Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Suasana JIS di malam hari. (IDN Times/Sandy Firdaus)
Suasana JIS di malam hari. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Intinya sih...

  • Panpel Persija juga akan stres

  • The Jakmania optimistis Persija bisa main di JIS

  • Persija berpotensi terusir dari Jakarta saat Ramadhan

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Bomber asal Brasil, Gustavo Almeida, mengungkapkan akan jadi masalah jika Persija Jakarta tak bisa main di kandang saat laga lawan PSM Makassar, 20 Februari 2026 nanti. Bagi Gustavo, para pemain Persija bisa kesulitan demi bisa bangkit dalam perburuan gelar di musim ini.

Main di Jakarta begitu penting buat Persija, karena bisa mendapatkan dukungan penuh dari suporter. Situasi macam itu, menurut Gustavo, krusial karena Jakmania selama ini mampu meningkatkan moral bertanding Persija.

"Ya, itu menjadi masalah bagi kami juga (jika Persija tak bisa main di Jakarta)," ujar Gustavo kepada awak media di Jakarta, Kamis (12/2/2026).

1. Panpel Persija juga akan stres

Suasana JIS di malam hari. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Gustavo mengungkapkan, gagalnya Persija main di Jakarta ini juga akan menjadikan Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) Persija stres. Sebab, panpel harus mencari stadion yang layak.

"Tetapi ini lebih menjadi persoalan bagi pihak-pihak terkait untuk menemukan stadion yang baik bagi kami untuk bermain, dan agar suporter bisa datang membantu," kata Gustavo.

2. The Jakmania optimistis Persija bisa main di JIS

Stadion JIS. (instagram/persija)

Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno, optimistis Persija bisa menjamu PSM Makassar di Jakarta International Stadium (JIS) pada 20 Februari 2026 nanti. Apalagi, pemantauan terkait kondisi terkini stadion setelah dilakukan perawatan sudah dilakukan.

"Mereka (pihak JIS) optimistis stadion bisa digunakan. Saya pribadi, dari pihak JIS juga, optimistis pekerjaan bisa selesai sebelum 20 Februari," kata Diky.

3. Persija berpotensi terusir dari Jakarta saat ramadan

Suasana JIS di malam hari. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Sebelumnya, Persija berpotensi terusir dari Jakarta saat melakoni laga kandang selama periode ramadan. Sebab, mereka tak bisa menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), yang dipersiapkan untuk Timnas Indonesia.

Menilik situasi SUGBK yang tak bisa dipakai, serta tak pastinya JIS dan Patriot, mencuat lagi potensi Persija terusir dari Jakarta dan Jabodetabek saat jumpa PSM, Borneo FC, serta Dewa United. Situasi ini bukan pertama kalinya menimpa Persija.

Saat melakoni laga kandang lawan PSBS Biak dan Persik Kediri pada Oktober dan November 2025, Persija harus main di Stadion Manahan karena JIS dan SUGBK tak bisa dipakai

Editorial Team