Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
potret Stadion Anfield, markas Liverpool
potret Stadion Anfield, markas Liverpool (unsplash.com/trungvnuk)

Intinya sih...

  • Pelatih Liverpool, Arne Slot, membela Virgil van Dijk usai blunder dalam laga melawan Bournemouth.

  • Slot menyalahkan angin dan kelelahan pemain Liverpool setelah tampil di Liga Champions sebagai penyebab kekalahan.

  • Krisis cedera tambah memburuk setelah Joe Gomez mengalami benturan dengan Alisson Becker.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pelatih Liverpool, Arne Slot, membela anak asuhnya, Virgil van Dijk, usai melakukan blunder dalam laga melawan Bournemouth di Vitality Stadium, Minggu dini hari WIB (25/1/2026). Menurut Slot, blunder Van Dijk bukan karena kesalahannya.

Van Dijk sempat menyalahkan angin akibat blundernya dan berujung pada gol pertama Bournemouth yang dicetak Evanilson. Bagi Slot, alasan Van Dijk gak salah, karena situasi di lapangan memang tak terduga.

"Bukan sepenuhnya kesalahan Virgil untuk gol pertama. Lihatlah secara keseluruhan, bagaimana angin berpengaruh pada jalannya pertandingan. Dia tak sendirian terdampak oleh angin," ujar Slot dilansir Sky Sports.

1. Liverpool katanya kelelahan

Selain angin, Slot mengaku jika para pemain Liverpool kelelahan usai tampil di Liga Champions. Jeda yang hanya dua hari dari duel tandang melawan Marseille, menurut Slot, berdampak besar pada kebugaran anak-anak asuhnya.

Maka dari itu, level konsentrasi para pemainnya menurun di menit-menit akhir. Hingga, The Reds kebobolan dan kalah 2-3.

"Sejumlah pemain kehabisan tenaga dan saya gak bisa melayangkan kritik kepadanya. Kami main laga tandang di Eropa dua hari lalu. Cuma kami tim Liga Champions yang melakukannya dalam jeda dua hari," kata Slot.

2. Gak bisa jadi alasan juga

Kelelahan sebenarnya bukan alasan yang tepat karena Liverpool sudah terbiasa main di tengah jadwal padat akibat tampil dalam sejumlah kompetisi. Slot mengakui jika seharusnya Liverpool bisa tampil lebih baik. Namun, ketersediaan pemain ditambah daftar cedera yang ada, membuatnya harus putar otak demi melakukan rotasi di dalam tim.

"Saya harus kasih kredit ke pemain, ketinggalan 0-2, lalu mentalitasnya muncul dan kebugaran diuji saat melawan tim paling bugar di kompetisi ini. Mereka cuma main sekali sepekan. Ini bukan alasan, klub seperti Liverpool sudah biasa main tiga kali sepekan. Tapi, kami mengarunginya dengan pemain-pemain yang sama," kata pria Belanda tersebut.

3. Badai cedera Liverpool meluas

Selain kalah, Liverpool juga harus menerima kenyataan ada pemainnya yang tumbang akibat cedera. Joe Gomez memperluas krisis cedera Liverpool setelah mengalami benturan dengan Alisson Becker.

"Joe berbenturan dengan Ali, tulang dengan tulang. Jadi, dia mengalami nyeri di lututnya. Saya gak tahu apakah Joe bisa latihan dalam dua atau tiga hari ke depan," kata Slot.

Editorial Team