Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Piala Dunia 2026 Jadi Alat bagi Kanada Memperkenalkan Diri
Dubes Kanada untuk Indonesia, Jess Dutton. (IDN Times/Sandy Firdaus)
  • Dubes Kanada Jess Dutton menegaskan Piala Dunia 2026 jadi ajang penting untuk memperkenalkan budaya, keberagaman, dan penghormatan terhadap masyarakat adat Kanada kepada dunia.
  • Kanada telah melakukan investasi besar di Toronto dan Vancouver untuk meningkatkan stadion, transportasi, serta aksesibilitas demi pengalaman terbaik bagi pengunjung.
  • Piala Dunia 2026 akan digelar bersama Meksiko dan Amerika Serikat, dengan 13 pertandingan berlangsung di Kanada yang sebelumnya tampil pada edisi 1986 dan 2022.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Kanada mau bikin Piala Dunia tahun 2026 bareng Meksiko dan Amerika. Dubes Kanada bilang ini waktu bagus buat nunjukin budaya dan orang-orang di negaranya. Mereka udah siap banget, stadionnya diperbaiki, jalan dan transportasinya juga. Mereka mau semua orang datang dengan aman, senang, dan saling hormat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pernyataan Dubes Jess Dutton menyoroti semangat positif Kanada dalam menjadikan Piala Dunia 2026 sebagai ajang untuk menampilkan budaya, keberagaman, dan penghormatan terhadap masyarakat adat. Dengan investasi besar pada infrastruktur dan komitmen menciptakan suasana aman serta ramah, Kanada menunjukkan kesiapan menyambut dunia dengan nilai inklusif dan saling menghormati.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Duta Besar (Dubes) Kanada untuk Indonesia, Jess Dutton, menyebut Piala Dunia 2026 adalah sebuah ajang yang penting untuk memperkenalkan identitas dan budaya negaranya pada dunia.

"Kami memandang Piala Dunia sebagai kesempatan untuk memperkenalkan budaya Kanada, keberagaman masyarakat kami, serta penghormatan terhadap masyarakat adat yang ada di Kanada," ujar Dutton dalam sesi jumpa pers.

1. Kanada siap gelar Piala Dunia yang aman dan ramah

Dubes Kanada untuk Indonesia, Jess Dutton. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Dutton mengungkapkan, Kanada siap menggelar Piala Dunia yang aman dan ramah bagi semua. Tidak cuma itu, dia ingin ajang ini juga jadi momen saling menghormati antar negara.

"Pada dasarnya, pendekatan Kanada berlandaskan pada penyelenggaraan Piala Dunia yang aman, ramah, serta dilandasi rasa saling menghormati," kata Dutton.

2. Kanada sudah investasi maksimal

Dubes Kanada untuk Indonesia, Jess Dutton. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Dutton menyebut, negaranya sudah siap untuk menggelar Piala Dunia 2026. Apalagi, investasi maksimal sudah mereka galakkan baik dari segi infrastruktur stadion, transportasi, hingga aksesibilitas.

"Dua kota tuan rumah Piala Dunia, Toronto dan Vancouver, terus mencurahkan investasi yang signifikan untuk meningkatkan kondisi stadion, konektivitas transportasi, aksesibilitas, dan pengalaman pengunjung," kata Dutton.

3. Kanada jadi tuan rumah Piala Dunia 2026

ilustrasi Kanada (unsplash.com/Andy Holmes)

Keikutsertaan Kanada di Piala Dunia 2026 ini jadi yang ketiga. Sebelumnya, Kanada pernah mentas di Piala Dunia 1986 dan 2022. Uniknya, pada 2022, mereka diasuh sosok yang kini mengampu Timnas Indonesia, John Herdman.

Di Piala Dunia 2026, Kanada menjadi tuan rumah bersama Meksiko dan Amerika Serikat. Dari 104 laga di ajang tersebut, 13 di antaranya akan berlangsung di negara yang identik dengan suhu dingin tersebut.

Editorial Team

Related Article