Piala Dunia 2026 Makin Dekat, Visa Buat Pemain Iran Belum Jelas

- Menjelang Piala Dunia 2026, visa pemain, pelatih, dan ofisial Iran belum juga jelas, membuat Federasi Sepak Bola Iran menunggu keputusan dari pemerintah Amerika Serikat.
- Presiden FFIRI Mehdi Taj menyebut pihaknya akan bertemu FIFA untuk mencari jaminan dan solusi terkait masalah visa yang belum terselesaikan hingga kini.
- Masalah visa bukan hanya dialami Iran; beberapa pemain Irak juga ditolak visanya akibat kebijakan imigrasi Amerika Serikat yang ketat menjelang turnamen.
Jakarta, IDN Times - Nasib Iran di Piala Dunia 2026 masih belum jelas hingga sekarang. Meski turnamen kurang dari sebulan lagi untuk digelar, visa untuk para pemain, pelatih, dan ofisial Iran hingga sekarang masih belum jelas.
Presiden Federasi Sepak bola Iran (FFIRI), Mehdi Taj, menyatakan pihaknya masih menunggu kabar terkait pengajuan visa seluruh anggota timnya. Taj menuturkan, sampai sekarang permasalahan visa Iran dengan pemerintah Amerika Serikat masih belum terpecahkan.
"Besok, atau setelahnya, kami akan menggelar pertemuan dengan FIFA. Harus ada garansi buat kami, karena isu visa masih belum terselesaikan," kata Taj, dilansir Al Jazeera.
1. Belum ada notifikasi yang masuk
Ditegaskan Taj, sampai sekarang belum ada notifikasi yang diterima oleh para staf Iran terkait pengurusan visa. Padahal, para pemain harus melakukan prosedur pengambilan sidik jari di Ankara, Turki.
"Pemain harus ke Ankara untuk sidik jari. Tapi, kami mencoba menyelesaikannya di Antalya. Jadi, tak perlu ke Ankara," ujar Taj.
2. Segera cari solusi bareng FIFA
FIFA sebelumnya sudah menegaskan bakal mencari solusi atas Iran di Piala Dunia 2026. Nantinya, seluruh aspirasi Iran akan ditampung dalam sebuah pertemuan yang digelar maksimal pada 20 Mei 2026 nanti.
Sejauh ini, Iran sudah mengajukan berbagai permintaannya terkait partisipasi di Piala Dunia 2026. Mereka berharap aspirasinya didengar FIFA dan pemerintah Amerika Serikat.
3. Irak sudah jadi korban visa
Persoalan visa sebenarnya sudah menjadi kekhawatiran tersendiri buat beberapa peserta Piala Dunia 2026. Karena kebijakan dari pemerintahan Donald Trump, sejumlah negara masuk ke dalam zona merah terkait imigrasi di Amerika Serikat.
Irak sudah mengalami hal tersebut. Sebanyak lima pemain Irak, dilansir Goal Internasional, sudah ditolak visanya. Mereka masih harus menunggu kepastian agar bisa masuk ke wilayah Amerika Serikat dan membuat pelatih Graham Arnold pusing.


















