Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Performa 8 Pemain LOSC Lille 2025/2026 di Piala Dunia 2026
ilustrasi pendukung sepak bola (pexels.com/Eslam Mohammed Abdelmaksoud)
  • Delapan pemain LOSC Lille tampil di Piala Dunia 2026, mewakili berbagai negara dengan peran berbeda, namun tak satu pun berhasil membawa timnya mencapai babak semifinal.
  • Chancel Mbemba dan Ayyoub Bouaddi jadi sorotan berkat performa solid mereka, sementara pemain lain seperti Ngal'ayel Mukau dan Nabil Bentaleb tetap berkontribusi penting meski timnya tersingkir lebih awal.
  • Hanya empat dari delapan pemain tersebut yang masih bertahan di LOSC Lille per Juli 2026 karena Meunier, Mbemba, Bentaleb, dan Mandi tidak mendapat perpanjangan kontrak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Terdapat delapan pemain LOSC Lille 2025/2026 yang tampil di Piala Dunia 2026. Para pemain tersebut membela berbagai negara dan memiliki peran beragam. Ada yang menjadi pemain utama dan ada pula yang hanya menjadi pelapis. Namun, tidak ada satu pun yang berhasil membawa negaranya melaju hingga semifinal.

1. Chancel Mbemba berstatus sebagai kapten Aljazair

Chancel Mbemba menjadi andalan di lini belakang Republik Demokratik Kongo (RD Kongo) selama Piala Dunia 2026. Bek berusia 31 tahun itu berstatus sebagai kapten dan tak pernah tergantikan semenit pun dalam empat pertandingan. Selain tampil solid dalam mengawal lini belakang, ia juga menyumbang satu assist. Mbemba dan RD Kongo tersingkir oleh Inggris pada delapan besar Piala Dunia 2026.

2. Ngal'ayel Mukau (RD Kongo) tak pernah tampil penuh meski empat kali dimainkan

Sama seperti Chancel Mbemba, Ngal'ayel Mukau juga membela RD Kongo. Ia mendapat kepercayaan tampil dalam empat pertandingan di Piala Dunia 2026. Namun, gelandang berusia 21 tahun itu tak pernah bermain penuh dengan total 196 menit. Meski demikian, ia tetap menjadi salah satu pilihan utama di lini tengah berkat mobilitas dan kemampuannya menjaga keseimbangan permainan.

3. Aissa Mandi tak tergantikan di lini belakang Aljazair

Aissa Mandi menjadi salah satu pemain yang tak tergantikan di skuad Aljazair selama Piala Dunia 2026. Bek berusia 34 tahun itu tampil penuh dalam 4 pertandingan (360 menit). Selain menjaga pertahanan tetap solid, ia juga dipercaya sebagai kapten kedua Aljazair, setlah Riyad Mahrez. Meski Aljazair harus tersingkir dari Swiss pada babak 32 besar, performanya tetap menjadi salah satu yang paling konsisten sepanjang turnamen.

4. Penampilan apik Nathan Ngoy (Belgia) di Piala Dunia 2026 tercoreng karena kartu merah

Nathan Ngoy tampil cukup impresif sebagai bek utama Belgia di Piala Dunia 2026. Bek berusia 23 tahun itu memainkan 4 pertandingan dengan total 336 menit. Namun, penampilannya harus tercoreng setelah menerima kartu merah pada laga terakhir fase grup kontra Selandia Baru. Hal tersebut membuatnya absen pada 32 besar kontra Senegal. Belgia sendiri tersingkir pada delapan besar oleh Spanyol dan Ngoy tampil pada laga tersebut.

5. Thomas Meunier (Belgia) tampil bergantian dengan Timothy Castagne

Thomas Meunier merupakan salah satu pemain senior yang dibawa Belgia ke Piala Dunia 2026. Namun, ia tak selalu dimainkan. Ia tampil bergantian dengan Timothy Castagne yang memiliki kualitas relatif sama. Dari enam laga Belgia di Piala Dunia 2026, Meunier memainkan 3 laga (190 menit) sebagai bek kanan.

6. Matias Fernandez-Pardo (Belgia) tampil dengan menit bermain terbatas

Pemain LOSC Lille 2025/2026 lain yang dibawa Belgia ke Piala Dunia 2026 adalah Matias Fernandez-Pardo. Akan tetapi, ia hanya mendapat menit bermain terbatas. Ia hanya mencatat 41 menit dalam 3 laga. Penyerang berusia 31 tahun ini kesulitan menggeser Charles De Ketelaere dan Romelu Lukaku.

7. Nabil Bentaleb menjadi andalan di pos gelandang bertahan Aljazair

Nabil Bentaleb menjadi andalan Aljazair di posisi gelandang bertahan selama Piala Dunia 2026. Pemain LOSC Lille itu tampil dalam 4 laga dengan total 291 menit. Ia berperan penting dalam memutus serangan lawan sekaligus menjadi penghubung distribusi bola dari lini belakang ke lini tengah. Aljazair sendiri gugur pada 32 besar setelah dikalahkan Swiss dengan skor 0-2.

8. Ayyoub Bouaddi mencuri perhatian di Piala Dunia 2026

Ayyoub Bouaddi menjadi pemain LOSC Lille paling mencuri perhatian di Piala Dunia 2026. Permainan impresifnya di lini tengah Maroko menjadi alasannya. Pemain berusia 18 tahun ini tampil solid sebagai breaker yang sering memutus serangan lawan. Hasilnya, ia dipercaya sebagai starter dalam 5 laga (384 menit). Maroko sendiri gugur pada delapan besar setelah disingkirkan Prancis dengan skor 0-2.

Dari delapan pemain ini, hanya empat pemain yang masih berstatus sebagai pemain LOSC Lille per 12 Juli 2026. Sebab, Thomas Meunier, Chancel Mbemba, Nabil Bentaleb, dan Aissa Mandi tak mendapat perpanjangan kontrak untuk 2026/2027.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article