Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Jumpa pers jelang Timnas Futsal Indonesia lawan Jepang di semifinal Piala Asia 2026.
Jumpa pers jelang Timnas Futsal Indonesia lawan Jepang di semifinal Piala Asia 2026. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Intinya sih...

  • Timnas Futsal Indonesia pecahkan rekor di Piala Asia 2026

  • Pelatih dan FFI tidak silau dengan kesuksesan, tetap fokus ke depan

  • Berharap tampil apik saat lawan Jepang di semifinal Piala Asia 2026

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Timnas Futsal Indonesia baru saja memecahkan rekor di Piala Asia 2026, dengan lolos ke semifinal untuk pertama kalinya. Namun, pencapaian ini tak serta merta membuat Timnas Futsal silau.

Tim Garuda berhasil melaju ke semifinal Piala Asia 2026 Futsal usai mengalahkan Vietnam dengan skor 3-2, Selasa (3/2/2026). Meski berhasil lolos ke semifinal, Timnas Futsal dan Federasi Futsal Indonesia (FFI) tak mau terlena dengan catatan tersebut. Sebab, tugas mereka belum selesai.

1. Pecah rekor oke, tetapi tidak merasa puas

Timnas Futsal Indonesia lawan Irak di fase grup Piala Asia 2026. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Pelatih Timnas Futsal, Hector Souto, mengakui pecah rekor ke semifinal Piala Asia adalah catatan menyenangkan. Namun di balik itu, dia belum merasa puas karena performa anak-anak asuhnya belum konsisten.

Souto menegaskan, pelajaran dari laga lawan Irak dan Vietnam, Timnas Futsal harus menerapkan gaya main yang berbeda. Dari Irak dan Vietnam, ada pembelajaran jika kiper bisa dilibatkan dalam permainan.

"Negara ini harus memainkan gaya futsal yang berbeda. Anda bisa melihat Irak dan Vietnam, memasukkan kiper untuk menciptakan keunggulan jumlah pemain, membangun sistem permainan," kata Souto kepada awak media.

2. FFI tidak silau dengan kesuksesan Timnas Futsal

Pemain Timnas Futsal Indonesia, Firman Adriansyah dan Ardiansyah Nur. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Ketua Umum FFI, Michael Sianipar, memilih merendah dengan keberhasilan Timnas Futsal ke semifinal Piala Asia. Dia melihat ada kesadaran yang muncul dari skuad Timnas Futsal ketika Souto dan anak-anak asuhnya tak selebrasi berlebihan usai menang atas Vietnam.

Menurutnya, jalan ke depan akan lebih berat bagi Timnas Futsal. Alhasil, daripada berpuas diri dengan capaian yang ada, mengevaluasi diri dan terus bekerja keras jadi hal yang harus dilakukan Pasukan Garuda.

"Kami juga menyadari, langkah berikutnya akan jauh lebih keras lagi. Karena itu, kami tidak boleh cepat puas dan terlalu cepat bersenang-senang. Kami masih berada di tengah kompetisi," kata Michael.

3. Berharap tampil impresif saat lawan Jepang

Timnas Futsal lawan Kyrgyztan di Piala Asia 2026. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Menurut jadwal, Timnas Futsal akan bersua Jepang di semifinal Piala Asia 2026. Samurai Biru jelas bukan lawan mudah, apalagi Timnas Futsal sempat kalah di perempat final Piala Asia 2022.

Souto berharap permainan buruk lawan Vietnam tidak terulang lagi saat lawan Jepang. Apalagi, Jepang saat ini datang dengan kekuatan penuh, dan tampil dominan sejak fase grup.

"Saya berharap performa buruk Timnas Futsal hanya terjadi di laga ini saja (lawan Vietnam), karena di semifinal Piala Asia 2026, Jepang menunggu. Memang sulit mengalahkan mereka, tetapi peluang itu ada," kata Souto.

Editorial Team