Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Pemain Termuda yang Brace di Final Piala Liga Inggris per 2026
ilustrasi suporter sepak bola (IDN Times/Mardya Shakti)
  • Nico O'Reilly mencetak dua gol dan membawa Manchester City menang 2-0 atas Arsenal di final Piala Liga Inggris 2026, sekaligus menjadi pencetak brace termuda ketiga dalam sejarah kompetisi.
  • Wayne Rooney menorehkan brace untuk Manchester United saat berusia 20 tahun 125 hari pada final Piala Liga Inggris 2006 melawan Wigan Athletic, membantu timnya menang telak 4-0.
  • Ronnie Whelan mencatat dua gol kemenangan Liverpool atas Tottenham Hotspur di final Piala Liga Inggris 1982 ketika berusia 20 tahun 169 hari, menjadi rekor pemain muda sebelum dipecahkan Rooney.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Nico O'Reilly menjadi bintang kemenangan Mancester City. Sang pemain menorehkan brace di laga tersebut dengan sundulan. Berkatnya, mereka menang dengan skor 2-0 atas Arsenal pada final Piala Liga Inggris 2025/2026 pada 22 Maret 2026.

O'Reilly tidak hanya mengantarkan Manchester City menjuarai Piala Liga Inggris untuk ke-9 kali, tetapi juga menciptakan rekor berkat dua gol hari itu. Ia menjadi salah satu pemain termuda yang mencetak brace dalam laga final Piala Liga Inggris sejak pertama kali bergulir pada 1960/1961. Termasuk O'Reilly, berikut tiga pencetak gol termuda Piala Liga Inggris per Maret 2026 tersebut.

1. Wayne Rooney mencetak dua gol ke gawang Wigan Athletic pada final Piala Liga Inggris 2006 saat berusia 20 tahun 125 hari

Wayne Rooney merupakan salah satu striker papan atas Inggris yang mengawali karier bersama Everton pada 2002/2003. Ia memasuki puncak kariernya ketika bergabung dengan Manchester United pada musim panas 2004. The Red Devils kala itu diperkuat sejumlah pesepak bola top, seperti Roy Keane, Ruud van Nistelrooy, Ryan Giggs, dan Cristiano Ronaldo. Namun, Rooney belum meraih gelar juara English Premier League (EPL) dan Piala FA dalam 2 musim pertamanya bersama MU. Ia hanya mampu menjuarai kompetisi macam Piala Liga Inggris 2005/2006.

Rooney menjadi bintang kemenangan MU 4-0 atas Wigan Athletic dalam laga final yang berlangsung di Millennium Stadium pada 26 Februari 2006. Ia mencetak brace di pertandingan tersebut. Rooney mencetak gol pertamanya pada menit ke-33. Ia kemudian menorehkan gol keduanya saat memanfaatkan umpan Rio Ferdinand pada menit ke-61. Rooney ketika itu masih berusia 20 tahun 125 hari.

2. Ronnie Whelan menorehkan dua gol kemenangan Liverpool pada final Piala Liga Inggris 1982 kala berusia 20 tahun 169 hari

Ronnie Whelan memasuki masa-masa terbaik dalam kariernya kala berseragam Liverpool pada 1979--1994. Ia menjadi bagian penting di lini tengah The Reds dan memenangkan berbagai gelar juara bergengsi selama 15 tahun. Whelan tercatat mengantarkan Liverpool meraih gelar juara Liga Inggris dengan format English First Division sebanyak 6 kali, Piala Champions Eropa 2 kali, Piala FA 3 kali, dan Piala Liga Inggris 3 kali. Ia mencetak total 73 gol dan 50 assist dalam 485 laga di berbagai ajang.

Whelan mengukir rekor mentereng kala bermain di final Piala Liga Inggris pertamanya bersama Liverpool pada 1981/1982. Ia mencetak dua gol kemenangan (3-1) atas Tottenham Hotspur di Wembley pada 13 Maret 1982. Whelan kala itu masih berusia 20 tahun 169 hari. Ia menjadi pencetak brace termuda Piala Liga Inggris sebelum dipecahkan Rooney pada 2006.

3. Nico O'Reilly menciptakan brace pada final Piala Liga Inggris 2026 saat berusia 21 tahun 1 hari

Nico O'Reilly menjadi salah satu jebolan akademi Manchester City yang naik daun mulai pada 2024/2025. Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengorbitkannya dari akademi ke tim utama saat menghadapi Arsenal di Community Shield 2024. O'Reilly kemudian menjadi andalan Guardiola berkat fleksibilitas dalam permainannya. Ia dapat ditempatkan di berbagai posisi, seperti gelandang bertahan, gelandang tengah, bek kiri, bek tengah, penyerang sayap, dan striker false nine.

O'Reilly menjawab kepercayaan Guardiola dengan penampilan apik secara konsisten, terutama pada 2025/2026. Ia bahkan mejadi bintang kemenangan Manchester City kala melibas Arsenal 2-0 pada final Piala Liga Inggris 2025/2026 pada 22 Maret 2026. O'Reilly mencetak brace lewat sundulan pada menit ke-60 dan 64. Momen tersebut terjadi tepat sehari setelah sang pemain berulang tahun ke-21. O'Reilly menjadi pencetak brace termuda ketiga setelah Rooney dan Whelan dalam laga final Piala Liga Inggris.

Ketiga pemain di atas telah menunjukkan potensi terbaiknya sejak usia muda. Rooney dan Whelan mampu meningkatkan level permainan dan menjadi andalan tim masing-masing saat menjuarai berbagai kompetisi bergengsi. Sementara itu, O'Reilly membuktikan diri layak diandalkan Guardiola berkat fleksibilitasnya dan beberapa kali memecah kebuntuan tim dengan mencetak gol.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team