Crystal Palace bertransformasi di bawah asuhan Oliver Glasner. Sejak bergabung pada 2024, pelatih asal Austria ini membawa Crystal Palace kompetitif. Ia membantu tim meraih trofi mayor pertama berupa Piala FA. Terbaru, Glasner mengantarkan Crystal Palace ke final Liga Konferensi Eropa 2025/2026 setelah menang agregat 5-2 atas Shakhtar Donetsk.
Kendati sempat terseok pada awal kompetisi, Crystal Palace mampu berbenah seiring waktu. Tim London ini juga harus susah payah ke fase gugur melalui play-off setelah tercecer di peringkat sebelas pada league phase. Beruntungnya, mereka bisa konsisten hingga berhasil menembus final. Kini, kesempatan Crystal Palace terbuka untuk merengkuh titel juara.
Crystal Palace punya keuntungan sebab Glasner pernah membawa Eintracht Frankfurt menjuarai Liga Europa pada 2022. Ini menjadi keuntungan besar yang harus dimanfaatkan skuad Crystal Palace untuk juara. Maka dari itu, peluang untuk menang sangat terbuka pada final Liga Konferensi Eropa. Raihan trofi bisa menjadi kado perpisahan manis bagi sang pelatih.
Di final, Crystal Palace bertemu Rayo Vallecano. Secara performa, tim asal Spanyol ini lebih baik. Rayo Vallecano finis kelima di league phase. Meski begitu, performa mereka juga naik turun saat fase gugur untuk lolos ke final. Melihat performa kedua tim sejak awal kompetisi, maka duel diprediksi ketat. Final akan dihelat di Red Bull Arena, Jerman, Kamis (28/5/2026).
Tiga tim di atas menunjukkan kekuatan wakil Inggris di kompetisi Eropa. Kini, mereka perlu membuktikan mental tangguh untuk berlaga di final. Status juara akan menyempurnakan label Premier League sebagai liga kompetitif. Menurutmu, mampukah semua tim tersebut mengangkat trofi juara?