Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi Serie A
ilustrasi Serie A (IDN Times/Mardya Shakti)

Intinya sih...

  • AC Milan memperkenalkan Niclas Fuellkrug sebagai rekrutan terbarunya untuk meningkatkan produktivitas gol.

  • Karl-Heinz Schnellinger, Christian Ziege, Jens Lehmann, Oliver Bierhoff, dan Malick Thiaw adalah 5 pemain Jerman sebelumnya yang membela AC Milan.

  • Pemain Jerman sebelumnya seperti Schnellinger dan Bierhoff berhasil membantu AC Milan meraih berbagai prestasi juara di berbagai ajang.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

AC Milan resmi memperkenalkan Niclas Fuellkrug sebagai rekrutan terbarunya pada Januari 2026. Pemain 32 tahun ini dipinjam dari West Ham United hingga akhir musim 2025/2026. Kedatangan striker asal Jerman ini akan menambah kedalaman skuad di lini serangan.

Perekrutan Fuellkrug ini juga bertujuan untuk meningkatkan produktivitas gol. AC Milan yang tengah bersaing dalam perebutan titel juara Serie A Italia 2025/2026 perlu tambahan amunisi di lini serangan. Fuellkrug dinilai sosok yang tepat untuk mengisi peran tersebut.

AC Milan sendiri terbilang cukup jarang merekrut pemain asal Jerman. Namun, beberapa pemain yang pernah didatangkan mampu menunjukkan peran pentingnya. Ada lima pemain Jerman yang pernah membela AC Milan sebelum Niclas Fuellkrug. Siapa saja?

1. Karl-Heinz Schnellinger mampu menjelma menjadi legenda AC Milan

Karl-Heinz Schnellinger merupakan pemain Jerman pertama yang membela AC Milan. Ia memperkuat I Rossoneri selama 9 tahun pada 1965–1974. Selama mengabdi, ia menjadi tembok kokoh di barisan belakang melalui catatan 329 penampilan dengan 3 gol dan 9 assist. 

Berkat ketangguhannya di lini pertahanan, AC Milan mampu kompetitif hingga sukses meraih berbagai prestasi mentereng. Sebanyak delapan trofi berhasil dipersembahkannya kepada publik San Siro. Schnellinger membantu AC Milan menjuarai 3 Coppa Italia, 2 UEFA Super Cup Winner’ Cup, 1 Serie A Italia, 1 LIga Champions Eropa, dan 1 Intercontinental Cup.  

2. Christian Ziege hanya memperkuat AC Milan selama 2 musim

AC Milan cukup lama tidak diperkuat pemain Jerman setelah kepergian Karl-Heinz Schnellinger pada 1974. Sosok asal Jerman lain yang kemudian bergabung adalah Christian Ziege. Ia berlabuh ke San Siro pada 1997. Namun, kariernya tak terlalu lama hanya 2 tahun hingga 1999.

Kendati tak lama, Ziege mampu menjadi andalan ketika berseragam AC Milan. Ia mampu memainkan 47 laga di berbagai ajang dengan peran sebagai bek kiri dan gelandang kiri. Dari jumlah penampilan tersebut, ia menyumbang 4 gol dan 2 assist. Selama masa singkatnya itu, ia turut berperan penting dalam membawa AC Milan menjuarai Serie A pada 1998/1999.

3. Jens Lehmann sempat berseragam AC Milan selama 6 bulan

Jens Lehmann dikenal luas melalui kiprahnya bersama Arsenal. Namun sebelum itu, ia pernah membela AC Milan dengan waktu singkat. Ini terjadi pada paruh pertama musim 1998/1999. Saat itu, ia menjajal karier di luar Jerman untuk pertama kalinya. Ia memutuskan untuk meninggalkan Schalke 04 dan memilih bergabung dengan AC Milan pada musim panas 1997. 

Sayangnya, Lehmann hanya bertahan 6 bulan di San Siro. Ia hanya tampil dalam 6 laga dengan catatan 2 clean sheet dan kebobolan 6 gol. Mulanya, ia mampu tampil menjanjikan sebagai kiper muda. Namun, beberapa kesalahan membuatnya tak lagi dipercaya. Pada Januari 1998, ia memutuskan kembali ke Jerman dengan memperkuat Borussia Dortmund.

4. Oliver Bierhoff mampu tampil tajam sebagai ujung tombak serangan AC Milan

Oliver Bierhoff merupakan salah satu pemain terbaik AC Milan pada era akhir 1990-an hingga awal 2000-an. Striker kelahiran Karlsruhe ini menjadi sosok penting di balik kompetitifnya tim. Ia mampu tampil tajam sebagai ujung tombak serangan. 

Kendati hanya 3 musim di San Siro, Bierhoff berhasil diandalkan dalam 119 pertandingan di seluruh ajang. Ia produktif dengan membukukan 44 gol dan 25 assist. Ia berperan penting membantu AC Milan meraih prestasi juara berupa trofi Serie A pada 1998/1999.

5. Malick Thiaw menjadi andalan di barisan pertahanan AC Milan selama 3 musim

AC Milan kembali diperkuat permain asal Jerman setelah lebih dari sedekade. Adalah Malick Thiaw yang datang pada musim panas 2022. AC Milan merekrutnya dari Schalke 04 untuk memperkuat lini pertahanan. Ia mampu menjadi bek andalan hingga 2025. 

Selama 3 musim di San Siro, Thiaw memainkan 85 pertandingan di berbagai ajang. Momen pentingnya adalah ketika membantu AC Milan menjuarai Coppa Italia pada 2024/2025. Pemain berusia 24 tahun ini sejatinya masih diandalkan di AC Milan. Namun, ia memutuskan menyudahi kariernya di Italia dan hengkang ke Inggris memperkuat Newcastle United. 

Mayoritas pemain Jerman yang berkarier di San Siro mampu diandalkan. Beberapa di antaranya juga berhasil mempersembahkan titel juara untuk AC Milan. Kini, Niclas Fuellkrug diharapkan bisa membantu AC Milan bersaing juara melalui kontribusinya di lini serangan. Jika  bisa konsisten, ia berpeluang dipermanenkan pada musim panas 2026 mendatang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team