Maroko menjadi negara Afrika terakhir yang tersingkir di Piala Dunia 2026. Sang Singa Atlas harus mengakui keunggulan Prancis dengan skor 0-2 pada delapan besar. Meski tersingkir, performa para pemain Maroko layak mendapatkan apresiasi, terutama keenam pemain ini. Mereka adalah pemain paling berkontribusi dalam perjalanan Maroko di Piala Dunia 2026.
6 Pemain Maroko Paling Berkontribusi di Piala Dunia 2026

1. Yassine Bono selalu menjadi pilihan utama di posisi kiper
Yassine Bono selalu menjadi pilihan utama Maroko di bawah mistar gawang di Piala Dunia 2026. Kiper Al Hilal itu tampil penuh dalam seluruh empat pertandingan. Sepanjang turnamen, ia mencatatkan 16 penyelamatan, 6 pukulan, 11 clearance, 3 high claim, 39 recovery, dan 2 nirbobol. Performa terbaiknya terjadi pada fase grup kontra Brasil dan menjadi pahlawan Maroko pada adu penalti kontra Belanda pada 32 besar. Ini menjadi bukti peran besar Bono bersama Singa Atlas.
2. Issa Diop langsung unjuk gigi bersama Timnas Maroko
Issa Diop baru dinaturalisasi dan baru debut bersama Timnas Maroko pada Maret 2026. Meski memiliki persiapan singkat bersama rekan setimnya, ia mampu tampil padu sebagai tembok baru di lini belakang Maroko. Secara statistik, ia mencatat 1 tekel, 7 intersep, 24 clearance, 6 blok, 8 recovery, dan memenangkan 12 dari 22 duel dalam 5 laga (477 menit). Penampilan terbaiknya terjadi pada 32 besar kontra Belanda saat ia mencetak gol penyama kedudukan yang memaksa laga berlanjut hingga adu penalti. Pada laga tersebut, pemain Fulham ini terpilih sebagai Man of the Match.
3. Achraf Hakimi menjadi pembeda dalam permainan Maroko
Achraf Hakimi menjadi sosok penting bagi Maroko di Piala Dunia 2026. Bek kanan Paris Saint-Germain (PSG) itu tampil dalam 6 pertandingan dengan total 570 menit. Bersama Yassine Bono, ia menjadi pemain Maroko yang tak tergantikan di Piala Dunia 2026. Penampilannya solid saat bertahan dan sangat aktif membantu serangan hingga bisa mencatatkan 1 gol dan 2 assist. Selain punya statistik mentereng, ia juga punya peran besar sebagai kapten dan pemimpin di lapangan.
4. Azzedine Ounahi punya peran besar dalam menjaga kestabilan lini tengah
Azzedine Ounahi menjadi pengatur ritme permainan Maroko di lini tengah. Gelandang Girona FC itu tampil dalam 6 laga dengan total 438 menit. Selain menjaga keseimbangan permainan, ia juga memberi kontribusi besar di lini serang dengan mencetak dua gol. Kedua golnya dicetak pada laga 16 besar saat Maroko menang dengan skor 3-0 atas Kanada. Ia pun mendapat penghargaan Man of the Match pada laga tersebut.
5. Brahim Diaz paling produktif soal assist
Brahim Diaz menjadi pemain Maroko dengan kontribusi assist terbanyak di Piala Dunia 2026. Gelandang serang Real Madrid itu mencatatkan 4 assist dari 6 pertandingan dengan total 462 menit. Kreativitasnya dalam menciptakan peluang menjadi salah satu faktor penting yang membawa Singa Atlas melaju hingga delapan besar. Selain menjadi motor serangan, Diaz juga tampil konsisten sebagai penghubung lini tengah dan lini depan.
6. Ismael Saibari menjawab kebutuhan Mohamed Ouahbi
Mohamed Ouahbi hanya membawa satu penyerang tengah di Piala Dunia 2026, yakni Ayoub El Kaabi. Namun, pemain Olympiacos itu hanya menjadi opsi lain. Sebab, posisi penyerang lebih sering diisi Ismael Saibari yang berperan sebagai false nine. Pemain anyar Bayern Muenchen itu terbukti menjadi mesin gol Maroko di Piala Dunia 2026 dengan mencetak 3 gol dari 5 laga (385 menit). Pada ajang ini, ia sekali meraih penghargaan Man of the Match, tepatnya pada laga kontra Skotlandia pada fase grup.
Meski gagal mengulang pencapaian semifinal pada edisi sebelumnya, Maroko tetap menunjukkan kualitasnya di Piala Dunia 2026. Performa impresif para pemain kunci menjadi modal penting bagi Singa Atlas untuk menghadapi turnamen besar berikutnya.