Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi stadion Manchester City, Etihad Stadium
ilustrasi stadion Manchester City, Etihad Stadium (unsplash.com/supergios)

Intinya sih...

  • Manchester City gagal menang dalam 4 laga beruntun di EPL sejak dipimpin Pep Guardiola pada Juli 2016

  • Mereka imbang 3 kali dan kalah 1 kali pada pekan ke-28—31 EPL 2016/2017, serta menelan 3 keimbangan dan 1 kekalahan pada pekan ke-12—15 EPL 2023/2024

  • Periode terburuk terjadi pada pekan ke-10—13 EPL 2024/2025 dengan empat kekalahan beruntun, serta menelan 2 kekalahan dan 2 keimbangan pada pekan ke-15—18 EPL 2024/2025

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Manchester City akan bertemu Manchester United (MU) di Old Trafford pada pekan ke-22 English Premier League 2025/2026, Sabtu (17/1/2026). The Cityzens menghadapi pertandingan ini dengan hasil kurang impresif. Mereka hanya seri dalam tiga laga terakhir di liga domestik.

Manchester City bakal menambah rekor buruk selama dilatih Pep Guardiola jika kembali imbang atau bahkan kalah ketika berjumpa MU. Ada 4 periode ketika mereka gagal menang dalam 4 laga beruntun di EPL sejak dipimpin pria asal Spanyol tersebut pada Juli 2016. Berikut detailnya.

1. Manchester City imbang 3 kali dan kalah 1 kali pada pekan ke-28—31 EPL 2016/2017

Manchester City era Pep Guardiola pertama kali gagal menang empat laga beruntun di Premier League pada pekan ke-28—31 musim 2016/2017. Mereka memulainya dengan imbang tiga kali berturut-turut. Manchester City seri 0-0 dengan Stoke City, 1-1 dengan Liverpool, dan 2-2 dengan Arsenal. Situasi makin memburuk usai kekalahan 1-2 dari Chelsea.

David Silva dan kolega akhirnya menghentikan tren negatif ini dengan mengalahkan Hull City 3-1. Mereka tidak tersentuh lagi kekalahan dalam tujuh pertandingan terakhir di EPL 2016/2017. Manchester City mengantongi 5 kemenangan dan 2 keimbangan. Namun, Guardiola gagal membawa mereka menjadi juara pada musim debutnya dengan hanya berakhir di posisi ketiga.

2. Manchester City juga menelan 3 keimbangan dan 1 kekalahan pada pekan ke-12—15 EPL 2023/2024

Manchester City kembali mencatatkan 3 keimbangan dan 1 kekalahan dalam 4 laga beruntun pada pekan ke-12—15 Premier League 2023/2024. Mereka dan Chelsea menyajikan tontonan yang menarik setelah bermain 4-4 di Stamford Bridge pada 12 November 2023. Tiga belas hari berselang, Manchester City ditahan Liverpool 1-1 di Etihad Stadium.

Manchester City juga hanya imbang di Etihad ketika berjumpa Tottenham Hotspur pada 3 Desember 2023. Kedua tim sama-sama mencetak tiga gol. Puncaknya, Manchester City kalah 0-1 ketika bermain tandang melawan Aston Vila 3 hari berselang. Periode buruk ini tuntas pada 10 Desember 2023 dengan kemenangan 2-1 atas Luton Town. Manchester City berhasil keluar sebagai juara pada akhir musim.

3. Manchester City terkena empat kekalahan beruntun pada pekan ke-10—13 EPL 2024/2025

Periode terburuk Manchester City selama dilatih Pep Guardiola terjadi pada pekan ke-10—13 Premier League 2024/2025. Saat itu, mereka menelan empat kekalahan beruntun. Manchester City tumbang dengan skor 1-2 ketika bermain tandang melawan AFC Bournemouth (2/11/2024) dan Brighton & Hove Albion (9/11/2024).

Mereka kemudian dipermalukan Tottenham Hotspur di Etihad Stadium dengan skor 0-4 pada 23 November 2024. Delapan hari berselang, Manchester City melawat ke Anfield untuk menghadapi Liverpool. Mereka pulang dengan kekalahan 0-2.

4. Manchester City menelan 2 kekalahan dan 2 keimbangan pada pekan ke-15—18 EPL 2024/2025

Manchester City mengakhiri empat kekalahan beruntun pada pekan ke-10—13 Premier League 2024/2025 dengan kemenangan 3-0 atas Nottingham Forest (4/12/2024). Namun, mereka kembali merasakan periode sulit setelahnya. Manchester City hanya meraih 2 keimbangan dan menelan 2 kekalahan dalam 4 pertandingan.

Manchester City ditahan Crystal Palace dengan skor 2-2. Mereka kemudian kalah 1-2 dari Manchester United dan Aston Villa. Manchester City lantas hanya imbang 1-1 dengan Everton. EPL 2024/2025 pun menjadi musim terburuk dalam karier Pep Guardiola. Ia hanya bisa membuat timnya meraih 71 poin. Itu merupakan jumlah terendah sejak mulai melatih pada 2008/2009.

Manchester City imbang 0-0 dengan Sunderland dan 1-1 dengan Chelsea serta Brighton & Hove Albion pada pekan ke-19—21 EPL 2025/2026. Mereka bakal berhadapan dengan Manchester United di Old Trafford pada 17 Januari 2026 untuk melakoni pekan ke-22. Menarik untuk menantikan apakah Pep Guardiola bisa membawa Manchester City kembali ke jalur kemenangan atau justru malah menambah daftar ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team