Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Harapan Timnas Futsal Tampilkan Level Berbeda Lawan Jepang

Timnas Futsal Indonesia lawan Vietnam di perempat final Piala Asia 2026.
Timnas Futsal Indonesia lawan Vietnam di perempat final Piala Asia 2026. (Dok. AFC)
Intinya sih...
  • Souto kecewa dengan performa Timnas Futsal
  • Rekor tidak penting bagi Souto
  • Souto berharap permainan buruk tak muncul lagi lawan Jepang
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Timnas Futsal Indonesia memastikan diri lolos ke semifinal Piala Asia 2026. Namun, di babak tersebut, ada satu tim kuat yang sudah menanti mereka, yaitu Jepang.

Pelatih Timnas Futsal, Hector Souto, paham betul kekuatan Jepang. Dia pun berharap, para pemainnya bisa menampilkan level permainan berbeda lawan Jepang.

"Saya mengharapkan level tim yang berbeda melawan Jepang. Saya berharap kami bisa menampilkan permainan yang kami harapkan kepada para penonton," ujar Souto pasca laga lawan Vietnam.

1. Sadar bahwa Timnas Futsal main buruk

Timnas Futsal Indonesia lawan Vietnam di perempat final Piala Asia 2026.
Timnas Futsal Indonesia lawan Vietnam di perempat final Piala Asia 2026. (Dok. AFC)

Souto menegaskan, dari segi hasil puas dengan apa yang didapat Timnas Futsal Indonesia. Namun dari segi performa, semua masih jauh dari apa yang dia inginkan. Ada dominasi yang hilang.

"Tentu saja dari sisi hasil, saya sangat senang. Tetapi dari sisi performa, ini bukan performa yang saya inginkan. Saya mengharapkan tim yang jauh lebih dominan," ujar Souto.

2. Rekor jadi tak penting bagi Souto

Timnas Futsal Indonesia lawan Vietnam di perempat final Piala Asia 2026.
Timnas Futsal Indonesia lawan Vietnam di perempat final Piala Asia 2026. (Dok. AFC)

Keberhasilan Timnas Futsal ke semifinal ini membuat mereka sukses mencetak rekor di Piala Asia. Namun, sekali lagi dia menegaskan ketidakpuasannya.

Souto menegaskan, pelajaran dari laga lawan Irak dan Vietnam, Indonesia harus menerapkan gaya main yang berbeda. Dari Irak dan Vietnam, ada pembelajaran bahwa kiper bisa dilibatkan dalam permainan.

"Negara ini harus memainkan gaya futsal yang berbeda. Hari ini Anda bisa melihat bahwa Irak dan Vietnam, memasukkan kiper untuk menciptakan keunggulan jumlah pemain, mereka membangun sistem permainan," kata Souto.

3. Berharap permainan buruk tak muncul lagi lawan Jepang

Timnas Futsal Indonesia lawan Vietnam di perempat final Piala Asia 2026.
Timnas Futsal Indonesia lawan Vietnam di perempat final Piala Asia 2026. (Dok. AFC)

Souto berharap permainan buruk lawan Vietnam ini tidak terulang lagi saat lawan Jepang. Apalagi, Jepang saat ini datang dengan kekuatan penuh, dan tampil dominan sejak fase grup.

"Saya berharap performa buruk Timnas Futsal hanya terjadi di laga ini saja (lawan Vietnam), karena di semifinal Piala Asia 2026, Jepang menunggu. Memang sulit mengalahkan mereka, tetapi peluang itu ada," kata Souto.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dheri Agriesta
EditorDheri Agriesta
Follow Us

Latest in Sport

See More

Aktivitas Transfer Manchester United pada Musim Dingin 2026, Kalem!

07 Feb 2026, 16:02 WIBSport