Max Alleyne, Bek Muda Manchester City dengan Kualitas Spesial

Manchester City menghadirkan sejumlah pesepak bola muda jebolan akademi kala membantai Exeter City 10-1 pada babak ketiga Piala FA 2025/2026 pada 10 Januari 2026. Salah satunya sang pencetak gol pertama di laga ini, Max Alleyne. Performanya cukup impresif selama 64 menit.
Alleyne awalnya dipinjamkan kepada Watford pada paruh pertama 2025/2026. Ia dipanggil kembali ke Manchester City usai mengalami krisis lini belakang akibat sejumlah pemain mengalami cedera. Alleyne dinilai punya kualitas spesial dan disebut-sebut bakal menjadi salah satu pilar penting Manchester City dalam beberapa tahun ke depan.
Belum banyak yang mengenal sosok Max Alleyne. Berikut profil lengkapnya.
1. Kiprahnya sebagai pesepak bola dimuali dari akademi Southampton
Max Alleyne lahir di Bristol pada 21 Juli 2005. Ayahnya merupakan eks pemain kriket Timnas Inggris, Mark Alleyne. Meski begitu, Alleyne tidak pernah berpikir untuk menjalani karier sebagai pemain kriket profesional seperti ayahnya. Ia menikmati sepak bola sejak kecil dan sang ayah mendukung mimpinya menjadi pesepak bola profesional.
Kiprahnya dimulai kala menimba ilmu di akademi Southampton sampai usianya menginjak 15 tahun. Alleyne kemudian direkrut Manchester City dengan harga 1,5 juta euro atau Rp29 miliar pada Oktober 2021. Ia tampil cukup impresif selama memperkuat Manchester U-18 dengan catatan 16 penampilan English Premier League (EPL) U-18 2021/2022. Alleyne turut mengantarkan Manchester City U-18 menjuarai Premier League U-18 mengalahkan mantan timnya, Southampton U-18, dengan skor 2-1 dalam laga final pada 19 Mei 2022. Ia kemudian menandatangani kontrak profesional pertamanya bersama Manchester City pada Juli 2022.
2. Tampil impresif secara konsisten bersama tim muda Manchester City
Max Alleyne mampu menunjukkan peningkatan kualitas permainan usai menandatangani kontrak profesional bersama Manchester City. Ia tampil dalam 21 laga dengan mencetak 1 gol serta 2 assist di semua kompetisi. Alleyne kembali berkontribusi bagi pencapaian Manchester City U-18 dengan menjuarai Premier League U-18 secara back to back pada 2022/2023. Ia tampil penuh selama 120 menit dalam kemenangan Manchester City U-18 2-1 atas West Ham United U-18 dalam laga final pada 10 Mei 2023.
Alleyne lalu tampil dalam 19 pertandingan di semua kompetisi pada 2023/2024 dan 28 laga dengan catatan 1 gol serta 4 assist di berbagai ajang pada 2024/2025. Meski begitu, ia tidak langsung mendapat kesempatan debut di tim utama The Citizens. Alleyne dipinjamkan kepada Watford pada musim panas 2025.
3. Kualitasnya sebagai bek tengah disebut spesial oleh Pep Guardiola
Max Alleyne memanfaatkan masa peminjaman dengan Watford cukup baik pada paruh pertama 2025/2026. Ia tampil dalam 17 laga di semua kompetisi. Namun, peminjaman tersebut hanya berlangsung singkat setelah Manchester City memanggil kembali Alleyne pada paruh kedua 2025/2026. Krisis pemain bertahan akibat cedera membuat The Citizens berupaya memaksimalkan para talenta muda jebolan akademi.
Alleyne langsung diberikan kepercayaan bermain sebagai starter kala Manchester City imbang 1-1 kontra Brighton & Hove Albion pada pekan ke-21 EPL 2025/2026 pada 7 Januari 2026. Kualitas permainannya mendapat pujian dari manajer Manchester City, Pep Guardiola, yang menyebut ketenangan sang pemain dalam mengontrol bola sebagai kualitas spesial. Dilansir Manchester Evening News, Guardiola menilai Alleyne cepat dalam melakukan transisi, punya kontrol bola apik, dan mampu beradaptasi dengan cepat. Sang pemain kembali bermain sebagai starter kala Manchester City membantai Exter City 10-1 pada babak ketiga Piala FA 2025/2026.
Kehadiran Max Alleyne di lini belakang Manchester City memberikan angin segar usai beberapa pemain senior secara bergantian mengalami cedera. Ia membuktikan punya potensi menjanjikan usai bermain sebagai starter dalam dua laga beruntun kala Manchester City seri 1-1 kontra Brighton pada pekan ke-21 EPL dan menang 10-1 atas Exeter City pada babak ketiga Piala FA 2025/2026. Mampukah Alleyne mempertahankan level permainannya secara konsisten dan mengamankan posisi bek utama Manchester City pada paruh kedua 2025/2026?



















