Mencetak gol sebagai pemain pengganti merupakan sesuatu yang istimewa. Terlebih jika itu menghadirkan hasil yang positif. Torehan makin spesial jika terjadi hingga dua kali dan dalam pertandingan sebesar Der Klassiker. Ada 4 pemain yang mampu melakukannya dari total 138 pertarungan antara Bayern Munich dan Borussia Dortmund yang sudah tersaji per 26 Februari 2026. Berikut nama-namanya.
4 Pemain Pengganti dengan Gol dalam 2 Laga di Der Klassiker

1. Erdal Keser mencetak gol sebagai pengganti di Der Klassiker pada 24 Mei 1983 dan 19 Mei 1984
Erdal Keser menjadi pemain perdana yang mencetak gol sebagai pengganti dalam dua kesempatan berbeda di Der Klassiker. Striker asal Turki ini melakukannya untuk pertama kali di Westfalenstadion pada pekan ke-32 Bundesliga Jerman 1982/1983 (24/5/1983). Keser menggantikan Herbert Hein pada menit 59. Ia mencatatkan namanya di papan skor pada menit 81 yang membawa Borussia Dortmund berbalik memimpin 4-3. Sayangnya, Dortmund gagal menang karena Bayern Munich yang menyamakan kedudukan beberapa detik berselang melalui Karl-Heinz Rummenigge.
Keser mengulanginya di tempat yang sama hampir setahun berikutnya, tepatnya pada 19 Mei 1984. Sayangnya, golnya lagi-lagi hanya berujung dengan keimbangan. Kali ini, Dortmund dan Bayern bermain 1-1 pada laga yang merupakan bagian dari pekan ke-33 Bundesliga 1983/1984. Meski begitu, gol Keser setidaknya menyelamatkan Dortmund dari kekalahan. Mereka memang tertinggal dulu akibat gol Norbert Nachtweih pada menit 55. Keser menyamakan kedudukan pada menit 70. Ia mulai bermain pada menit 60 setelah menggantikan Franz-Josef Tenhagen.
2. Alexander Zickler membawa Bayern Munich menang 1 kali dan imbang 1 kali lewat golnya sebagai pengganti di Der Klassiker
Alexander Zickler menjadi pemain yang mengikuti jejak Erdal Keser. Namun, striker asli Jerman ini melakukannya dengan seragam Bayern Munich. Zickler membantu Bayern menang tipis 2-1 atas Borussia Dortmund pada pekan ke-27 Bundesliga 1994/1995 (22/4/1995). Ia menggantikan Alain Sutter pada awal babak kedua dan mencetak gol pembuka pada menit 51.
Gol kedua Zickler sebagai pengganti di Der Klassiker tercipta pada pekan ke-24 Bundesliga 1998/1999 (3/4/1999). Kali ini, Zickler cuma mampu membawa Bayern bermain imbang 2-2 dengan Dortmund. Namun, hasil tersebut sebetulnya berharga karena Bayern tertinggal dua gol lebih dulu. Zickler menggantikan Mario Basler pada awal babak kedua dan memulai kebangkitan Bayern melalui golnya pada menit 58.
3. Gol Marcio Amoroso sebagai pengganti menghasilkan 1 kemenangan dan 1 keimbangan untuk Borussia Dortmund di Der Klassiker
Borussia Dortmund membawa pulang satu poin dari Olympiastadion pada pekan ke-22 Bundesliga 2001/2002 (9/2/2002). Mereka menahan Bayern Munich dengan skor 1-1. Dortmund sebetulnya unggul dulu lewat tendangan bebas Marcio Amoroso pada menit 78. Mereka kehilangan tiga poin akibat sundulan sesama striker asal Brasil, Giovane Elber, pada menit 83. Amoroso bermain sebagai pengganti pada laga ini. Ia masuk ke lapangan pada menit 65 menggantikan Lars Ricken.
Amoroso kembali mencetak gol tunggal untuk Dortmund pada pekan ke-29 Bundesliga 2002/2003 (19/4/2003). Torehannya kali ini menghasilkan kemenangan karena Bayern Munich yang tidak mampu membalas. Amoroso mencatatkan namanya di papan skor pada menit 61 setelah melepaskan tendangan penalti. Dortmund mendapat hadiah tersebut berkat handball Niko Kovac. Amoroso baru berada di lapangan selama 2 menit sebelum melakukan eksekusi. Ia menggantikan Ewerthon.
4. Claudio Pizarro selalu meraih kemenangan dalam dua kesempatan mencetak gol di Der Klassiker sebagai pengganti
Claudio Pizarro menjadi satu-satunya pemain dalam daftar ini yang selalu meraih kemenangan ketika mencetak gol sebagai pengganti di Der Klassiker. Striker asal Peru itu merasakannya untuk pertama kali pada pekan ke-12 Bundesliga 2001/2002 (9/11/2002). Ia membantu Bayern Munich menang comeback 2-1 atas Borussia Dortmund di Olympiastadion. Pizarro menciptakan gol penentu Bayern pada menit 66. Ia mulai bermain pada awal babak kedua setelah menggantikan Owen Hargreaves.
Bak dejavu, Pizarro mengalaminya lagi di tempat yang sama setahun kemudian. Saat itu, pertarungan antara Bayern dan Dortmund bahkan merupakan bagian dari rangkaian pekan ke-12 Bundesliga 2002/2003. Bedanya, Bayern menang dengan skor telak, 4-1. Pizarro mencetak gol penutup pada menit 90+2. Ia menggantikan Roque Santa Cruz pada menit 74. Kemenangan Bayern tidak terlepas karena kartu merah yang diterima Markus Brzenska pada menit 43.
Bayern dan Dortmund bakal kembali bertemu pada Sabtu (28/2/2026) untuk melakoni pekan ke-24 Bundesliga 2025/2026. Ada 4 pemain di skuad sekarang yang mengoleksi 1 gol sebagai pengganti di Der Klassiker. Mereka adalah Raphael Guerreiro, Serge Gnabry, Jamal Musiala, dan Julian Brandt. Akankah mereka menambah daftar ini pada laga nanti?