Tuduhan FIFA dan Argentina Cuci Uang Hadiah Piala Dunia 2022

- Jurnalis Prancis Romain Molina mengklaim hadiah kemenangan Argentina di Piala Dunia 2022 mencapai puluhan juta dolar dari FIFA dan CONMEBOL.
- Molina menyebut dana tersebut tidak langsung masuk ke rekening Federasi Sepak Bola Argentina, melainkan dialihkan ke perusahaan berbasis di Miami yang mengelola pendapatan internasional AFA.
- Ia memaparkan dugaan skema pemindahan dana melalui berbagai rekening bank di AS dengan nilai jutaan dolar sebelum disalurkan ke sejumlah perusahaan lain.
Jakarta, IDN Times - Kemenangan Argentina di Piala Dunia 2022 kembali menjadi sorotan. Tak hanya mengakhiri penantian 36 tahun, gelar yang diraih Lionel Messi dkk ini juga diketahui membawa hadiah fantastis dari FIFA serta bonus dari CONMEBOL.
Namun, di balik euforia tersebut, muncul tuduhan mengenai dugaan pengalihan aliran dana hadiah yang kini menjadi sorotan. Jurnalis investigasi asal Prancis, Romain Molina, mengklaim uang hadiah juara Piala Dunia 2022 tidak langsung masuk ke rekening Federasi Sepak Bola Argentina (AFA).
1. Argentina disebut terima hadiah puluhan juta dolar

Molina menjelaskan, keberhasilan Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 menghasilkan pemasukan besar bagi federasi. Selain hadiah resmi dari FIFA, Argentina juga disebut-sebut memperoleh bonus tambahan dari CONMEBOL. Total dana yang masuk mencapai puluhan juta dolar AS.
“Sebagai contoh, setelah Piala Dunia, FIFA memberikan 42 juta dolar, dan CONMEBOL, Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan, memberikan 10 juta dolar,” ujar Molina dalam kanal YouTube-nya, Romain Molina pada Sabtu (11/6/2026) malam WIB.
2. Hadiah Diklaim tak langsung dikirim ke Federasi

Menurut Molina, dana hadiah Piala Dunia 2022 tidak langsung dikirim ke rekening AFA. Molina mengklaim dana tersebut disebut lebih dulu dialihkan ke sebuah perusahaan yang berbasis di Miami, Amerika Serikat, sebelum mengalir ke berbagai rekening dan perusahaan lain.
"Pada dasarnya, uang itu, dengarkan baik-baik, FIFA, alih-alih mentransfer uang ke rekening federasi, mentransfernya ke perusahaan ini,” ujar Molina dalam video penjelasannya.
Molina juga mengklaim perusahaan tersebut memperoleh hak eksklusif untuk mengelola berbagai pendapatan internasional AFA, termasuk hak komersial dan kegiatan di luar Argentina.
3. Dana diklaim diputar melalui berbagai rekening dan perusahaan

Molina juga memaparkan skema yang menurutnya digunakan setelah dana diterima perusahaan tersebut. Molina menyebut uang ditempatkan di sejumlah rekening bank di Amerika Serikat sebelum kembali ditransfer ke berbagai perusahaan lain dalam nominal jutaan dolar AS.
"Tour Pro-Enter menerima uang itu. Mereka membuka rekening di Bank of America, Citibank, Synovus, dan JP Morgan. Lalu mereka membagi-bagikan uang tersebut,” ujar Molina.
Molina juga menyebut adanya pembayaran senilai 14,7 juta dolar AS, 13 juta dolar AS, 10 juta dolar AS, dan 3 juta dolar AS kepada sejumlah perusahaan yang disebut sebagai bagian dari rangkaian transaksi itu. Molina menduga ada hubungan langsung antara keberhasilan Argentina di Piala Dunia 2022 dengan dugaan aliran dana tersebut.
"Gol-gol (Lionel) Messi, gol-gol (Angel) Di Maria, semua kesuksesan, penyelamatan (Emiliano) Dibu Martinez, semua uang yang diterima tidak masuk ke kas federasi. Uang itu dibagi dan disebarkan,” beber Molina.



















