud.
3. Gabi membantu Atletico Madrid menjuarai Liga Europa 2017/2018
Atletico Madrid keluar sebagai juara Liga Europa 2017/2018 setelah menang 3-0 atas Olympique Marseille pada final. Gol pertama mereka tercipta pada menit 21. Sang kapten, Gabi, langsung memberikan bola kepada Antoine Griezmann usai memungutnya berkat kontrol yang keliru dari Frank Anguissa. Griezmann pun menuntaskan peluang tanpa kesulitan.
Griezmann kembali mencetak gol pada menit 49. Kali ini, ia menerima umpan dari Koke. Gabi lantas mencatatkan namanya sendiri papan skor pada menit 89. Ia melepaskan sebuah tendangan mendatar di dalam kotak penalti dari sudut yang sempit usai mendapat umpan dari Koke.
4. Sevilla menang comeback atas Dnipro Dnipropetrovsk pada final Liga Europa 2014/2015 berkat Carlos Bacca
Carlos Bacca mempersembahkan trofi Liga Europa 2014/2015 untuk Sevilla. Striker asal Kolombia ini menjadi bintang utama mereka dalam kemenangan comeback 3-2 atas Dnipro Dnipropetrovsk pada final. Tertinggal oleh sundulan Nikola Kalinic pada menit ketujuh, Grzegorz Krychowiak menyamakan kedudukan pada menit 28 usai mengontrol umpan dari Bacca di dalam kotak penalti dan menghajar bola dengan keras.
Bacca lantas membalikkan keadaan pada menit 31. Ia menerima umpan terobosan dari mendiang Jose Antonio Reyes, melewati kiper lawan, dan menaruh bola ke gawang yang kosong. Skor kembali imbang setelah gol Ruslan Rotan pada menit 44. Bacca akhirnya menghadirkan momen penentu pada menit 73. Ia terbebas dari offside ketika mendapat bola dari Vitolo dan langsung melakukan penyelesaian akhir dengan voli menggunakan bagian luar kaki kirinya.
5. Sepasang gol dan assist Diego Ribas membantu Atletico Madrid mengalahkan Athletic Club pada final Liga Europa 2011/2012
Dua klub Spanyol bertarung pada final Liga Europa 2011/2012. Atletico Madrid dan Athletic Club berjumpa di Arena Nationala, Rumania, pada 9 Mei 2012. Atletico menang mudah 3-0. Radamel Falcao mencetak gol pertama pada menit ketujuh. Ia menerima umpan terobosan dari Diego Ribas. Falcao menusuk ke kotak penalti, mengecoh Jon Aurtenetxe dengan step over, dan menuntaskan peluang dengan tendangan melengkung menggunakan kaki kirinya.
Falcao kemudian membukukan brace pada menit 34. Ia lagi-lagi memperdaya Aurtenetxe. Falcao mendapat umpan tarik dari Arda Turan. Aurtenetxe bersiap melalukan blok, tetapi Falcao ternyata memutar badannya. Setelahnya, barulah ia melepaskan tembakan. Ribas lantas menyudahi pesta Atletico pada menit 85. Ia memulai solo run dari tengah lapangan, tiba di kotak penalti setelah melewati dua pemain, dan mengakhiri aksi individunya dengan sepakan kaki kiri.
Per 2025/2026, ada 47 gol yang tercipta pada final Liga Europa sejak kompetisi berganti nama pada 2009/2010. Tujuh pemain di atas berperan dalam 15 di antaranya usai mencetak gol dan assist dalam laga yang sama.