Wenger Yakin Arsenal Juara Liga Champions Meski PSG Jadi Favorit

- Arsene Wenger yakin Arsenal bisa menjuarai Liga Champions 2026 meski PSG lebih difavoritkan, karena ia melihat tim Mikel Arteta sedang berada di momen terbaiknya.
- Wenger tetap menjagokan Arsenal walau PSG berstatus juara bertahan, menilai peluang kedua tim seimbang dan percaya mentalitas juara The Gunners jadi modal penting di final.
- Superkomputer Opta memprediksi PSG unggul dengan peluang 56 persen, namun Arsenal punya rekor pertemuan positif dan motivasi besar untuk menciptakan sejarah di Budapest.
Jakarta, IDN Times - Arsene Wenger membuat prediksi berbeda jelang final Liga Champions 2026. Di saat superkomputer Opta lebih mengunggulkan Paris Saint-Germain (PSG), eks manajer Arsenal itu justru yakin The Gunners mampu menciptakan sejarah dengan merebut gelar Liga Champions pertama mereka.
Laga Arsenal vs PSG di final Liga Champions 2026 menjadi salah satu pertandingan paling dinantikan musim ini. Duel yang digelar di Puskas Arena, Budapest, Sabtu (30/5/2026), mempertemukan dua juara liga domestik yang tampil konsisten sepanjang musim.
1. Wenger ingin Arsenal akhirnya membawa pulang trofi Liga Champions
Wenger menilai Arsenal berada dalam momen yang tepat untuk menciptakan sejarah. Setelah bertahun-tahun gagal mewujudkan mimpi menjadi juara Eropa, ia berharap generasi saat ini mampu menuntaskan ambisi yang belum pernah tercapai sejak klub berdiri.
Keinginan tersebut juga memiliki nilai emosional bagi Wenger. Ia pernah membawa Arsenal ke final Liga Champions 2006, tetapi harus pulang tanpa trofi setelah kalah dari Barcelona. Karena itu, ia ingin melihat trofi paling bergengsi di Eropa akhirnya hadir di Emirates Stadium.
"Saya ingin trofi ini dibawa ke Emirates karena trofi ini belum ada di sana," ujar Wenger kepada UEFA.
2. Wenger tetap pilih Arsenal meski PSG lebih dijagokan
Kepercayaan Wenger kepada Arsenal tidak berubah meski PSG datang dengan status juara bertahan dan memiliki performa impresif sepanjang musim. Menurutnya, peluang kedua tim masih sama besar untuk menjadi juara.
Wenger menilai skuad asuhan Mikel Arteta memiliki mentalitas juara setelah berhasil mengakhiri penantian panjang di Premier League. Modal tersebut dianggap cukup penting untuk menghadapi tekanan besar di final Liga Champions.
"Saya masih percaya peluangnya 50-50 di final. Jika saya harus bertaruh, saya akan bertaruh pada Arsenal lebih dari Paris Saint-Germain," kata Wenger.
3. Opta unggulkan PSG, tetapi Arsenal punya modal untuk membuat kejutan
Prediksi superkomputer Opta memang lebih berpihak kepada PSG. Berdasarkan 10 ribu simulasi pertandingan final Liga Champions 2026, peluang PSG untuk menjadi juara mencapai 56 persen, sedangkan Arsenal berada di angka 44 persen.
Meski demikian, Arsenal tetap memiliki alasan untuk optimistis. Selain datang sebagai juara Premier League, klub London Utara tersebut juga memiliki catatan pertemuan yang cukup baik melawan PSG.
Dari sembilan laga yang pernah mempertemukan kedua tim, Arsenal meraih empat kemenangan, PSG menang dua kali, dan tiga pertandingan lainnya berakhir imbang.
Statistik mungkin menempatkan PSG sebagai favorit. Namun bagi Wenger, final Arsenal vs PSG tidak akan ditentukan oleh angka semata. Ia percaya The Gunners memiliki kesempatan besar untuk menciptakan malam bersejarah dan membawa pulang trofi Liga Champions pertama ke Emirates Stadium.
















