Jakarta, IDN Times - Jelang Piala Dunia 2026, pencinta sepak bola tak hanya bersiap menyambut pesta sepak bola terbesar sepanjang sejarah. Lonjakan kasus campak di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, ditambah wabah Ebola di Afrika, kini memicu alarm kesehatan global di tengah tingginya mobilitas jutaan suporter lintas negara.
Laporan Korea Times menyebut situasi tersebut menjadi tantangan serius bagi penyelenggaraan Piala Dunia 2026 yang untuk pertama kalinya diikuti 48 tim. Dengan lebih dari lima juta penonton diperkirakan hadir selama turnamen berlangsung, risiko penyebaran penyakit menular dinilai meningkat tajam.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan mulai menyoroti potensi penyebaran lintas negara seiring melonjaknya kasus campak dan munculnya kembali ancaman Ebola di sejumlah wilayah.
