Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Klub Italia Kalah pada Leg Pertama Playoff UCL 2025/2026

ilustrasi Liga Champions Eropa
ilustrasi Liga Champions Eropa (unsplash.com/Janosch Diggelmann)
Intinya sih...
  • Juventus terbantai 2-5 di markas Galatasaray
  • Atalanta kalah dua gol tanpa balas dari Borussia Dortmund
  • Inter Milan menjadi klub besar terbaru yang dikejutkan Bodo/Glimt
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Serie A Italia mengirimkan empat wakil ke UEFA Champions League (UCL) 2025/2026. Salah satunya sudah tersingkir pada fase liga, yaitu Napoli. I Partenopei gugur karena hanya finis di peringkat 30 klasemen akhir. Sementara, tiga klub lainnya melaju ke babak playoff knockout. Mereka adalah Inter Milan, Juventus, dan Atalanta.

Sialnya, ketiga klub tersebut kalah pada laga pertama playoff. Mereka pun wajib menang pada leg kedua untuk membalikkan keadaan. Jika tidak, Serie A tak akan memiliki wakil pada babak 16 besar nanti. Inilah kiprah ketiga klub Italia pada leg pertama playoff knockout UCL 2025/2026.

1. Juventus terbantai 2-5 di markas Galatasaray

Di antara tiga klub Italia yang tersisa di UCL 2025/2026, Juventus terbilang paling terancam nasibnya. Bianconeri tak sekadar kalah dari Galatasaray pada leg pertama playoff, tetapi juga terbantai 2-5. Padahal, Juventus sempat menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1.

Dua gol Teun Koopmeiners membawa Juventus membalikkan keadaan usai tertinggal lebih dulu. Namun, pada babak kedua, giliran Galatasaray yang comeback. Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, raksasa Turki itu tampil trengginas. Mereka mencetak empat gol melalui brace Noa Lang serta masing-masing satu gol Davinson Sanchez dan Sacha Boey.

Juventus pun wajib menang dengan selisih lebih dari tiga gol pada leg kedua. Itu bakal jadi misi sulit karena terakhir kali mereka mampu melakukannya di UCL adalah pada 2016. Namun, Bianconeri tetap punya peluang. Galatasaray tak setangguh itu di markas lawan, terbukti dari kekalahan 1-5 di kandang Eintracht Frankfurt pada awal UCL musim ini.

2. Atalanta kalah dua gol tanpa balas dari Borussia Dortmund

Sementara, Atalanta yang bertamu ke markas Borussia Dortmund menelan kekalahan 0-2. Gawang Atalanta sudah bobol sejak laga baru berjalan 3 menit melalui tandukan Serhou Guirassy. Guirassy pun makin menegaskan ketajamannya pada awal 2026. Sejak pergantian tahun, ia telah mencetak 7 gol dalam 10 laga di semua ajang.

Guirassy lalu membuat assist untuk gol kedua Dortmund. Umpannya pada menit 42 dengan mudah diselesaikan Maximilian Beier dengan tap-in. Atalanta berusaha mencari gol balasan pada sisa laga. Namun, meski akhirnya lebih banyak menguasai bola, La Dea tetap minim peluang dan tak mampu menghasilkan apa-apa.

Pada leg kedua, Atalanta butuh minimal tiga gol untuk membalikkan keadaan. Target itu cukup realistis karena pertahanan Dortmund di UCL 2025/2026 tak mengesankan. Pada fase liga, mereka kebobolan 17 gol dalam 8 laga. Namun, Atalanta sendiri hanya membuat sepuluh gol pada fase liga. Mereka harus lebih tajam jika ingin melangkah ke babak 16 besar.

3. Inter Milan menjadi klub besar terbaru yang dikejutkan Bodo/Glimt

Inter Milan adalah klub Italia yang paling diunggulkan berprestasi di UCL 2025/2026. Mereka menjadi satu-satunya wakil Serie A yang masuk pot pertama pada undian fase liga. Inter Milan juga finis tertinggi pada klasemen akhir dibanding tim-tim senegaranya. Namun, nasib Nerazzurri pada leg pertama playoff knockout ternyata sama dengan Juventus dan Atalanta.

Bertandang ke Norwegia, Inter Milan keok 1-3 dari Bodo/Glimt. Nerazzurri hanya bisa menahan imbang tuan rumah 1-1 hingga babak pertama. Mereka lalu kebobolan dua gol beruntun pada menit 61 dan 64. Meski unggul penguasaan bola dan jumlah tembakan, Inter Milan tak bisa membalas lagi hingga akhir laga.

Inter Milan pun menjadi klub besar terbaru yang ditundukkan Bodo/Glimt. Sebelumnya, nasib serupa pernah dialami AS Roma, Atletico Madrid, hingga Manchester City. Namun, Inter Milan tetap layak dijagoan untuk membalikkan situasi pada leg kedua di Italia. Mereka punya kualitas serta pengalaman di kancah Eropa yang jauh mengungguli Bodo/Glimt.

Tiga klub di atas harus menang telak pada leg kedua playoff untuk melaju ke babak 16 besar UCL 2025/2026. Jika tidak, reputasi Serie A Italia sebagai salah satu liga top Eropa bakal tercoreng. Mampukah mereka melakukannya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Sport

See More

Daftar 16 Negara yang Lolos Piala Thomas dan Uber 2026

19 Feb 2026, 15:45 WIBSport