Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Pemain yang Mencetak Gol di UCL untuk 2 Klub dalam 1 Musim
ilustrasi bola berlogo Liga Champions Eropa (unsplash.com/JanoschDiggelmann)
  • Lima pemain berhasil mencetak gol untuk dua klub berbeda dalam satu musim Liga Champions, menunjukkan kemampuan adaptasi cepat di level tertinggi Eropa.
  • Nama-nama seperti Erling Haaland, Dani Olmo, dan Luis Diaz menonjol karena kontribusi penting mereka bagi klub lama maupun baru di ajang UCL.
  • Santiago Gimenez dan Ademola Lookman melanjutkan tren tersebut pada musim terbaru, memperlihatkan konsistensi performa meski berpindah tim di tengah kompetisi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tidak banyak pemain yang mampu menorehkan gol untuk dua klub berbeda dalam 1 musim Liga Champions Eropa (UCL). Sebab, sang pemain butuh adaptasi dengan suasana klub barunya dengan taktik pelatih dan rekan-rekan yang berbeda. Namun, sebagian pemain tidak menjadikan hal tersebut sebagai masalah kala bermain di UCL. Terbukti, mereka mampu menorehkan gol untuk dua klub berbeda di UCL dalam 1 musim yang sama.

Berikut lima pemain yang mampu menorehkan catatan apik tersebut.

1. Erling Haaland mencetak gol untuk Red Bull Salzburg dan Borussia Dortmund pada UCL 2019/2020

Erling Haaland mengawali kiprahnya di Liga Champions dengan performa memukau. Ia langsung mencetak hattrick kala debut di UCL bersama Red Bull Salzburg dalam kemenangan 6-2 atas KRC Genk pada 17 September 2019. Haaland menorehkan total 8 gol dalam 6 pertandingan fase grup UCL selama membela Red Bull Salzburg pada paruh pertama 2019/2020.

Ia kemudian memutuskan pindah ke Borussia Dortmund pada Januari 2020. Haaland melanjutkan penampilan impresif di UCL dengan menorehkan satu gol dalam kemenangan Borussia Dortmund 2-1 atas Paris Saint-Germain (PSG) pada leg pertama 16 besar pada 18 Februari 2020. Sayanngya, Dortmund gagal mempertahankan keunggulan agregat tersebut dan tersingkir dari UCL usai takluk 0-2 dari PSG apda leg kedua.

2. Dani Olmo menorehkan gol di UCL bersama Dinamo Zagreb dan RB Leipzig pada 2019/2020

Dani Olmo melakoni debut di Liga Champions kala membela Dinamo Zagreb pada 2019/2020. Ia selalu bermain sebagai starter dan mencetak 2 gol serta 1 assist dalam 6 laga UCL. Olmo memutuskan hengkang ke RB Leipzig pada Januari 2020.

Namun, ia tidak dimainkan dalam dua leg 16 besar ketika RB Leipzig mengalahkan Tottenham Hotspur dengan skor 4-0. Olmo kemudian langsung mencetak satu gol kala RB Leipzig menang 2-1 atas Atletico Madrid pada perempat final UCL 2019/2020. Langkah RB Leipzig terhenti usai kalah 0-3 dari PSG pada semifinal.

3. Luis Diaz menciptakan gol untuk FC Porto dan Liverpool pada 2021/2022

Luis Diaz memulai kariernya di sepak bola Eropa kala didatangkan FC Porto dari Junior FC pada Juli 2019. Ia baru melakoni debut di Liga Champions pada 2020/2021. Diaz mencetak 2 gol dan 1 assist dalam 9 laga UCL pada musim tersebut.

Ia kemudian menorehkan 2 gol dalam 6 laga fase grup UCL bersama FC Porto pada 2021/2022. Diaz kemudian pindah ke Liverpool pada Januari 2022. Ia turut mengantarkan Liverpool melaju sampai final dengan menorehkan 2 gol dan 1 assist dalam 7 laga babak gugur UCL 2021/2022.

4. Santiago Gimenez mencetak gol untuk Feyenoord dan AC Milan pada 2024/2025

Santiago Gimenez menampilkan performa impresif kala membela Feyenoord pada paruh pertama 2024/2025. Ia mencetak 5 gol dan 1 assist dari 5 laga fase liga UCL 2024/2025. Gimenez lalu pindah ke AC Milan pada detik-detik akhir penutupan bursa transfer musim dingin 2025.

Uniknya, ia langsung menghadapi mantan klubnya, Feyenoord, pada playoff 16 besar UCL 2024/2025. AC Milan kalah 0-1 dari Feyenoord pada leg pertama. Gimenez kemudian menciptakan satu gol untuk AC Milan kalah ditahan imbang 1-1 kontra Feyenoord pada leg kedua. Sayangnya, AC Milan tersingkir dari playoff 16 besar UCL 2024/2025 usai kalah agregat 1-2 dari Feyenoord.

5. Ademola Lookman mencetak gol di UCL untuk Atalanta dan Atletico Madrid pada 2025/2026

Ademola Lookman mengawali Liga Champions 2025/2026 dengan catatan impresif bersama Atalanta. Ia mencetak 1 gol dan 2 assist dalam 7 pertandingan fase liga UCL 2025/2026. Lookman lalu hengkang ke Atletico Madrid pada Februari 2026.

Ia langsung bermain sebagai starter kala Atletico Madrid menghadapi Club Brugge pada leg pertama playoff 16 besar UCL 2025/2026 pada 18 Februari 2026. Lookman mencetak satu gol di laga ini pada menit 45+4. Sayangnya, gol tersebut tidak mampu memberikan kemenangan kepada Atletico Madrid usai ditahan imbang Club Brugge dengan skor 3-3.

Kelima pemain di atas menunjukkan kemampuan adaptasi cepat bersama klub barunya dengan langsung mencetak gol kala tampil di UCL. Beberapa dari mereka berkontribusi membawa klubnya melangkah jauh di UCL. Misalnya, Olmo yang mengantarkan RB Leipzig menembus semifinal UCL 2019/2020 dan Diaz membawa Liverpool finis sebagai runner-up UCL 2021/2022. Sementara itu, Lookman berpeluang mengikuti jejak Olmo dan Diaz jika mampu membawa Atletico Madrid melangkah jauh pada UCL 2025/2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team