Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Van Dijk Cari Alasan Usai Blunder dan Bikin Liverpool Kalah

Anfield, Liverpool
potret udara Anfield, stadion yang menjadi markas Liverpool (unsplash.com/Mark mc neill)
Intinya sih...
  • Gara-gara angin? Van Dijk alasan blunder bukan kesalahannya, tapi karena arah bola berubah tiba-tiba akibat angin.
  • Menyesal soal gol kedua. Van Dijk merasa kesalahan dalam mencoba memasang jebakan offside.
  • Penyakit di menit akhir, Liverpool kalah. Van Dijk kecewa karena kebobolan di masa krusial.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, mencari alasan atas kekalahan timnya dari Bournemouth di Vitality Stadium, Minggu dini hari WIB (25/1/2026). Menurut Van Dijk, Liverpool kalah bukan karena blundernya, tapi lantaran cuaca yang buruk.

Performa Van Dijk memang begitu buruk di laga ini. Dia menjadi penyebab gol pertama dan kedua Bournemouth di laga ini.

Kesalahan terburuk adalah ketika gol pertama Bournemouth tercipta. Van Dijk salah mengantisipasi umpan lambung lawan dan berujung pada keberhasilan Alex Scott untuk mengontrol dan mengirimkan umpan ke Evanilson untuk mencetak gol ke gawang Alisson.

1. Gara-gara angin?

Gol tersebut, menurut Van Dijk, sulit diantisipasi karena arah bola berubah tiba-tiba akibat arah angin. Dia merasa hal tersebut bukan murni kesalahannya. Padahal, jika dilihat dari tayangan ulang bola sudah berada di kaki Van Dijk dan seharusnya bisa dikontrol atau dihalau ke luar kotak penalti.

"Gol pertama susah untuk dinilai karena situasinya. Angin begitu menipu. Saya rasa, Anda melihatnya ketika kami melepaskan umpan panjang ke arah sana, sangat sulit ditebak. Jadi, kebobolan seperti itu sebenarnya bukan sebuah isu, namun memang tak bagus," kata Van Dijk dilansir Sky Sports.

2. Menyesal pula soal gol kedua

Masalahnya, Van Dijk gak cuma sekali melakukan kesalahan. Gol kedua Bournemouth yang dicetak oleh Alex Jimenez di menit 33, juga berawal dari kesalahannya ketika mencoba memasang jebakan offside.

"Kebobolan dua kali di waktu berdekatan sangat tak bagus. Gol saya sebelum jeda sangat penting buat kami menciptakan momentum dan rasanya kami menunjukkan arti pentingnya. Kami cetak gol lewat tendangan bebas, menekan. Tapi sayangnya lemparan ke dalam menghukum kami," ujar Van Dijk.

3. Penyakit di menit akhir, Liverpool pun kalah

Pria Belanda tersebut mengaku kecewa karena Liverpool kalah di menit-menit akhir. Menurutnya, kesalahan kecil yang muncul di masa krusial harus diperbaiki demi meraih hasil positif.

"Saya sangat kecewa. Menit akhir laga begitu sulit dihadapi. Kami bekerja keras pada paruh kedua demi kembali ke permainan dan kebobolan dengan cara itu sangat menyakitkan," kata Van Dijk.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in Sport

See More

Slot Bela Van Dijk Usai Blunder, Salahkan Angin Usai Liverpool Kalah

25 Jan 2026, 08:48 WIBSport