Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Personel Gabungan Kawal Perayaan Kemenangan Persib di Tugu Kujang Bogor
Suasana konvoi Bobotoh Bogor di Tugu Kujang Kota Bogor Sabtu (23/5/2026). IDN Times/Linna Susanti

  • Ribuan suporter memadati Tugu Kujang, Kota Bogor, untuk merayakan kemenangan Persib Bandung dengan suasana meriah hingga larut malam disertai kembang api dan sorak-sorai pendukung.
  • Sebanyak 625 personel gabungan dari Polri, TNI, Pemda, dan Brimob disiagakan di berbagai titik strategis guna menjaga keamanan selama perayaan berlangsung.
  • Patroli diperketat di enam kecamatan dan wilayah perbatasan, sementara polisi mengimbau suporter agar tetap tertib serta menyalurkan euforia melalui kegiatan positif seperti syukuran atau baksos.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak orang datang ke Tugu Kujang di Bogor buat senang-senang karena Persib menang juara. Mereka teriak dan nyanyi ramai sekali, ada kembang api juga di langit. Polisi dan tentara banyak yang jaga supaya semua aman. Mereka bilang jangan rusuh dan harus pulang dengan tertib setelah pesta selesai.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Perayaan kemenangan Persib di Tugu Kujang menunjukkan semangat kebersamaan warga Bogor yang berpadu dengan kesiapsiagaan aparat dalam menjaga keamanan. Kehadiran 625 personel gabungan dari berbagai instansi mencerminkan koordinasi yang solid dan pelayanan publik yang humanis, sehingga euforia besar dapat berlangsung meriah namun tetap tertib dan penuh rasa saling menghormati.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bogor, IDN Times – Ribuan warga dan suporter dari berbagai kalangan memadati kawasan Tugu Kujang, Kota Bogor, untuk merayakan keberhasilan Persib Bandung merengkuh gelar juara Super League 2025/26. Suasana di pusat kota tersebut terpantau sangat meriah sejak pukul 18.00 WIB hingga larut malam.

​Kemeriahan perayaan ini bahkan disebut-sebut mengalahkan atmosfer malam pergantian tahun baru di Kota Hujan. Cahaya merah serta letupan kembang api terus menghiasi langit di sekitar Tugu Kujang.

"Persib juara, Persib juara, Persib juara," ujar suporter di Bogor, Sabtu (23/5/2026) malam.

​1. Ratusan personel gabungan disiagakan untuk pengaman

Ribuan orang berkumpul di Tugu Kujang Kota Bogor, Rayakan kemenangan Persib. IDN Times/Linna Susanti

Guna mengantisipasi dan mengamankan jalannya perayaan, Polresta Bogor Kota, Kombes Pol. Rio Wahyu Anggoro, bersama Kodim Kota Bogor telah menyiagakan ratusan personel di berbagai titik strategis. Aparat memastikan akan mengawal jalannya aksi secara humanis hingga para suporter kembali ke rumah masing-masing dengan aman.

​"Alhamdulillah, hari ini saya bersama Pak Dandim Kota Bogor melaksanakan apel bersama dengan kekuatan kurang lebih 625 personel gabungan dari Polri, TNI, Pemerintah Daerah, dan Brimob. Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi sekaligus memberikan pelayanan dalam rangka perayaan Persib Juara," ujar Rio.

​2. Patroli diperketat di 6 kecamatan dan wilayah perbatasan

Ilustrasi patroli polisi.

Petugas keamanan kini telah berjaga di sejumlah simpul jalan utama yang menjadi titik konsentrasi massa, di antaranya di kawasan BORR, simpul Yasmin, dan Tugu Kujang. Pengamanan ketat ini mencakup seluruh 6 kecamatan dan 6 Polsek di jajaran Polresta Bogor Kota.

​Pihak kepolisian juga mendapat back-up penuh dari personel TNI untuk melaksanakan patroli secara terus-menerus di lapangan sampai seluruh rangkaian perayaan suporter tersebut selesai.

​3. Polisi minta suporter jaga ketertiban umum

Kepadatan di area Tugu Kujang Kota Bogor. IDN Times/Linna Susanti

​Di tengah euforia yang tinggi, pihak kepolisian tetap mengimbau para suporter untuk menjaga ketertiban umum selama meluapkan kegembiraan di jalanan. Rio menyarankan agar momentum juara ini bisa diisi dengan hal-hal yang lebih bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

​"Saya bersama Pak Dandim mengimbau agar perayaan ini dilakukan dengan tertib. Jauh lebih baik lagi jika perayaan diisi dengan kegiatan di tempat ibadah, pengajian, syukuran, atau memberikan bantuan sosial (baksos) kepada masyarakat sekitar," tutur Rio.

Editorial Team