Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
bola English Premier League
bola English Premier League (pixabay.com/KelvinStuttard)

Intinya sih...

  • Axel Tuanzebe (Burnley) menjadi andalan di lini pertahanan RD Kongo

  • Arthur Masuaku (Sunderland) jarang mendapatkan menit bermain di Premier League

  • Noah Sadiki (Sunderland) tak pernah absen membela RD Kongo di Piala Afrika 2025

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Republik Demokratik Kongo (RD Kongo) menjadi salah satu negara yang sudah tersingkir di Piala Afrika 2025. Langkah mereka terhenti pada 16 besar setelah disingkirkan oleh Aljazair dengan skor 0-1.

Dalam perjalanannya di Piala Afrika 2025, RD Kongo cukup mengandalkan tenaga pemain yang bermain di Liga Inggris. Mereka memiliki 5 pemain dari klub Liga Inggris, 4 dari English Premier League dan 1 dari EFL Championship. 

1. Axel Tuanzebe (Burnley) hanya diistirahatkan pada laga ketiga

Meski masih minim pengalaman, Axel Tuanzebe tetap dijadikan andalan Sebastien Desabre (pelatih RD Kongo) untuk mengawal lini pertahanan RD Kongo. Ia menjadi duet yang padu bersama Chancel Mbemba. Hasilnya, ia memainkan 3 dari 4 laga secara penuh di Piala Afrika 2025. Ia hanya diistirahatkan pada laga ketiga fase grup kontra Botswana.

Bicara soal kiprahnya bersama Burnley musim ini, Tuanzebe juga sangat diandalkan. Akan tetapi, ia sering absen karena masalah kebugaran dan cedera. Saat bermain di Piala Afrika 2025 pun, ia harus absen dalam lima laga Premier League.

2. Arthur Masuaku (Sunderland) hanya tampil pada dua laga awal

Arthur Masuaku merupakan pemain senior di Timnas RD Kongo. Namun, ia hanya tampil pada dua laga awal RD Kongo di Piala Afrika 2025. Itupun tak berjalan selama 90 menit. Sedangkan, pada dua laga terakhir, ia tak masuk skuad dan digantikan oleh Joris Kayembe.

Masuaku juga menjadi pemain senior yang memiliki pengalaman mumpuni di Premier League. Akan tetapi, ia jarang mendapatkan menit bermain bersama Sunderland. Sejauh ini, ia baru tampil dalam 3 laga (127 menit) di Premier League. Ia lebih sering menjadi pelapis dari bek asal Mozambik, Reinildo Mandava.

3. Noah Sadiki (Sunderland) tak pernah absen membela RD Kongo di Piala Afrika 2025

Pemain Sunderland lain yang membela RD Kongo di Piala Afrika 2025 adalah Noah Sadiki. Gelandang berusia 21 tahun ini menjadi andalan The Black Cats musim ini. Sejauh ini, ia telah mencatatkan 16 laga di Premier League.

Permainan apiknya di klub membuat Sadiki terus dipercaya Sebastien Desabre di Piala Afrika 2025. Ia menjadi salah satu pemain RD Kongo yang tak pernah absen sepanjang turnamen. Secara perincian, ia mencatat 4 laga dengan total 266 menit.

4. Aaron Wan-Bissaka (West Ham United) menjadi kunci di posisi bek kanan

Sejak debut di Timnas RD Kongo pada September 2025, Aaron Wan-Bissaka selalu memegang peran penting di posisi bek kanan. Hal ini terjadi karena pemain West Ham United itu memiliki kemampuan bertahan yang hebat. Pada Piala Afrika 2025, ia tampil tiga kali secara penuh dan hanya sekali absen kala berjumpa Botswana.

Bersama West Ham United, Wan-Bissaka juga dijadikan andalan. Ia sering diplot sebagai bek kanan maupun sayap kanan. Per 10 Januari 2026, ia telah mencatatkan 12 laga di Premier League.

5. Edo Kayembe (Watford) menjadi satu-satunya pemain EFL Championship di skuad RD Kongo pada Piala Afrika 2025

Satu-satunya pemain EFL Championship 2025/2026 yang dipanggil Timnas RD Kongo ke Piala Afrika 2025 adalah Edo Kayembe. Gelandang berusia 20 tahun itu menjadi andalan untuk Watford musim ini. Sebelum mengikuti Piala Afrika 2025, ia telah mencatatkan 2 gol dan 20 laga di EFL Championship 2025/2026.

Saat bermain di Piala Afrika 2025, ia tampil dalam tiga laga. Akan tetapi, tak pernah sekalipun tampil secara penuh. Hal ini terjadi karena Sebastien Desabre membagi menit bermainnya dengan Ngal’ayel Mukau dan Noah Sadiki.

Keberadaan para pemain yang merumput di Liga Inggris memberi kontribusi nyata bagi RD Kongo di Piala Afrika 2025. Performa mereka menunjukkan bahwa pengalaman di Inggris menjadi modal penting bagi RD Kongo untuk bersaing di level internasional.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team