Achraf Hakimi mengawali kiprahnya di Liga Champions kala diorbitkan dari akademi ke tim utama Real Madrid pada 2017/2018. Ia menjadi bagian dari Real Madrid yang menjuarai UCL pada musim tersebut meski hanya tampil dalam dua laga. Performa Hakimi di UCL mulai mencuri perhatian ketika berseragam Borussia Dortmund pada 2018--2020. Ia menorehkan 4 gol dan 3 assist dalam 13 laga UCL bersama Die Borussen. Hakimi tidak menciptakan gol ketika tampil dalam lima laga UCL untuk Inter Milan pada 2020/2021.
Hakimi mulai bersinar di UCL secara konsisten kala bergabung dengan Paris Saint-Germain (PSG) pada musim panas 2021. Ia menorehkan 6 gol dalam 50 pertandingan UCL selama membela Les Parisiens per 19 Feburari 2026. Hakimi menyamai pencapaian Ziyech dan En-Nesyri berkat torehan satu gol kala PSG menang 3-2 atas AS Monaco pada leg pertama playoff 16 besar UCL 2025/2026 pada 18 Februari 2026. Ia sendiri menjadi pilar penting PSG kala meraih gelar juara UCL untuk pertama kalinya pada 2024/2025.
Dari tiga pemain di atas, hanya En-Nesyri yang belum pernah mengantarkan Sevilla menjuarai UCL. Pencapaian terbaiknya ketika meraih gelar juara UEL sebanyak dua kali bersama Sevilla pada 2019/2020 dan 2022/2023. Sementara itu, Hakimi menunjukkan kualitasnya sebagai bek kanan dengan kemampuan komplit. Ia tidak hanya solid dalam menjaga lini pertahanan sisi kanan, tetapi punya insting tajam dalam mencetak gol. Hakimi masih berpeluang menambah koleksi gol dan menjadi pemain Maroko paling subur di UCL mengingat kariernya sebagai pesepak bola masih cukup panjang.