Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi stadion sepak bola
ilustrasi stadion sepak bola (IDN Times/Mardya Shakti)

Intinya sih...

  • Kylian Mbappe memberikan assist untuk gol Vinicius Jr dalam kemenangan Real Madrid 1-0 atas Benfica pada leg pertama playoff UCL 2025/2026.

  • Karim Benzema menciptakan 30 assist selama bermain di UCL bersama Lyon dan Real Madrid, Zinedine Zidane mengoleksi 30 assist dalam 80 laga UCL, dan Kylian Mbappe mencetak 28 assist di UCL per 18 Februari 2026.

  • Franck Ribery menorehkan 28 assist di UCL bersama Bayern Muenchen, hanya Mbappe yang berpeluang menciptakan rekor baru lewat catatan assist di Liga Champions.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kylian Mbappe kembali menunjukkan kualitasnya sebagai penyerang top. Ia memberikan kontribusi penting bagi kemenangan Real Madrid 1-0 atas Benifca pada leg pertama playoff Liga Champions Eropa (UCL) 2025/2026 pada 17 Februari 2026. Ia memberikan assist untuk gol spektakuler Vinicius Jr pada menit ke-50.

Meski tidak mencetak gol, Mbappe mengukir rekor apik di laga ini. Ia menjadi salah satu pemain Prancis dengan koleksi assist terbanyak di UCL per 18 Februari 2026. Termasuk Mbappe, berikut empat pemain Prancis yang mengukir rekor tersebut.

1. Karim Benzema menciptakan 30 assist selama bermain di UCL bersama Lyon dan Real Madrid

Karim Benzema dikenal sebagai salah satu penyerang Prancis dengan reputasi mentereng di Liga Champions. Performanya sudah mencuri perhatian ketika menorehkan gol dalam laga debutya di UCL bersama Olympique Lyon pada 2005/2006. Benzema menorehkan satu gol ke gawang Rosenborg pada 6 Desember 2005. Selain piawai dalam membobol gawang lawan, ia beberapa kali memberikan kontribusi kepada performa tim lewat assist.

Benzema menorehkan assist perdananya di UCL untuk gol Sidney Govou dalam kemenangan Lyon 3-0 atas Rangers pada 12 Desember 2007. Kariernya meroket ketika hengkang ke Real Madrid pada musim panas 2009. Meski berposisi sebagai striker nomor 9, Benzema beberapa kali membuka ruang dan memberikan umpan matang yang dikonversi menjadi gol oleh rekan-rekannya selama tampil di UCL.

2. Zinedine Zidane mengoleksi 30 assist dalam 80 laga UCL

Zinedine Zidane merupakan salah satu gelandang serang kreatif Prancis yang tampil apik secara konsisten di UCL bersama Juventus dan Real Madrid. Visi permainan serta determinasinya di lini tengah kerap kali merepotkan barisan pertahanan lawan, terutama ketika memberikan umpan matang kepada rekan-rekannya. Zidane tercatat menorehkan 14 gol dan 30 assist dalam 80 laga UCL.

Ia langsung menciptakan 6 assist dalam 10 laga ketika mengantarkan Juventus mencapai final UCL pada musim perdananya pada 1996/1997. Zidane kemudian menorehkan 3 gol dan 2 assist dalam 9 laga kala mengantarkan Real Madrid menjuarai UCL 2001/2002. Torehan assist terakhirnya di UCL terjadi ketika Real Madrid menang 3-0 atas AS Roma pada 8 Desember 2004.

3. Kylian Mbappe mencetak 28 assist di UCL per 18 Februari 2026

Kylian Mbappe membuktikan dirinya punya kualitas sebagai penyerang komplet. Ia tidak hanya tajam dalam mencetak gol, tetapi juga mampu membuka ruang dan memberikan assist untuk rekan-rekan setimnya. Terbukti, Mbappe mengoleksi 68 gol dan 28 assist dalam 95 laga Liga Champions bersama Paris Saint-Germain (PSG) dan Real Madrid per 18 Februari 2026.

Assist perdananya terjadi ketika umpan matangnya berhasil diselesaikan dengan sempurna oleh eks penyerang PSG, Edinson Cavani, dalam kemenangan 3-0 atas Bayern Muenchen pada 27 September 2017. Terbaru, Mbappe memberikan umpan kepada Vinicius Jr ketika menorehkan gol fantastis dalam kemenangan Real Madrid 1-0 atas Benfica pada leg pertama playoff 16 besar UCL 2025/2026 pada 17 Februari 2026. Catatan assist sang pemain diprediksi terus bertambah dalam beberapa musim ke depan.

4. Franck Ribery menorehkan 28 assist di UCL bersama Bayern Muenchen

Franck Ribery memulai kiprahnya di Liga Champions ketika berseragam Bayern Muenchen pada 2008/2009. Ia langsung tampil apik dengan catatan 4 gol dan 7 assist dalam 8 pertandingan UCL pada musim tersebut. Ribery lalu turut mengantarkan Die Rotten finis sebagai runner-up UCL dengan mencetak 1 gol dan 3 assist dari 7 penampilan UCL 2009/2010.

Ia kembali mengantarkan Bayern Muenchen ke final UCL usai menciptakan 3 gol dan 5 assist dalam 12 laga pada 2011/2012. Sayangnya, Bayern Muenchen kembali gagal memenangkan laga final usai kalah dari Chelsea lewat adu penalti. Ribery akhirnya sukses mengantarkan Bayern Muenchen menjuarai UCL sekaligus melengkapi treble winner pada 2012/2013. Ia kala itu menorehkan 1 gol dan 5 assist dalam 12 pertandingan UCL. Secara keseluruhan, Ribery mengoleksi 18 gol dan 28 assist dalam 87 laga UCL.

Dari keempat pemain di atas, hanya Mbappe yang berpeluang menciptakan rekor baru lewat assist di Liga Champions. Potensinya untuk melewati rekor Benzema dan Zidane terbuka lebar jika mampu memberikan assist untuk Real Madrid kala bermain pada leg kedua playoff 16 besar UCL 2025/2026. Sayangnya, Mbappe belum pernah mengantarkan timnya menjuarai UCL. Prestasi terbaiknya terjadi ketika membawa PSG mencapai final UCL 2019/2020.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team