Ajax Amsterdam telah membuktikan statusnya sebagai salah satu produsen pemain berbakat di sepak bola Eropa. Klub raksasa Belanda ini tidak hanya dominan di kompetisi domestik, tetapi juga mahir memoles pemain hingga memiliki nilai jual selangit. Sejumlah nama pun telah dilepas ke kompetisi kasta tertinggi Italia, Serie A, dengan mahar fantastis. Hingga 29 Januari 2026, berikut lima penjualan termahal Ajax ke klub Serie A.
5 Penjualan Termahal Ajax ke Klub Serie A per 29 Januari 2026

Intinya sih...
Matthijs de Ligt (Rp1,7 triliun) menjadi pilihan utama di lini pertahanan Juventus
Arkadiusz Milik (Rp641 miliar) sempat absen lama membela Napoli karena rentetan cedera
Cristian Chivu (Rp361 miliar) membawa AS Roma bersaing di papan atas klasemen Serie A
1. Matthijs de Ligt (Rp1,7 triliun) menjadi pilihan utama di lini pertahanan Juventus
Potensi yang ditunjukkan Matthijs de Ligt saat bermain untuk Ajax Amsterdam mampu menarik minat Juventus. Pada musim panas 2019, Juventus menebus De Ligt dengan harga yang sangat mahal, yaitu 85,5 juta euro atau Rp1,7 triliun. Padahal, saat itu dirinya baru menginjak usia 19 tahun.
De Ligt menjadi pilihan utama di lini pertahanan Juventus. Sebagai bek tengah, dirinya menunjukkan performa Solid. De Ligt tampil dalam 117 pertandingan dengan mengemas 8 gol dan 7 assist. Selain itu, ia juga membawa Juventus memenangkan trofi Serie A 2019/2020, Coppa Italia 2020/2021, dan Supercoppa Italiana 2020/2021.
2. Arkadiusz Milik (Rp641 miliar) sempat absen lama membela Napoli karena rentetan cedera
Arkadiusz Milik merupakan penyerang tengah asal Polandia yang malang melintang di berbagai klub Eropa. Ia pernah berkostum Ajax Amsterdam selama 2 musim sebelum akhirnya berlabuh ke Napoli pada musim panas 2016. Biaya kepindahannya saat itu mencapai 32 juta euro atau Rp641 miliar.
Kiprah Milik bersama Napoli tidak berjalan mulus. Pemain berusia 31 tahun ini mengalami rentetan cedera yang membuat ia harus melewatkan banyak pertandingan. Selama membela Partenopei, dirinya mencatatkan 122 penampilan dengan mengemas 48 gol dan 5 assist. Perjalanan karier Milik di Napoli berakhir pada 2021 setelah ia memutuskan untuk berlabuh ke Olympique Marseille.
3. Cristian Chivu (Rp361 miliar) membawa AS Roma bersaing di papan atas klasemen Serie A
Cristian Chivu bergabung dengan AS Roma pada musim panas 2003. Untuk menebus pemain asal Rumania tersebut dari Ajax Amsterdam, I Giallorossi harus mengeluarkan 18 juta euro atau Rp361 miliar. Tidak butuh waktu lama, Chivu langsung menjadi pilar di lini pertahanan. Dirinya dapat ditempatkan sebagai bek tengah, bek kiri, dan gelandang bertahan.
Chivu mampu membawa AS Roma bersaing di papan atas klasemen Serie A. Dirinya mencatatkan 124 penampilan dengan menyumbang 6 gol dan 4 assist. Selain itu, Chivu juga mempersembahkan gelar juara Coppa Italia 2006/2007. Ia bertahan di Stadio Olimpico selama 4 musim sebelum akhirnya hengkang ke Inter Milan pada musim panas 2007.
4. Justin Kluivert (Rp346 miliar) kalah bersaing di lini depan AS Roma
Selain Cristian Chivu, pemain lainnya yang dijual Ajax Amsterdam ke AS Roma dengan harga mahal adalah Justin Kluivert. Pemain berusia 26 tahun tersebut didatangkan pada musim panas 2018 dengan mahar 17,25 juta euro atau Rp346 miliar. Saat itu, ia diharapkan dapat menambah kekuatan di lini serang.
Justin kesulitan beradaptasi dengan gaya permainan Serie A. Persaingan ketat di lini depan AS Roma membuat ia terpinggirkan dari skuad inti. Justin justru lebih sering dipinjamkan kepada tim lain. Pada musim panas 2023, ia meninggalkan I Giallorossi secara permanen dengan bergabung Bournemouth.
5. Kenneth Taylor (Rp338 miliar) memberikan opsi di lini tengah Lazio
Kenneth Taylor merupakan rekrutan anyar Lazio pada jendela transfer Januari 2026. Untuk mendapatkan tanda tangan pemain berusia 23 tahun ini, I Biancocelesti harus merogoh kocek sebesar 16,85 juta euro atau Rp338 miliar. Taylor dikontrak selama 4,5 musim yang berlaku hingga Juni 2030 mendatang.
Taylor memberikan opsi di lini tengah Lazio. Ia menjalani laga debut saat menghadapi Hellas Verona dalam pertandingan pekan ke-20 Serie A. Hingga saat ini, dirinya telah mencatatkan tiga penampilan bersama Lazio.
Keberhasilan Ajax dalam melego pemain dengan harga selangit membuktikan bahwa pemanduan bakat mereka menjadi salah satu yang terbaik. Keuntungan finansial ini memberikan modal besar untuk berinvestasi pada talenta berikutnya. Menarik untuk dinanti siapa lagi bintang De Godenzonen yang akan memecahkan rekor transfer ke Italia pada musim-musim mendatang.