Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi gol
ilustrasi gol (pexels.com/Theodor Meyer)

Intinya sih...

  • Edmilson menjadi pencetak gol pertama Kairat Almaty di Liga Champions

  • Ofri Arad membobol gawang Inter Milan pada matchday 4 fase liga

  • Dastan Satpayev menjadi pemain Kazakshtan pertama yang bikin gol di Liga Champions

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

FC Kairat atau Kairat Almaty adalah klub debutan di fase liga UEFA Champions League (UCL) 2025/2026. Klub Kazakhstan itu baru pertama kali lolos ke babak utama Liga Champions sejak berdiri pada 1954. Dibanding banyak peserta lain, Kairat jelas kalah kualitas dan pengalaman. Maka, mereka diprediksi tak bisa berbuat banyak di UCL 2025/2026.

Benar saja, Kairat akhirnya jadi bulan-bulanan. Mereka hanya meraih 1 poin dalam 8 laga dan tersingkir sebagai juru kunci klasemen fase liga. Meski demikian, setidaknya Kairat masih bisa membuat tujuh gol. Kairat juga tak bergantung pada 1–2 pemain saja karena distribusi gol mereka merata ke tujuh nama berikut ini.

1. Edmilson menjadi pencetak gol pertama Kairat Almaty di Liga Champions

Kairat Almaty langsung mengawali UCL 2025/2026 dengan kekalahan telak dari Sporting CP. Namun, Kairat berhasil mewarnai laga debut di Liga Champions tersebut dengan sebuah gol. Bermain di kandang lawan, gawang Kairat pertama kali bobol pada menit 44. Sporting lalu mencetak tiga gol tambahan dalam tempo 3 menit, tepatnya pada menit 65–68.

Jelang akhir laga, Kairat mendapat gol hiburan. Edmilson yang masuk sebagai pengganti tercatat sebagai pencetak gol pertama Kairat di Liga Champions. Striker Brasil itu menyambut umpan silang Ricardinho dengan sepakan keras ke gawang Sporting pada menit 86. Gol Edmilson membuat laga tuntas dengan skor 4-1 bagi kemenangan tuan rumah.

2. Ofri Arad membobol gawang Inter Milan pada matchday 4 fase liga

Kairat Almaty dibantai Real Madrid 0-5 pada matchday kedua fase liga. Mereka lalu meraih poin pertama di Liga Champions usai bermain imbang 0-0 dengan Pafos FC. Pada matchday 4, Kairat berpeluang mendapat poin lagi di kandang Inter Milan. Sempat tertinggal 0-1 pada paruh babak, Kairat menyamakan skor via sundulan Ofri Arad pada menit 55.

Berawal dari sepak pojok, Arad melompat menyambut bola kedua dan menanduk bola ke gawang. Para pemain Inter Milan lengah dan hanya bisa menonton gawang mereka bobol. Namun, Inter Milan unggul lagi berkat aksi Carlos Augusto pada menit 67. Kali itu, Kairat tak berhasil membalas lagi hingga terpaksa menyerah 1-2.

3. Dastan Satpayev menjadi pemain Kazakshtan pertama yang bikin gol di Liga Champions

Kekalahan tipis juga diderita Kairat Almaty pada matchday 5. Mereka dibekuk 2-3 di markas klub Denmark, FC Copenhagen. Sempat tertinggal 0-3, Kairat berhasil bangkit dan membuat dua gol balasan. Sayangnya, kebangkitan mereka terbilang telat karena baru terjadi dalam 10 menit terakhir.

Gol pertama Kairat dicetak winger mereka, Dastan Satpaev, usai memanfaatkan blunder kiper Copenhagen pada menit 81. Satpaev pun menjadi pemain Kazakhstan pertama yang mencetak gol di babak utama UCL. Dengan usia 17 tahun 3 bulan 14 hari, ia juga menjadi pencetak gol termuda ketiga di UCL, hanya kalah dari Ansu Fati dan Lamine Yamal.

4. Olzhas Baybek juga membuat gol pada laga melawan FC Copenhagen

Gol kedua Kairat Almaty ke gawang FC Copenhagen juga dicetak pemain lokal mereka. Olzhas Baybek adalah pembuatnya, usai menyelesaikan kerja sama apik para pemain Kairat pada menit 90. Baybek pun langsung menyusul Dastan Satpaev dan menjadi pemain Kazakhstan kedua yang membuat gol di Liga Champions.

Aksi Baybek juga membuat Kairat hanya tertinggal 2-3 dari Copenhagen. Tim tamu pun sempat berupaya mencari gol penyeimbang pada sisa laga. Namun, mereka kehabisan waktu hingga lagi-lagi harus menelan kekalahan.

5. Adilet Sadybekov mencetak gol UCL pertama di kandang Kairat Almaty saat dibantai Club Brugge

Berikutnya, ada Adilet Sadybekov, gelandang bertahan Kairat Almaty asal Kazakhstan. Sadybekov membuat gol saat timnya menjamu Club Brugge pada matchday 7. Proses golnya terbilang cantik. Ia menerima bola di luar kotak penalti, mengontrolnya, lalu menembak sebelum bola menyentuh tanah.

Perlawanan Kairat pada laga tersebut memang lagi-lagi terlambat. Gol Sadybekov baru terjadi pada menit 93 saat Kairat sudah keburu tertinggal 0-4. Meski demikian, makna gol itu lebih dari sekadar hiburan. Itu menjadi gol UCL pertama yang terjadi di markas Kairat, Almaty Ortalyk Stadion.

6. Jorginho mencetak gol penalti ke gawang Arsenal pada matchday penutup

Terakhir, ada dua pemain Kairat Almaty yang mencetak gol di markas Arsenal pada matchday penutup. Kairat sebenarnya diprediksi tak akan bisa berbuat banyak pada laga tersebut. Pasalnya, raihan kedua tim di UCL 2025/2026 bagaikan langit dan bumi. Arsenal adalah pemimpin klasemen fase liga, sedangkan Kairat terpuruk di peringkat terbawah.

Meski demikian, Kairat ternyata bisa membuat dua gol. Yang pertama tercipta pada menit ketujuh via penalti Jorginho. Penyerang asal Brasil itu menjadi eksekutor setelah dirinya sendiri dilanggar di kotak penalti. Gol Jorginho membuat Kairat menyamakan skor jadi 1-1 setelah kebobolan cepat pada menit kedua.

7. Ricardinho membuat Kairat Almaty hanya kalah tipis dari Arsenal

Setelah menyamakan skor, Kairat Almaty langsung dijebol dua kali lagi oleh Arsenal sebelum paruh minum. Namun, Kairat berhasil menahan Arsenal pada babak kedua meski terus digempur. Mereka bahkan mampu memperkecil selisih jelang akhir laga. Ricardinho membobol gawang The Gunners pada menit 94 melalui sundulan.

Ricardinho mampu berkontribusi meski hanya tampil sebagai pemain pengganti. Itu persis aksinya pada matchday 1, saat ia membuat assist bagi gol Edmilson usai turun dari bangku cadangan. Ricardinho pun menjadi satu-satunya pemain Kairat yang membuat gol dan assist di fase liga UCL 2025/2026.

Umur Kairat Almaty di Liga Champions 2025/2026 tidak panjang. Namun, mereka mampu menghiasi turnamen tersebut dengan 7 gol dari 7 pemain berbeda. Jika bisa lolos lagi ke UCL musim-musim mendatang, kiprah Kairat bakal menarik ditunggu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team