4 Pemain Serie A 2025/26 yang Masuk Skuad Prancis di Piala Dunia 2026

- Didier Deschamps memanggil 26 pemain untuk skuad Prancis di Piala Dunia 2026, termasuk empat pemain yang tampil di Serie A musim 2025/2026 bersama AC Milan, AS Roma, dan Inter Milan.
- Mike Maignan, Adrien Rabiot, Manu Kone, dan Marcus Thuram menunjukkan performa solid di klub masing-masing hingga dipercaya memperkuat Les Bleus pada turnamen dunia tersebut.
- Keempatnya menempati posisi berbeda—Maignan sebagai kiper, Rabiot dan Kone di lini tengah, serta Thuram di lini depan—memberi keseimbangan bagi kekuatan Prancis di setiap sektor permainan.
Didier Deschamps telah menetapkan 26 pemain terbaik yang masuk skuad Prancis di Piala Dunia 2026, dengan 4 di antaranya mengasah kemampuan bersama klub Serie A Italia selama 2025/2026. Mereka tersebar berseragam AC Milan, AS Roma, dan Inter Milan. Para pemain kasta tertinggi sepak bola Italia ini beroperasi sebagai kiper, gelandang, serta penyerang dalam skema permainan Les Bleus.
1. Mike Maignan melakoni musim kelima bersama AC Milan
Melakoni musim kelima di AC Milan, Mike memperoleh banyak menit bermain karena sering dipercaya sebagai kiper utama pada Serie A 2025/2026. Pemain yang kini berusia 30 tahun ini mempunyai reflek cepat untuk menghentikan tembakan, mampu membaca permainan yang berguna memotong umpan lawan, dan berkontribusi memulai serangan dari belakang. Selain itu, Berfungsi menjaga koordinasi lini pertahanan karena dibekali jiwa kepemimpinan. Dirinya merumput 37 kali (3.296 menit) dengan kebobolan 35 gol dan menciptakan 14 clean sheet. Di berbagai kompetisi, tampil dalam 41 pertandingan dengan kemasukan 38 gol dan membuat 16 clean sheet.
Berkat rekam jejak mengawal area pertahanan AC Milan, Deschamps memanggil Maignan untuk berseragam Prancis di Piala Dunia 2026. Pemain kelahiran Cayenne tersebut bersaing dengan Robin Risser dan Brice Samba dalam memperebutkan posisi kiper utama. Sejauh ini, ia kebobolan 32 gol dan mengukir 18 clean sheet dari 40 caps bersama Les Bleus.
2. Manu Kone bisa ditempatkan sebagai gelandang tengah atau gelandang bertahan AS Ro,a
Pada Serie A 2025/2026, Manu Kone masih memberi dampak penting di sektor tengah AS Roma. Dia bisa ditempatkan sebagai gelandang tengah atau gelandang bertahan tergantung taktik. Pemain kelahiran Colombes tersebut mengombinasikan etos kerja dan stamina untuk menyeimbangkan permainan I Giallorossi. Dirinya tidak ragu terlibat duel karena memiliki kekuatan fisik, rajin bergerak menambah opsi umpan bagi rekan, serta bisa membaca permainan guna memutus serangan lawan. Performanya sempat terkendala cedera hamstring sehingga absen beberapa pertandingan. Dirinya dipasang dalam 29 pertandingan dengan mencetak 2 gol dan 3 assist. Di berbagai ajang, merumput 37 kali dengan mengemas 2 gol dan 3 assist.
Kone sendiri kemudian mendapat kesempatan berseragam Prancis di Piala Dunia 2026. Kehadirannya berpotensi memudahkan Deschamps dalam meracik kekuatan area tengah karena bisa beroperasi sebagai gelandang bertahan atau gelandang tengah. Sejauh ini, ia membuat 14 caps untuk Les Bleus.
3. Adrien Rabiot sering mengisi starter sebagai gelandang tengah AC Milan
Adrien Rabiot cepat adaptasi sehingga menjelma menjadi salah satu pilar penting permainan AC Milan. Pada Serie A 2025/2026, dia sering dipasang sejak menit awal sebagai gelandang tengah dan sempat dirotasi ke gelandang serang. Pemain yang kini berusia 31 tahun ini rajin bergerak karena mempunyai stamina mumpuni yang berguna untuk menjaga struktur permainan antara bertahan dan menyerang.
Rabiot juga membantu melakukan pressing serta tidak ragu terlibat kontak fisik demi mengamankan area. Selain itu, naluri mencetak golnya patut diwaspadai pertahanan lawan. Tak selalu mulus, cedera betis sempat membuatnya melewatkan beberapa pertandingan. Dia mengemas 6 gol dan 5 assist dalam 29 pertandingan (2.550 menit). Di berbagai ajang, merumput 33 kali dengan menyumbang 6 gol dan 5 assist.
Deschamps lantas memanggil Rabiot untuk memperdalam kekuatan Prancis di Piala Dunia 2026. Sebab, pemain kelahiran Saint-Maurice ini dibutuhkan karena merupakan sosok versatile yang bisa menempati beberapa peran di lini tengah. Sejak menjalani debut pada November 2016, dirinya menyumbang 7 gol dan 3 assist dari 59 caps.
4. Marcus Thuram diplot sebagai rekan duet Lautaro Martinez di penyerang tengah Inter Milan
Cristian Chivu selaku juru taktik sering memainkan Marcus Thuram sebagai duet Lautaro Martinez di posisi penyerang tengah Inter Milan pada Serie A 2025/2026. Anak kandung Lilian Thuram ini rajin turun membantu distribusi bola dan membuka ruang di pertahanan lawan. Selain itu, dia memiliki kecepatan, kekuatan fisik, serta penyelesaian akhir. Kinerjanya sempat terhambat cedera hamstring. Ia merumput 29 kali dengan mengumpulkan 13 gol dan 6 assist. Di berbagai ajang, dipasang dalam 44 pertandingan dengan menyumbang 18 gol dan 9 assist.
Demi menambah variasi sektor depan, Thuram diberikan kesempatan membela Prancis di Piala Dunia 2026. Ia akan bersaing dengan Kylian Mbappe, Jean-Philippe Mateta, dan Ousmane Dembele di penyerang tengah. Pemain kelahiran Parma tersebut juga pernah ditempatkan sebagai penyerang sayap kiri atau gelandang kiri sesuai kebutuhan taktik Les Bleus. Sejauh ini, dia menyumbang 3 gol dan 5 assist dari 34 caps.
Keempat pemain Serie A 2025/2026 di atas masuk skuad Prancis di Piala Dunia 2026. Rabiot dan Kone diproyeksikan memperkaya opsi gelandang. Maignan ditugaskan di posisi kiper. Thuram berpeluang memperdalam kekuatan penyerang tengah Les Bleus.
















