Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Tugu Kujang Bogor Berpesta Sambut Gelar Juara Persib

Tugu Kujang Bogor Berpesta Sambut Gelar Juara Persib
Suasana Tugu Kujang Bogor pasca Persib juara Super League. (IDN Times/Sandy Firdaus)
Intinya Sih
Gini Kak
Sisi Positif
  • Persib Bandung resmi menjuarai Super League 2025/26 setelah bermain imbang melawan Persijap Jepara di Stadion GBLA.
  • Ribuan bobotoh merayakan kemenangan di Tugu Kujang Bogor, menyebabkan kemacetan di sekitar Kebun Raya Bogor.
  • Kemenangan ini membuat Persib mencatat hat-trick juara pertama di era Liga Indonesia sejak 1994/95.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Persib Bandung meraih gelar Super League 2025/26. Seiring keberhasilan ini, bobotoh pun larut dalam pesta, tak terkecuali mereka yang berada di Tugu Kujang, Kota Bogor.

Pantauan IDN Times, tugu yang jadi simbol dari Kota Bogor ini sudah dipadati bobotoh sejak magrib, selepas Persib dipastikan keluar sebagai juara. Puluhan ribu bobotoh berkonvoi memadati tugu ini.

Sebagian besar dari mereka kebanyakan menggunakan sepeda motor, dan mereka semua hanyut dalam kebahagiaan. Meski Bogor dan Bandung terpaut jarak, rasa bahagia itu tetap terasa.

Sayangnya, buntut dari hal ini, lalu lintas di sekitar Tugu Kujang dan area depan Kebun Raya Bogor tersendat. Banyak orang yang akhirnya terpaksa berjalan kaki karena sulitnya kendaraan melaju di area tersebut.

Tim dengan julukan 'Maung Bandung' tersebut berhasil menjadi juara usai menahan imbang Persijap Jepara dalam laga pekan 34 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2/2026).

Persib sejatinya memiliki koleksi poin yang sama dengan Borneo FC Samarinda di peringkat dua, yakni 79 poin. Namun, mereka unggul head-to-head atas tim asal Kalimantan Timur tersebut.

Buah dari keberhasilan juara Super League 2025/26, Persib juga jadi tim pertama yang berhasil menorehkan hat-trick di era Liga Indonesia. Yang dimaksud Liga Indonesia ini adalah era sejak 1994/95, usai Perserikatan dan Liga Sepak Bola Utama (Galatama) dilebur.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwifantya Aquina
EditorDwifantya Aquina

Related Articles

See More