Real Madrid beberapa kali memanfaatkan talenta muda jebolan akademi La Fabrica untuk mengisi posisi yang ditinggalkan pemain utama akibat cedera. Seperti yang terjadi ketika Los Blancos kalah 0-1 dari Getafe pada pekan 26 LaLiga Spanyol 2025/2026 pada 2 Maret 2026. Pelatih interim Real Madrid, Alvaro Arbeloa, memainkan gelandang muda berusia 18 tahun, Thiago Pitarch, sebagai starter.
Keputusan tersebut tidak lepas dari krisis pemain yang tengah dialami Real Madrid, usai Jude Bellingham, Rodrygo Goes, dan Eduardo Camavinga, akibat cedera. Pitarch bermain selama 55 menit dalam laga ini. Meski tidak menciptakan gol dan assist, tetapi momen tersebut sangat penting bagi kelangsungan karier sang pemain.
Pitarch disebut-sebut punya potensi sebagai gelandang top Real Madrid dalam beberapa tahun ke depan. Lantas, seberapa besar potensi Pitarch? Berikut profil lengkapnya.
