Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Staf Arsenal Diminta Beli Tiket Sendiri Demi Final Liga Champions
Winger Arsenal, Bukayo Saka, usai cetak gol ke gawang Fulham (AFP / Ben Stansall)
  • Manajemen Arsenal meminta staf membayar sendiri tiket pesawat charter menuju Budapest untuk final Liga Champions 2026, meski sudah mendapat tiket pertandingan gratis yang tak bisa dipindahtangankan.
  • Sebagian staf memilih tidak ikut karena harga tiket mencapai sekitar Rp20 juta, sementara lainnya tetap berangkat atau menunggu parade juara di London jika Arsenal memenangkan laga.
  • Arsenal menyiapkan nonton bareng di Emirates Stadium bagi staf dan suporter yang tak ke Budapest, sekaligus menunjukkan pentingnya dukungan penuh dalam final pertama setelah 20 tahun.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Arsenal menerapkan kebijakan efisiensi yang membuat para stafnya mengernyitkan dahi jelang final Liga Champions. Demi datang ke Puskas Arena, Budapest, untuk mendukung timnya di final, 30 Mei 2026 nanti, para staf disuruh membayar biaya transportasi sendiri.

Staf-staf Arsenal sebenarnya sudah mendapatkan tiket gratis untuk menonton final dan tak bisa dipindahtangankan. Tapi, manajemen The Gunners tak memberikan fasilitas penerbangan gratis ke Hungaria agar staf bisa mendukung Declan Rice dan kawan-kawan berlaga.

1. Minta beli tiket pesawat charter sendiri

Justru, dilansir The Telegraph, manajemen Arsenal meminta para staf membayar sendiri tiket yang sudah dipesan lewat sistem charter melalui pihak ketiga. Harga tiket pesawat yang ditetapkan berkisar di 859 poundsterling atau setara Rp20,3 juta per kursi.

Tiket tersebut berlaku dari tujuan Bandara Luton ke Budapest pada 30 Mei 2026 dan langsung kembali setelah final.

2. Ada staf yang menolak

Informasi dari dalam klub menyatakan, sejumlah staf mau membayar tiket tersebut. Namun, beberapa di antaranya pada akhirnya mundur.

Ada yang merasa terpaksa membelinya. Sebagian memutuskan tinggal di London, karena jika juara, Arsenal mau menggelar parade trofi pada 31 Mei 2026.

3. Arsenal butuh dukungan seluruh elemen

Manajemen Arsenal sudah memberikan jalan keluar kepada para staf dan suporter yang tak datang ke Budapest demi menghadiri final. Mereka akan menggelar nonton bareng lewat layar lebar di Emirates Stadium, agar bisa mendukung dari jauh.

Dukungan suporter memang sangat dibutuhkan Arsenal, mengingat baru kembali ke final Liga Champions setelah penantian 20 tahun. Manajer Arsenal, Mikel Arteta, berharap bisa memberikan trofi Liga Champions kepada suporter agar rasa penasarannya tertuntaskan.

"Atmosfer yang diciptakan suporter, energinya, caranya menghidupkan bola bersama kami, membuat segalanya spesial dan unik. Saya tak pernah merasa seperti ini di dalam stadion. Kami paham seberapa pentingnya trofi ini buat semua orang. Kami mencurahkan seluruhnya ke sini, dan anak-anak melakukan pekerjaan dengan luar biasa," ujar Arteta, dilansir Daily Mirror

Editorial Team