Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Pemain Prancis dengan 2 Digit Gol dalam 3 Musim Beruntun di EPL
English Premier League (pixabay.com/KelvinStuttard)
  • Jean-Philippe Mateta mencetak dua digit gol dalam tiga musim beruntun bersama Crystal Palace, menjadikannya pemain Prancis keenam yang mencapai prestasi tersebut di Premier League per April 2026.
  • Thierry Henry memimpin daftar dengan delapan musim beruntun mencetak dua digit gol untuk Arsenal, disusul Olivier Giroud, Eric Cantona, Robert Pires, dan Alexandre Lacazette dengan konsistensi serupa.
  • Produktivitas Mateta meningkat sejak musim keempatnya di Palace, menandai kebangkitan performa yang menempatkannya sejajar dengan deretan striker legendaris Prancis di kompetisi Inggris.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jean-Philippe Mateta tampil gemilang saat Crystal Palace menjamu Newcastle United pada pekan 32 English Premier League 2025/2026. Ia mencetak brace yang berbuah kemenangan comeback The Eagles dengan skor 2-1. Kontribusi itu membuatnya telah mencapai sepuluh gol di Premier League musim ini, menandai berlanjutnya kontribusi dua digit gol dalam 2 musim sebelumnya. Dengan demikian, Mateta menjadi pemain Prancis keenam yang mencetak 2 digit gol di Premier League dalam 3 musim beruntun per 14 April 2026.

1. Thierry Henry mencetak 2 digit gol dalam 8 musim beruntun

Thierry Henry masih memuncaki daftar pemain Prancis dengan gol terbanyak di Premier League. Ia mengemas 175 gol dalam 258 laga dalam 9 musim berbeda, seluruhnya bersama Arsenal. Henry menunjukkan konsistensi yang luar biasa dengan selalu mencetak 2 digit gol dalam 8 musim pertama bersama Arsenal pada 1999–2007. Salah satu musim terbaiknya terjadi pada 2003/2004, ketika mencetak 30 gol yang membuatnya meraih gelar top skor, Sepatu Emas Eropa, dan gelar juara Premier League.

2. Bersama Arsenal, Olivier Giroud mencetak 2 digit gol dalam 5 musim

Olivier Giroud menjadi salah satu mesin gol utama selama berseragam Arsenal pada 2012–2018. Ia tampil konsisten dalam 5 musim pertama dengan selalu mencetak 2 digit gol. Ia menjalani musim tersuburnya dengan mencetak 16 gol pada 2015/2016. Sayangnya, kontribusi Giroud tak berbuah gelar juara bagi The Gunners.

3. Eric Cantona mencetak 2 digit gol dalam 4 musim untuk Manchester United

Eric Cantona menyita perhatian selama menjadi bagian dari Manchester United berkat kemampuan apik dalam menjebol gawang lawan. Setelah hanya mencetak sembilan gol pada musim pertama (1992/1993), performanya meningkat hingga selalu mencetak 2 digit gol dalam 4 musim berikutnya. Pada musim kedua, Cantona mencetak 18 gol hingga sukses mengawinkan gelar top skor dan juara kompetisi. 

4. Robert Pires mencetak 2 digit gol untuk Arsenal dari musim ketiga hingga kelima bersama Arsenal

Robert Pires menunjukkan performa yang cenderung meningkat saat membela Arsenal. Setelah mencetak 4 gol pada 2000/2001, ia mengemas 9 gol pada musim berikutnya. Kontribusinya bertambah dengan selalu mencetak 14 gol tiap musimnya dalam 3 musim berikutnya. Dari total 6 musim bersama Arsenal, Pires mencetak 62 gol yang berbuah 2 trofi juara. Trofi pertama didapat ketika Pires menyumbang 9 gol dan 15 assist pada 2001/2002. Lalu, ia menyumbang 14 gol dan 9 assist saat The Gunners menjadi juara pada 2003/2004.

5. Selama 5 musim bersama Arsenal, Alexandre Lacazette hanya gagal mencapai 2 digit dalam semusim

Alexandre Lacazette langsung tampil moncer dengan mencetak 14 gol pada musim pertama di Premier League bersama Arsenal pada 2017/2018. Ketajamannya berlanjut pada musim-musim sebelumnya. Setelah mencetak 13 gol pada 2018/2019, ia menjebloskan 10 gol pada musim ketiga. Premier League 2020/2021 menjadi musim terakhir Lacazette mencetak 2 digit gol dengan total 13 gol.

6. Jean-Philippe Mateta mencetak dua digit gol sejak musim keempat hingga keenam

Jean-Philippe Mateta menunjukkan kontribusi minim sebagai striker dalam 3 musim pertama bersama Crystal Palace pada 2020–2023. Namun, produktivitas golnya meningkat pesat pada musim keempat dengan total 16 gol dan 6 assist yang berbuah keberhasilan The Eagles menembus sepuluh besar untuk pertama kalinya sejak 2014/2015. Setelah mencetak 14 gol dan 2 assist pada 2024/2025, ia telah mencetak 10 gol dalam 25 penampilan pertama pada 2025/2026. 

Selain memastikan kemenangan Crystal Palace, brace Jean-Philippe Mateta ke gawang Newcastle United juga menegaskan statusnya sebagai salah satu striker Prancis paling konsisten di Premier League saat ini. Dengan tren produktivitas yang terus meningkat dalam 3 musim terakhir, Mateta kini mulai sejajar dengan nama-nama besar seperti Thierry Henry dan Olivier Giroud dalam hal kontribusi gol.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team