Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Persebaya lawan Barito Putera di Liga 1 2024/25. (Dok. Persebaya)
Persebaya lawan Barito Putera di Liga 1 2024/25. (Dok. Persebaya)

Jakarta, IDN Times - Persebaya Surabaya kembali menderita kekalahan dalam laga pekan 20 Liga 1 2024/25. Bersua Barito Putera di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (25/1/2025) malam WIB, skuad 'Bajul Ijo' kalah 0-3.

'Hat-trick' Matias Mier (8', 23', 90+5') untuk Barito Putera jadi mimpi buruk bagi Persebaya. Hasil ini jadi kekalahan keempat beruntun mereka di Liga 1 2024/25, sejak kalah dari Bali United pada Desember 2024 silam.

Sejak menit awal babak pertama, Persebaya terus ditekan Barito Putera. Baru berjalan tiga menit, Persebaya mendapat ancaman lewat tendangan sudut. Kemelut di depan mulut gawang dimanfaatkan oleh Renan Silva, tetapi tidak berujung gol.

Lima menit berselang, gawang Persebaya harus kebobolan lewat gol yang dicetak oleh Matias Mier, memanfaatkan umpan silang Aditiya Daffa. Tim tuan rumah unggul 1-0 atas Persebaya.

Persebaya merespons dengan membangun serangan. Pada menit 10, Mohammed Rashid melewati satu pemain di kotak penalti dan melepaskan tendangan. Sayang, bola masih melebar dari gawang Satria Tama.

Menit ke-24, Barito Putera menggandakan keunggulan lewat Mier, yang sukses memanfaatkan umpan cutback dari Lucas Morelatto. Barito Putera menjauh 2-0 atas Persebaya.

Dua menit berselang, Barito Putera nyaris memperlebar keunggulan kembali lewat Matias, beruntung cungkilan Matias masih bisa ditangkap oleh Ernando.

Persebaya mencoba melakukan penyerangan menit ke-30. Dari sisi kanan, Catur Pamungkas melepaskan umpan silang. Bola tepat mengarah ke Dejan Tumbas, yang melanjutkannya dengan sontekan apik. Namun, bola sukses diamankan Satria Tama.

Di akhir babak pertama, Persebaya mendapat peluang lewat tendangan keras Rashid. Sayang sepakan dari kotak penalti masih bisa ditangkap oleh Satria Tama. Hingga peluit akhir babak pertama dibunyikan tidak ada lagi gol yang tercipta.

Memasuki babak kedua, pelatih Persebaya Paul Munster memasukan Ardi Idrus menggantikan Alfan Suaib untuk menambah daya gedor. Laga berjalan 10 menit, Persebaya mendapat peluang lewat Malik Risaldi. Sepakan kerasnya lagi-lagi masih bisa diamankan Satria Tama.

Dua menit berselang, tim 'Bajul Ijo' memperoleh peluang kembali lewat Malik. Dia melepaskan tendangan dari sisi kanan, lagi-lagi Satria tampil apik dengan menepis tendangan keras Malik.

Persebaya terus menggencarkan serangan ke lini bertahan Laskar Antasari, rapatnya pertahanan yang dikomando Renan Alvesdan kawan-kawan membuat mereka kesulitan mendapat peluang.

Menit 77, Barito Putera hampir saja memperlebar keunggulan lewat serangan balik cepat. Dari sisi kiri Rizky Pora melepaskan umpan ke dalam kotak penalti yang berhasil dimanfaatkan Murilo Otavio. Beruntung, bola berhasil diamankan oleh Ernando.

Untuk menambah daya gedor lagi, Munster memasukan Oktafianus Fernando dan Kasim Botan menggantikan Gilson Costa dan Malik Risaldi pada menit 79.

Jelang babak kedua tuntas, Rizky Dwi masuk menggantikan Dejan Tumbas. Rizky langsung mendapat peluang emas lewat crossing Rashid. Dia menyundul bola ke gawang. Sayang, sundulannya berhasil tepis oleh Satria.

Semenit berselang giliran Flavio Silva mendapat umpan terobosan dari Rashid. Flavio mencungkil bola ke arah gawang. Sayang, bola diblok oleh penjaga gawang Barito Putera.

Di ujung laga, Barito Putera menjebol gawang Persebaya lewat sundulan Mier. Tanpa penjagaan berarti, dia mengarahkan bola ke tiang dekat. Hingga peluit akhir babak kedua dibunyikan tidak ada gol lagi yang tercipta. Skor tetap 3-0.

Editorial Team