Supaya Arsenal Tak Terpeleset di Sisa Laga Premier League

- Myles Lewis-Skelly menegaskan Arsenal harus tetap rendah hati dan fokus menghadapi dua laga terakhir Premier League 2025/26 tanpa rasa sombong.
- Ia mengingatkan suasana bahagia di ruang ganti tak boleh membuat tim kehilangan fokus karena tugas mereka belum selesai sepenuhnya.
- Arsenal masih memimpin klasemen dengan selisih lima poin dari Manchester City, dan dua laga tersisa akan menentukan peluang juara mereka.
Jakarta, IDN Times - Sampai sekarang, Arsenal masih mengendalikan nasib mereka sendiri dalam proses perebutan gelar Premier League 2025/26. Meski begitu, peluang mereka untuk terpeleset tetap ada.
Hal itu disadari betul pemain Arsenal, Myles Lewis-Skelly. Apa yang pernah terjadi di Arsenal dalam beberapa musim terakhir, diharapkan tak terjadi lagi. Dari kesalahan masa lalu, mereka harus belajar untuk lebih konsisten.
1. Harus tetap rendah hati dan tak sombong
Dilansir Sky Sports, Lewis-Skelly meminta kepada rekan-rekan setimnya di Arsenal agar tetap rendah hati dan tidak sombong. Ada dua laga sisa di liga bak final yang harus mereka jalani.
"Kami punya dua 'final' lagi sekarang, dan harus fokus satu per satu. Laga berikutnya itu Burnley, kemudian kami lanjut lagi dari sana. Kami tidak boleh sombong," kata Lewis-Skelly.
2. Bahagia boleh, tetapi tugas belum selesai
Lewis-Skelly mengungkapkan, kondisi ruang ganti Arsenal saat ini memang dipenuhi rasa senang dan kebahagiaan. Namun, dia mengingatkan aura positif ini tak boleh bikin mereka hilang fokus.
"Di ruang ganti suasananya cuma gembira, antusias, puas, semua yang bisa Anda gambarkan. Kami sangat bersemangat, tapi tahu tugas belum selesai," kata Lewis-Skelly.
3. Arsenal masih memimpin dalam perebutan gelar
Untuk saat ini, Arsenal masih memimpin dalam perebutan gelar Premier League 2025/26. Mereka menduduki puncak klasemen, berselisih lima poin dengan Manchester City di posisi kedua.
Ada dua laga yang akan Arsenal lakoni di sisa laga Premier League 2025/26, yakni lawan Burnley dan Crystal Palace. Dua laga ini akan jadi penentu, apakah gelar liga akan mendarat di London Utara atau tidak.



















