Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Pemain Terakhir yang Brace di Final Piala Liga Inggris per 2025/2026

5 Pemain Terakhir yang Brace di Final Piala Liga Inggris per 2025/2026
ilustrasi gol (unsplash.com/Joshua Hoehne)
Intinya Sih
  • Manchester City menjuarai Piala Liga Inggris 2025/2026 usai menang 2-0 atas Arsenal lewat dua gol Nico O'Reilly, yang mencetak brace pertamanya di final turnamen besar.
  • Hanya lima pemain sejak tahun 2000 yang berhasil mencetak brace di final Piala Liga: Nathan Dyer, Jonathan De Guzman, Manolo Gabbiadini, Zlatan Ibrahimovic, dan kini Nico O'Reilly.
  • O'Reilly menjadi pemain Manchester City pertama yang mencetak brace di final Piala Liga serta membantu klub meraih trofi kesembilan mereka dalam ajang tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Manchester City sukses menjuarai Carabao Cup alias Piala Liga Inggris 2025/2026. The Citizens meraih trofi usai menundukkan Arsenal 2-0 di final. Dua gol kemenangan Manchester City diborong pemain muda mereka, Nico O'Reilly. Bagi O'Reilly, itu adalah dua gol pertamanya di laga final turnamen mayor.

Brace O'Reilly ke gawang juga patut disorot karena merupakan torehan langka. Sejak 2000 alias dalam 26 tahun terakhir, hanya ada lima pemain yang berhasil membuat brace di final Piala Liga. Termasuk O'Reilly, inilah kelima pemain tersebut.

1. Nathan Dyer membuat brace saat Swansea City membantai Bradford City di final Piala Liga 2012/2013

Piala Liga Inggris kadang memunculkan klub kejutan sebagai juara. Salah satunya Swansea City yang menjadi kampiun pada 2012/2013. Swansea memang tampil luar biasa pada musim tersebut. Klub asal Wales itu finis di sepuluh besar English Premier League dan memenangi Piala Liga usai membantai Bradford City di final dengan skor 5-0.

Ada dua pemain Swansea City yang mencetak brace pada laga tersebut. Yang pertama adalah winger mereka, Nathan Dyer. Dyer mengawali kemenangan Swansea pada menit 16. Setelah Michu menggandakan keunggulan The Swans, Dyer mencetak gol keduanya pada menit 48. Trofi Piala Liga 2012/2013 pun menjadi trofi mayor pertama dalam karier Dyer.

2. Jonathan De Guzman membuat Swansea City mencatat rekor di final Piala Liga 2012/2013

Jonathan De Guzman juga mencetak dua gol ke gawang Bradford City di final Piala Liga 2012/2013. Tanpa sumbangsih De Guzman, Swansea City sebenarnya sudah hampir pasti menang. Brace Nathan Dyer dan satu gol Michu membawa mereka unggul 3-0. Namun, De Guzman membuat Swansea mencatat rekor berkat gol-golnya pada menit 59 dan 91.

Gol pertama De Guzman tercipta via titik penalti. Gelandang Belanda itu menjadi algojo usai dirinya sendiri dijatuhkan di kotak terlarang. Sementara, gol keduanya dicetak usai memanfaatkan umpan silang Angel Rangel. Brace De Guzman memastikan Swansea City menang 5-0, rekor kemenangan terbesar dalam sejarah final Piala Liga.

3. Manolo Gabbiadini sempat membawa Southampton menyamakan skor di final Piala Liga 2016/2017

Final Piala Liga 2016/2017 juga diwarnai brace dari dua pemain. Namun, masing-masing berada di kubu yang berbeda. Laga final Piala Liga musim itu mempertemukan Manchester United dan Southampton. Manchester United tentu lebih diunggulkan. Tak heran jika Setan Merah unggul 2-0 lebih dulu berkat torehan Zlatan Ibrahimovic dan Jesse Lingard.

Ternyata, Southampton tak menyerah begitu saja. Mereka sukses menyamakan skor berkat brace Manolo Gabbiadini. Gabbiadini adalah striker Italia yang baru digaet Southampton pada Januari 2017. Ia nyaris langsung meraih trofi dalam 2 bulan pertamanya di Southampton. Sayangnya, kebangkitan The Saints dinihilkan gol ketiga Manchester United.

4. Zlatan Ibrahimovic memastikan Manchester United juara Piala Liga 2016/2017 berkat gol keduanya

Manolo Gabbiadini gagal menjadi bintang utama di final Piala Liga 2016/2017. Upaya Gabbiadini dan kolega sia-sia karena Zlatan Ibrahimovic. Striker Swedia itu mencetak gol keduanya ke gawang Southampton sekaligus gol kemenangan Manchester United pada menit 87. Tandukannya menyambut umpan Ander Herrera tak mampu ditahan kiper lawan.

Manchester United pun menang 3-2 dan meraih trofi Piala Liga keenam mereka. Itu juga adalah trofi kedua Setan Merah pada 2016/2017, sebelum disempurnakan dengan trofi Liga Europa. Ibrahimovic sendiri adalah sosok sentral dalam raihan ketiga trofi tersebut. Ia menjadi top skor Manchester United dengan torehan 28 gol di semua ajang.

5. Nico O'Reilly mencetak dua gol dalam 4 menit untuk memenangkan Manchester City atas Arsenal

Nico O'Reilly menjadi pemain terbaru yang mencetak brace di final Piala Liga. Dua golnya ke gawang Arsenal memastikan trofi pertama Manchester City pada 2025/2026. O'Reilly sebenarnya tampil sebagai bek kiri pada laga tersebut. Namun, pria 21 tahun itu tak segan maju membantu serangan timnya seperti yang sering ia lakukan musim ini.

O'Reilly pun sukses bikin dua gol dalam tempo 4 menit. Tandukannya pada menit 60 memecah kebuntuan laga. Ia lalu memastikan brace-nya pada menit 64, lagi-lagi via sundulan. Dua gol O'Reilly ternyata menjadi rekor baru dalam sejarah Manchester City. Ia adalah pemain Manchester City pertama yang membuat brace di final Piala Liga.

Manchester City yang memang lebih banyak menekan pun dengan layak keluar sebagai juara. The Citizens menambah koleksi trofi Piala Liga menjadi sembilan, hanya kalah dari Liverpool yang punya sepuluh trofi. O'Reilly sendiri mengangkat trofi keduanya bareng Manchester City setelah turut memenangi Community Shield 2024.

Tidak ada pemain yang pernah mencetak hattrick di final Piala Liga Inggris. Hanya ada 23 pemain yang pernah membuat brace, salah satunya Nico O'Reilly. Menarik dinantikan prestasi apa lagi yang bakal ditorehkan O'Reilly dalam kariernya yang masih amat panjang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Sport

See More