Jakarta, IDN Times - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memberikan beberapa catatan mereka dalam rangka setahun tragedi Kanjuruhan. Ada tiga catatan penting yang mereka soroti.
Pada 1 Oktober 2022 , sebuah peristiwa besar terjadi di sepak bola Indonesua. Tebuah insiden bernama Tragedi Kanjuruhan merenggut 135 nyawam. Insiden kelam ini terjadi dalam laga Arema FC versus Persebaya Surabaya.
Selama setahun ini, Komnas HAM mengamati bagaimana proses pemulihan korban Tragedi Kanjuruhan dilakukan. Dari hasil pengamatan mereka, ada beberapa aspek yang ternyata belum terpenuhi secara maksimal.